Terdegradasi, Ironi bagi Semen Padang, Kalteng Putra, dan Badak Lampung

Kompas.com - 14/12/2019, 06:18 WIB
Skuad Badak Lampung FC pada laga versus PSM Makassar, 24 Mei 2019. TRIBUN TIMUR/MUH ABDIWANSkuad Badak Lampung FC pada laga versus PSM Makassar, 24 Mei 2019.

KOMPAS.com - Nahas, adalah kata yang mungkin saja tepat untuk menggambarkan nasib Kalteng Putra FC, Semen Padang, dan Perseru Badak Lampung FC dalam kiprahnya di Liga 1 2019.

Ketiga klub tersebut harus menelan pil pahit karena dipastikan terdegradasi ke Liga 2 pada musim depan.

Meski kompetisi Liga 1 2019 masih menyisakan dua pertandingan lagi, muskil bagi Kalteng Putra, Semen Padang, dan Badak Lampung untuk mengatasi ketertinggalan poin dari tim-tim yang berada di atas mereka.

Kalteng Putra yang berada di peringkat ke-18 dan Semen Padang yang berada di posisi ke-17, sama-sama mengumpulkan 31 poin dari 32 laga yang sudah dilakoni.

Baca juga: Klasemen Liga 1 2019, Kalteng Putra Jadi Tim Pertama yang Terdegradasi

Walaupun dalam dua laga sisa, Kalteng Putra dan Semen Padang berhasil meraih kemenangan, mereka tidak akan bisa menggeser Persela Lamongan (peringkat ke-15) dan Barito Putera (peringkat ke-14) yang posisinya berada dekat dengan zona degradasi.

Sebab, Persela dan Barito masing-masing sudah berhasil mengemas 40 poin dari 32 laga.

Selain itu, walaupun menang dalam dua laga sisa, Semen Padang dan Kalteng Putra pun tidak akan bisa mengejar ketertinggalan poin dari Persela dan Barito.

Sebab, maksimal mereka hanya akan mengumpulkan 37 poin pada akhir kompetisi nanti.

Nasib serupa juga dialami oleh Badak Lampung, yang berada di posisi ke-16 dengan 33 poin.

Sebelum akhir rangkaian pertandingan di pekan ke-32 Liga 1 2019 rampung, Tim berjulukan Laskar Saburai itu sejatinya masih memiliki peluang untuk bertahan di Liga 1 pada musim depan.

Akan tetapi, kesempatan tersebut kandas lantaran Persija Jakarta mampu mengalahkan Madura United dengan skor telak 4-0.

Baca juga: Persija Vs Madura United, Hattrick Simic Menangkan Macan Kemayoran

Kemenangan itu membuat Persija yang sebelumnya menduduki posisi ke-15 dengan 38 poin naik ke posisi 12 dengan 41 poin.

Padahal, bila Persija kalah dari Madura United, Badak Lampung masih memiliki harapan untuk bertahan di Liga 1 pada musim depan.

Namun, dengan catatan, Badak Lampung mampu memenangi dua laga sisa dan Persija kalah dari lawan-lawannya.

Bila itu terjadi, Badak Lampung bisa memiliki keunggulan satu poin atas Persija dan mengirim sang juara bertahan ke Liga 2 pada musim depan.

Harapan tinggallah harapan karena pada kenyataannya Persija mampu meraih hasil positif pada laga yang dimainkan pada pekan ke-32.

Badak Lampung harus menerima kenyataan terdegradasi ke Liga 2.

Pasalnya, pesaing terdekat Badak Lampung saat ini hanya tinggal Persela dan Barito.

Andai mampu memenangi dua laga sisa, Badak Lampung pun tidak akan mungkin bisa mengejar perolehan poin Persela dan Barito.

Pada akhir kompetisi, poin maksimal yang bisa didapatkan Badak Lampung adalah 39 poin. Masih kurang satu angka dari perolehan poin Persela dan Barito saat ini.

Ironi dua tim promosi

Tim Kalteng Putra FC sebelum memulai laga melawan Persib Bandung, di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (16/7/2019). KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHA Tim Kalteng Putra FC sebelum memulai laga melawan Persib Bandung, di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (16/7/2019).

Tentu, tidak ada kesebelasan di kompetisi mana pun di seluruh dunia yang ingin terdegradasi ke kompetisi strata bawah.

Namun, itu adalah nasib yang saat ini harus diterima Kalteng Putra, Semen Padang, dan Badak Lampung.

Situasi ini tentu, menjadi sebuah ironi, terutama bagi Semen Padang dan Kalteng Putra. Bagaimana tidak, kedua tim tersebut berstatus sebagai tim promosi di Liga 1 2019.

Baca juga: PSIS Vs Semen Padang, Mahesa Jenar Kirim Kabau Sirah ke Liga 2

Selain sebagai tim promosi, Kalteng Putra juga berstatus sebagai tim debutan di Liga 1 2019. Sayangnya, nasib buruk menimpa tim berjulukan Enggang Borneo itu.

Dalam debutnya berlaga di kompetisi strata tertinggi sepak bola Indonesia, Kalteng Putra harus kembali bermain di kompetisi strata dua.

Hal yang tidak jauh beda juga dialami Badak Lampung, yang harus terdegradasi dalam debutnya di Liga 1. Seperti diketahui, Badak Lampung merupakan tim baru, yang mengakuisisi Perseru Serui.

Pemain Semen Padang memprotes keputusan wasit yang memberikan penalti untuk Persib.KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHA Pemain Semen Padang memprotes keputusan wasit yang memberikan penalti untuk Persib.

Begitu pula dengan Semen Padang. Klub jebolan kompetisi Galatama itu baru saja promosi setelah pada 2017 lalu harus terdegaradasi ke Liga 2.

Setahun bermain di Liga 2, Semen Padang bangkit dan kembali promosi. Sayangnya, baru semusim kembali merasakan sengitnya persaingan di Liga 1, Semen Padang harus kembali terdegradasi.

Baca juga: Sriwijaya FC Vs Persiraja, Laskar Rencong Menang dan Promosi ke Liga 1

Ironi bagi Semen Padang, tidak berhenti sampai di sana. Sebab, mereka juga terkena sanksi embargo transfer selama tiga periode jendela transfer yang dijatuhi FIFA karena menunggak gaji pemain.

Menurut kabar, sanksi tersebut bisa dicabut andai manajemen klub beralias Kabau Sirah itu sudah melunasi gaji pemain yang tertunggak itu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Link Live Streaming Persebaya Vs Persija di Final Piala Gubernur Jatim, Kickoff 15.30 WIB

Link Live Streaming Persebaya Vs Persija di Final Piala Gubernur Jatim, Kickoff 15.30 WIB

Liga Indonesia
Jadwal dan Link Live Streaming Final Piala Gubernur Jatim 2020, Persebaya Vs Persija

Jadwal dan Link Live Streaming Final Piala Gubernur Jatim 2020, Persebaya Vs Persija

Liga Indonesia
Jadwal Liga Champions 2020, Misi Tottenham dan Laga Sejarah Atalanta

Jadwal Liga Champions 2020, Misi Tottenham dan Laga Sejarah Atalanta

Liga Champions
Pemain Incaran Barcelona Lebih Ingin Fokus bersama RB Leipzig

Pemain Incaran Barcelona Lebih Ingin Fokus bersama RB Leipzig

Bundesliga
FC Koeln Vs Bayern Muenchen, Dwigol Gnabry Bawa Die Roten Menang 4-1

FC Koeln Vs Bayern Muenchen, Dwigol Gnabry Bawa Die Roten Menang 4-1

Bundesliga
Erling Braut Haaland Sabet Dua Penghargaan di Bundesliga

Erling Braut Haaland Sabet Dua Penghargaan di Bundesliga

Bundesliga
Dortmund Vs Eintracht Frankfurt, Hummels Puji Pertahanan Kokoh Die Borussen

Dortmund Vs Eintracht Frankfurt, Hummels Puji Pertahanan Kokoh Die Borussen

Bundesliga
7 Fakta Menarik dari Laga Bundesliga, Dortmund Vs Eintracht Frankfurt

7 Fakta Menarik dari Laga Bundesliga, Dortmund Vs Eintracht Frankfurt

Bundesliga
Haaland Geram Dicap Pemain Serakah karena Tolak Man United dan Pilih Dortmund

Haaland Geram Dicap Pemain Serakah karena Tolak Man United dan Pilih Dortmund

Bundesliga
Dortmund Vs Eintracht Frankfurt, Lukasz Piszczek Pencetak Gol Tertua Kedua di Bundesliga

Dortmund Vs Eintracht Frankfurt, Lukasz Piszczek Pencetak Gol Tertua Kedua di Bundesliga

Bundesliga
Dortmund Vs Eintracht Frankfurt, Erling Haaland Kembali Cetak Gol

Dortmund Vs Eintracht Frankfurt, Erling Haaland Kembali Cetak Gol

Bundesliga
Jadwal Liga Jerman Pekan Ini, Persaingan Klub Papan Atas Bundesliga

Jadwal Liga Jerman Pekan Ini, Persaingan Klub Papan Atas Bundesliga

Bundesliga
Bayern Muenchen Vs Leipzig, Nagelsmann Sebut Timnya Seharusnya Bisa Menang

Bayern Muenchen Vs Leipzig, Nagelsmann Sebut Timnya Seharusnya Bisa Menang

Bundesliga
Bayern Muenchen Vs Leipzig, Die Roten Puas Meski Bermain Imbang

Bayern Muenchen Vs Leipzig, Die Roten Puas Meski Bermain Imbang

Bundesliga
Highlight Bayern Muenchen Vs RB Leipzig, Tak Ada Pemenang di Allianz Arena

Highlight Bayern Muenchen Vs RB Leipzig, Tak Ada Pemenang di Allianz Arena

Bundesliga
komentar di artikel lainnya
Close Ads X