Final Badminton SEA Games 2019, Praveen/Melati Rebut Medali Emas dari Malaysia

Kompas.com - 09/12/2019, 12:09 WIB
Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti saat berlaga di perempat final nomor perorangan SEA Games 2019 di Muntinlupa Sports Complex, Sabtu (7/12/2019). DOK: PBSI/Badminton IndonesiaPraveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti saat berlaga di perempat final nomor perorangan SEA Games 2019 di Muntinlupa Sports Complex, Sabtu (7/12/2019).

KOMPAS.com - Pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, sukses merengkuh medali emas bulu tangkis SEA Games 2019.

Pada laga final di Muntinlupa Sports Center, Senin (9/12/2019), Praveen/Melati mengalahkan wakil Malaysia, Goh Sooh Huat/Lai Shevon Jemie.

Praveen/Melati mengalahkan Goh Sooh Huat/Lai Shevon Jemie lewat skor ketat tiga gim dengan skor 21-19, 19-21, 23-21 dalam tempo 60 menit.

Kemenangan ini sekaligus menjadi medali ke-68 untuk kontingen Merah Putih di kompetisi olahraga terbesar se-Asia Tenggara tersebut.

Baca juga: Jadwal SEA Games 2019, Potensi Medali Kontingen Indonesia Hari ini

Jalannya pertandingan

Praveen/Melati lebih dulu tertinggal tiga poin sejak pertandingan dimulai.

Akan tetapi, pasangan Indonesia tersebut sukses membalas dengan tiga poin beruntun dan menyamakan kedudukan 3-3.

Permainan semakin sengit dengan aksi kejar mengejar angka dan sko kembali imbang 4-4, 6-6, 7-7.

Jeda gim pertama sukses diamankan oleh Praveen/Melati dengan unggul dua poin 11-9.

Usai turun minum, penampilan Praveen/Melati terlihat menurun. Skor mereka bisa disalip menjadi 11-13.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya