Kalah 0-3 dari Vietnam, Hasil Terburuk Indonesia dalam Final SEA Games

Kompas.com - 10/12/2019, 22:14 WIB
Pemain Timnas U-22 Indonesia Sani Rizki berebut bola dengan pemain Vietnam Nguyen Trong Hoang pada pertandingan final sepak bola putra SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Selasa (10/12/2019). Garuda Muda kalah 0-3 dari Vietnam dan harus puas meraih medali perak cabang olahraga sepak bola. ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWANPemain Timnas U-22 Indonesia Sani Rizki berebut bola dengan pemain Vietnam Nguyen Trong Hoang pada pertandingan final sepak bola putra SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Selasa (10/12/2019). Garuda Muda kalah 0-3 dari Vietnam dan harus puas meraih medali perak cabang olahraga sepak bola.

KOMPAS.com - Timnas U23 Indonesia harus puas dengan medali perak SEA Games 2019 setelah dalam partai final takluk dari Vietnam, Selasa (10/12/2019).

Bermain di Stadion Rizal Memorial, Indonesia tidak berdaya dan harus kalah dengan skor 0-3.

Sepanjang sejarah sepak bola SEA Games, hasil ini menjadi kekalahan terburuk Indonesia dalam partai final.

Sebelum 2019, Indonesia sudah enam kali mencicipi partai final SEA Games. Hasilnya, Indonesia dua kali meraih medali emas pada tahun 1987 dan 1991.

Pada empat laga final lainnya, Indonesia tidak pernah kemasukan lebih dari satu gol meskipun kalah.

Final pertama Indonesia dalam SEA Games terjadi pada tahun 1979. Bertindak sebagai tuan rumah, Indonesia gagal meraih emas setelah kalah tipis 0-1 dari Malaysia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Timnas U23 Indonesia Vs Vietnam, Garuda Muda Kalah 0-3 dan Harus Puas Raih Perak

Kekalahan kedua Indonesia dalam final SEA Games terjadi pada edisi 1997.

Saat itu, Indonesia yang diperkuat Kurniawan Dwi Julianto berhasil menahan imbang 1-1 Thailand hingga babak adu penalti.

Pada akhirnya, Indonesia kalah setelah Uston Nawawi dan Ronny Wabia gagal mengeksekusi penalti dan empat penendang Thailand berhasil.

Kejadian serupa terjadi pada edisi 2011 di mana Indonesia kalah adu penalti pada partai puncak.

Lagi-lagi Indonesia gagal memanfaatkan status tuan rumah dan harus kalah dari Malaysia.

Pada saat itu, Gunawan Dwi Cahyo dan Ferdinand Sinaga menjadi algojo Indonesia yang gagal.

Baca juga: Timnas U23 Indonesia Pulang ke Tanah Air dengan Pesawat TNI?

Dua tahun berselang, Indonesia kembali gagal meraih emas setelah dikalahkan Thailand 0-1.

Tidak ada yang menyangka Indonesia kalah telak sampai 0-3 dari Vietnam pada laga final kali ini.

Pasalnya, Indonesia tidak pernah kebobolan lebih dari dua gol selama fase grup hingga semifinal.

Tidak hanya itu, Osvaldo Haay dkk juga tidak pernah absen mencetak gol pada lima laga sejak fase grup hingga semifinal.

Kekalahan ini membuat Indonesia harus menunggu lagi hingga tahun 2021 mendatang untuk bisa meraih medali emas SEA Games.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.