5 Fakta Unik Persebaya Surabaya Vs Arema FC

Kompas.com - 12/12/2019, 09:40 WIB
Pemain Arema FC, Hendro Siswanto duel dengan pemain Persebaya Surabaya Hidayat pada lanjutan Pekan ke-14 Liga 1 2019, di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (15/8/2019) sore. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUPemain Arema FC, Hendro Siswanto duel dengan pemain Persebaya Surabaya Hidayat pada lanjutan Pekan ke-14 Liga 1 2019, di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (15/8/2019) sore.

 

BALIKPAPAN, KOMPAS.com - Laga seru bakal tersaji pada pekan ke-32 Liga 1 2019, Kamis (12/12/2019), antara Persebaya Surabaya dan Arema FC.

Duel bertajuk derbi Jawa Timur tersebut akan digelar di Stadion Bakakan, Balikpapan.

Persebaya tidak diuntungkan karena laga digelar di luar Surabaya dan tanpa penonton.

Namun, Bajul Ijo menatap laga derbi dengan kepercayaan diri tinggi karena tidak pernah kalah di enam laga terakhir.

Adapun kubu Arema datang dengan modal kurang bagus. Singo Edan tidak pernah menang dalam lima laga.

 

Bahkan, di laga terakhir, Arema kalah 1-5 dari PSIS Semarang.

Baca juga: Persebaya Vs Arema FC, Bajul Ijo Tak Mau Jemawa di Derbi Jatim

Derbi Jawa Timur ini juga akan menjadi pertemuan yang emosional bagi pelatih Aji Santoso.

Pelatih 49 tahun tersebut punya catatan unik dalam kariernya bersama Persebaya dan Arema.

Simak fakta menarik antara Persebaya dan Arema FC selangkapnya di bawah ini.

Pelatih baru Persebaya Surabaya Aji Santoso (kanan) berdiskusi dengan Uston Nawawi pada latihan rutin di Lapangan Mapolda Jatim, Surabaya, Kamis (31/10/2019) sore.KOMPAS.COM/SUCI RAHAYU Pelatih baru Persebaya Surabaya Aji Santoso (kanan) berdiskusi dengan Uston Nawawi pada latihan rutin di Lapangan Mapolda Jatim, Surabaya, Kamis (31/10/2019) sore.

1. Aji Santoso, pemain dan pelatih Persebaya Surabaya dan Arema FC

Aji Santoso merupakan legenda dari kedua tim, baik Persebaya maupun Arema FC.

Aji Santoso yang berposisi sebagai bek kiri memulai karier profesionalnya bersama Arema Malang pada 1988-1995.

Bersama Arema Malang, Aji mengukir banyak prestasi, mulai dipanggil timnas hingga juara SEA Games 1991 di Manila.

Pada 1995, Aji Santoso memecahkan rekor pemain termahal Indonesia saat pindah ke Persebaya. Pro dan kontra pun bermunculan, tetapi Aji tetap profesional menjadi bagian Persebaya yang menjadi rival Arema dari 1995 hingga 1999.

Bersama kedua tim tersebut, Aji Santoso pernah mempersembahkan gelar juara, yaitu Arema juara Galatama pada 1992-1993 dan Persebaya Surabaya juara Liga Kansas Indonesia (1997-1998).

Setelah gantung sepatu, Aji mencoba peruntungan menjadi pelatih. Beberapa klub sudah dia tangani dengan hasil yang cukup bagus.

Baca juga: Persebaya Vs Bhayangkara FC, Aji Santoso Ungkap Kunci Kemenangan

 

Pada 2017, Aji menjadi pelatih Arema FC hingga muncul sebutan Pandawa Lima, pelatih kepala Aji Santoso, asisten Joko Susilo, Kuncoro, dan Singgih Pitono, pelatih kiper Yanuar Hermansyah.

Namun, tidak sampai selesai kompetisi Liga 1 2017, Aji Santoso mengundurkan diri karena hasil yang tidak memuaskan tiap pekan meskipun pada pramusim membawa Arema menjuarai Piala Presiden 2017 mengalahkan Borneo FC 5-1 di Stadion Pakansari Cibinong, Bogor, Minggu (12/3/2017).

Tahun 2019 adalah periode ketiga Aji Santoso melatih Persebaya Surabaya.

Pertama, tahun 2009-2010 menjadi caretaker play off promosi melawan PSMS. Kedua, pada kompetisi IPL dan mampu membawa Persebaya juara paruh musim karena dihentikan.

Ketiga, pada 31 Oktober 2019 Aji resmi menggantikan Wolfgang Pikal yang mengundurkan diri.

Sebagai pelatih kepala, Aji Santoso kembali berkumpul dengan teman perjuangannya saat menjadi pemain Persebaya Surabaya, asisten pelatih Bejo Sugiantoro, dan Direktur Teknik Uston Nawawi.

 

Pemain Arema FC, Ricky Kayame dijaga ketat pemain Persebaya Surabaya pada lanjutan Pekan ke-14 Liga 1 2019, di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (15/8/2019) sore.KOMPAS.com/SUCI RAHAYU Pemain Arema FC, Ricky Kayame dijaga ketat pemain Persebaya Surabaya pada lanjutan Pekan ke-14 Liga 1 2019, di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (15/8/2019) sore.

2. Dua pemain yang pernah membela Persebaya dan Arema FC

Hamka Hamzah dan Ricky Kayame menjadi pemain yang merasakan bermain di dua tim yang memiliki rivalitas tinggi, Persebaya dan Arema FC.

Hamka Hamzah seusai memulai karier senior bersama PSM Makassar, setelah genap semusim, kemudian bergabung dengan Persebaya.

Sama dengan di PSM, Hamka juga hanya semusim memperkuat tim berjuluk Bajul Ijo, tepatnya pada 2002-2003.

Meskipun hanya semusim, Hamka Hamzah mampu mengantarkan Persebaya Surabaya menjuarai Divisi Satu 2002-2003.

Setelah menjuarai Divisi Satu, karier Hamka semakin melejit dan bergabung dengan tim-tim besar Indonesia. Di Arema FC Hamka Hamzah sudah dua kali memperkuatnya, 2016-2017 dan 2018 hingga sekarang.

Baca juga: Memulihkan Diri, Alasan Hamka Hamzah Menepi dari Skuad Arema FC

Selain bermain menjadi pemain inti Hamka juga didapuk menjadi kapten tim karena pengalaman dan kedewasaannya.

Selama Liga 1 2019, pemain belakang Arema FC ini sudah bermain 25 kali, mencetak gol tiga kali dan satu asis.

Adapun Ricky Kayame yang berasal dari Papua pernah dua musim di Persebaya dan ikut meraih juara Liga 2 serta promosi Liga 1 pada musim 2017.

Setelah tak diperpanjang kontraknya oleh Persebaya, Ricky Kayame berbaju Arema FC. Sejak awal bergabung dengan Arema FC, Ricky Kayame mencuri perhatian dengan bermain apik selama Piala Presiden 2019.

Ricky Kayame menjebol gawang mantan timnya saat final leg kedua di menit 90+2. Di Liga 1 2019, hingga pekan 31, Ricky sudah 29 kali bermain dengan empat gol dan empat assist.

 

Seusai pertandingan pelatih Arema FC, Milomir Seslija berbincang dengan pemain Persebaya Surabaya Ruben Sanadi pada lanjutan Pekan ke-14 Liga 1 2019, di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (15/8/2019) sore.KOMPAS.com/SUCI RAHAYU Seusai pertandingan pelatih Arema FC, Milomir Seslija berbincang dengan pemain Persebaya Surabaya Ruben Sanadi pada lanjutan Pekan ke-14 Liga 1 2019, di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (15/8/2019) sore.

3. Setahun empat kali pertemuan, Persebaya ganti pelatih, Arema tetap Milo

Selama 2019, Persebaya Surabaya dam Arema sudah sebanyak empat kali bertemu.

Dua pertemuan di antaranya pada pramusim saat final Piala Presiden 2019 dengan format home away. Dua lagi saat di Liga 1 2019, termasuk lagi terkini.

Saat leg pertama final Piala Presiden, Persebaya menjadi tuan rumah dan ditahan imbang tim berjuluk Singo Edan dengan skor 2-2.

Kemudian, di leg kedua final, Persebaya Surabaya menyerah di kandang Arema 0-2.

Selama Piala Presiden dan putaran pertama Liga 1 2019, Persebaya Surabaya diarsiteki Djajang Nurdjaman. Karena alasan banyak kehilangan poin di kandang, manajemen Persebaya Surabaya mendepak pelatih yang biasa disapa Djanur itu.

Baca juga: Liga 1 2019 Pekan Ini, Big Match Persebaya Surabaya Vs Arema FC

Kini di putaran kedua Liga 1 2019 Persebaya Surabaya sudah berganti pelatih baru yang pernah melatih Arema, Aji Santoso.

Dengan pengalaman menjadi legenda hidup Persebaya, Aji bertekad mengembalikan marwah Persebaya.

Pekan demi pekan Liga 1 2019 Aji mampu menunjukkan progres yang baik, terakhir melawan Bhayangkara FC Persebaya Surabaya menang telak 4-0, modal bagus untuk melawan Arema FC.

Adapun Arema FC dari awal 2019 hingga kini tetap dilatih pelatih asing asal Bosnia, Milomir Seslija.

Pada turnamen pramusim Piala Presiden 2019, pelatih yang biasa dipanggil Milo itu mampu membawa juara Arema FC meskipun mendapat kesulitan saat babak penyisihan.

Namun, selama Liga 1 2019, permainan Arema FC tidak stabil, lima laga terakhir Arema FC belum memenangi pertandingan. Dua kali seri dan tiga kali kalah.

Modal yang kurang bagus melawan tuan rumah Persebaya seusai kalah telak di pekan ke-31 melawan tuan rumah PSIS Semarang, 5-1.

Arema FC melawan Persebaya Surabaya pada lanjutan Pekan ke-14 Liga 1 2019, di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (15/8/2019) sore.KOMPAS.com/SUCI RAHAYU Arema FC melawan Persebaya Surabaya pada lanjutan Pekan ke-14 Liga 1 2019, di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (15/8/2019) sore.

4. Sama-sama menggunakan produk jersey buatan sendiri

Sejak 2017, Persebaya Surabaya memilih untuk menggunakan produk buatan asli Indonesia.

Di Liga 1 2019, jersey Persebaya Surabaya tidak mengalami perubahan tetap menggunakan motif croco yang menggunakan teknologi yang mutakhir dan canggih.

Awal musim Liga 1 2019, Arema FC menggunakan apparel dari Spanyol, Munich X. Namun, karena ada poin yang tidak terpenuhi, Arema FC memutus kontrak dengan Munich X.

Di bulan Agustus 2019 menjadi momen spesial Arema FC, selain ulang tahun klub, Arema FC menjamu Persebaya Surabaya sekaligus memperkenalkan apparel mereka sendiri, Singo Edan Apparel (SEA).

Pemain senior Persebaya SUrabaya, Rendi Irwan saat melawan Arema FC pada lanjutan Pekan ke-14 Liga 1 2019, di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (15/8/2019) sore.KOMPAS.com/SUCI RAHAYU Pemain senior Persebaya SUrabaya, Rendi Irwan saat melawan Arema FC pada lanjutan Pekan ke-14 Liga 1 2019, di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (15/8/2019) sore.

5. Rendi Irwan dan Hendro Siswanto asuhan Aji Santoso di PON 2008

Selain menjadi pelatih tim professional, Aji Santoso juga pernah menjadi melatih tim sepak bola Jatim PON 2008 di Riau.

Berkat tangan dinginnya, tim sepak bola Jatim menyabet emas PON Riau 2008. Dari skuad yang tergabung saat PON Riau, menyisakan Rendi Irwan yang sekarang di Persebaya Surabaya dan Hendro Siswanto bergabung di Arema FC.

Sebelumnya, Hendro Siswanto reuni dengan Aji Santoso saat bersama di Arema FC pada 2017.

Kembali Hendro dan Aji merasakan juara pramusim Piala Presiden 2017. Kini, giliran Rendi melanjutkan kebersaman dengan legenda hidup Persebaya di Liga 1 2019. Harapan Rendi pada pelatih baru bisa memberikan kemenangan bagi Persebaya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Susunan Pemain Burnley Vs Arsenal, Peluang Aubameyang Tebus Dosa

Susunan Pemain Burnley Vs Arsenal, Peluang Aubameyang Tebus Dosa

Sports
Piala Eropa, Ada Keraguan pada 3 Kota Ini Selenggarakan Pertandingan

Piala Eropa, Ada Keraguan pada 3 Kota Ini Selenggarakan Pertandingan

Internasional
Prediksi Susunan Pemain Juventus Vs Lazio, Adu Tajam Ronaldo Vs Immobile

Prediksi Susunan Pemain Juventus Vs Lazio, Adu Tajam Ronaldo Vs Immobile

Sports
Saksikan Laga Uji Coba Timnas, Otavio Dutra Tak Sabar Merumput Lagi

Saksikan Laga Uji Coba Timnas, Otavio Dutra Tak Sabar Merumput Lagi

Liga Indonesia
Usai Bawa Timnas U23 Indonesia Menang, Prestasi Shin Tae-yong Disorot AFC

Usai Bawa Timnas U23 Indonesia Menang, Prestasi Shin Tae-yong Disorot AFC

Sports
Manajemen Persib Jawab Rumor Soal Ezra Walian dan Stefano Lilipaly

Manajemen Persib Jawab Rumor Soal Ezra Walian dan Stefano Lilipaly

Liga Indonesia
Lanjutkan Cita-cita Sang Ayah, Miftah Anwar Sani Bermimpi Main di Liga Champions

Lanjutkan Cita-cita Sang Ayah, Miftah Anwar Sani Bermimpi Main di Liga Champions

Liga Indonesia
Komentar Irfan Bachdim soal Laga Timnas U23 Vs Tira Persikabo

Komentar Irfan Bachdim soal Laga Timnas U23 Vs Tira Persikabo

Sports
Penampakan Motor Suzuki untuk MotoGP 2021, Serupa tapi Tak Sama

Penampakan Motor Suzuki untuk MotoGP 2021, Serupa tapi Tak Sama

Motogp
Alasan Man United adalah Tim Terbaik untuk Setop Keran Gol Man City

Alasan Man United adalah Tim Terbaik untuk Setop Keran Gol Man City

Liga Inggris
Link Live Streaming Burnley Vs Arsenal, Kick-off 19.30 WIB

Link Live Streaming Burnley Vs Arsenal, Kick-off 19.30 WIB

Liga Inggris
Juventus Vs Lazio, Inzaghi: Sekarang Saat Tepat Hadapi Bianconeri

Juventus Vs Lazio, Inzaghi: Sekarang Saat Tepat Hadapi Bianconeri

Liga Italia
Juventus Vs Lazio, Alasan Andrea Pirlo Tak Istirahatkan Cristiano Ronaldo

Juventus Vs Lazio, Alasan Andrea Pirlo Tak Istirahatkan Cristiano Ronaldo

Liga Italia
Man City Vs Man United, The Citizens Bisa Bikin Arsenal Era Wenger Tak Istimewa Lagi

Man City Vs Man United, The Citizens Bisa Bikin Arsenal Era Wenger Tak Istimewa Lagi

Liga Inggris
Burnley Vs Arsenal, Rekor Buruk Ini Bayangi Lawatan The Gunners

Burnley Vs Arsenal, Rekor Buruk Ini Bayangi Lawatan The Gunners

Liga Inggris
komentar di artikel lainnya
Close Ads X