Timnas Mobile Legends Indonesia Gagal Raih Medali Emas SEA Games 2019

Kompas.com - 08/12/2019, 22:47 WIB
Timnas esports Indonesia bertanding melawan timnas esports Filipina dalam final Mobile Legends SEA Games 2019 di Filoil Flying V Center, Manila, Filipina, Minggu (8/12/2019). ANTARA FOTO/ SIGID KURNIAWANTimnas esports Indonesia bertanding melawan timnas esports Filipina dalam final Mobile Legends SEA Games 2019 di Filoil Flying V Center, Manila, Filipina, Minggu (8/12/2019).

MANILA, KOMPAS.com - Timnas eSports Mobile Legends Indonesia gagal meraih medali emas SEA Games 2019, Minggu (8/12/2019).

Pada babak grand final, Indonesia kalah dari tuan rumah Filipina dalam sistem best of five di San Juan Arena, Manila, Filipina.

Babak grand final ini, Indonesia membuang kesempatan meraih medali emas karena sempat unggul 3-1. Indonesia pada akhirnya harus puas dengan medali perak setelah kalah pada dua gim terakhir.

Hasil ini membuat Filipina menjadi negara pertama yang mampu meraih medali emas SEA Games dari cabor eSports Mobile Legends.

Adapun Indonesia masih memiliki satu kesempatan meraih medali dari cabang olahraga eSports.

Timnas Arena of Valor (AOV) Indonesia melaju ke babak grand final dan akan berhadapan dengan pemenang laga Vietnam vs Thailand, Senin (9/12/2019).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari nomor eSports lain, wakil Indonesia di Hearthstone, StarCraft 2, dan Dota2 sudah dipastikan gagal mendapat medali.

Baca juga: Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Mobile Legends 2020

Untuk diketahui, timnas Mobile Legends Indonesia terdiri dari enam orang.

Mereka adalah Gustian (Rekt), Muhammad Ridwan (Wann), Eko Julianto (Oura), Yurino Putra (Donkey), Teguh Iman Firdaus (Pyschoo), dan Andriand Larsen (Drian).

Sebenarnya, perjalanan keenam pemain (roster) Indonesia ini sangat baik hingga babak grand final.

Indonesia tidak pernah kalah dalam tiga pertandingan Grup B dan juga final upper bracket.

Di Grup B, Indonesia sukses menjadi juara grup dengan mengumpulkan tujuh poin.

Dalam fase grup yang menggunakan sistem best of two, Indonesia seri melawan Filipina serta menang 2-0 atas Thailand dan Laos.

Pada babak final upper bracket, Indonesia mengalahkan Malaysia yang menjadi juara Grup A dengan skor 2-0 untuk melaju ke grand final.

Baca juga: Perjalanan Evos Legends Jadi Juara Dunia Mobile Legends M1

Hasil grand final ini membuat Gustian, Ridwan, Eko, dan Yurino, gagal mengawinkan gelar juara dunia dengan medali emas SEA Games 2019.

Seperti diketahui, Gustian, Ridwan, Eko, dan Yurino sebelumnya sukses menjadi juara dunia di Malaysia.

Membela tim Evos Legends Indonesia, Gustian, Ridwan, Eko, dan Yurino menjadi juara turnamen Mobile Legends World Championship (M1).

Evos eSports berhak tampil di M1 setelah menjadi juara Mobile Legends Profesional League (MPL) Indonesia season empat.

Sama seperti di SEA Games 2019, turnamen MI juga baru pertama kali diselenggarakan tahun ini.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Profil Eng Hian, Pelatih Ganda Putri yang Antar Greysia/Apriyani Raih Medali Emas Olimpiade Tokyo

Profil Eng Hian, Pelatih Ganda Putri yang Antar Greysia/Apriyani Raih Medali Emas Olimpiade Tokyo

Sports
Profil Apriyani Rahayu, Berawal dari Raket Bekas hingga Raih Emas Olimpiade Tokyo

Profil Apriyani Rahayu, Berawal dari Raket Bekas hingga Raih Emas Olimpiade Tokyo

Sports
Kata Apriyani Rahayu Usai Raih Emas Olimpiade Tokyo: Terima Kasih, Greysia...

Kata Apriyani Rahayu Usai Raih Emas Olimpiade Tokyo: Terima Kasih, Greysia...

Badminton
Raih Medali Emas di Olimpiade Tokyo, Greysia Polii Ukir 2 Rekor Istimewa

Raih Medali Emas di Olimpiade Tokyo, Greysia Polii Ukir 2 Rekor Istimewa

Badminton
Daftar Pebulu Tangkis Indonesia Peraih Emas Olimpiade, Greysia/Apriyani Terbaru

Daftar Pebulu Tangkis Indonesia Peraih Emas Olimpiade, Greysia/Apriyani Terbaru

Badminton
Presiden Jokowi Ucapkan Selamat ke Greysia/Apriyani Usai Raih Medali Emas di Olimpiade Tokyo

Presiden Jokowi Ucapkan Selamat ke Greysia/Apriyani Usai Raih Medali Emas di Olimpiade Tokyo

Badminton
Perjalanan Greysia Polii/Apriyani Rahayu Raih Medali Emas Olimpiade Tokyo 2020

Perjalanan Greysia Polii/Apriyani Rahayu Raih Medali Emas Olimpiade Tokyo 2020

Sports
Kata-kata Greysia/Apriyani Usai Rebut Medali Emas Olimpiade: Tak Boleh Kalah sedari Awal...

Kata-kata Greysia/Apriyani Usai Rebut Medali Emas Olimpiade: Tak Boleh Kalah sedari Awal...

Badminton
Klasemen Medali Olimpiade Tokyo, Indonesia Raih Emas Pertama Lewat Greysia/Apriyani

Klasemen Medali Olimpiade Tokyo, Indonesia Raih Emas Pertama Lewat Greysia/Apriyani

Sports
Final Olimpiade Tokyo - Diwarnai Aksi Ganti Raket Greysia Polii, Ganda Putri Indonesia Cetak Sejarah

Final Olimpiade Tokyo - Diwarnai Aksi Ganti Raket Greysia Polii, Ganda Putri Indonesia Cetak Sejarah

Badminton
Profil Greysia Polii: Terpuruk di London, Bangkit, lalu Raih Emas Olimpiade Tokyo

Profil Greysia Polii: Terpuruk di London, Bangkit, lalu Raih Emas Olimpiade Tokyo

Sports
Daftar Medali Emas Indonesia di Olimpiade, Semuanya dari Bulu Tangkis

Daftar Medali Emas Indonesia di Olimpiade, Semuanya dari Bulu Tangkis

Sports
Jadwal dan Live Streaming Anthony Ginting Vs Kevin Cordon, Perebutan Medali Perunggu

Jadwal dan Live Streaming Anthony Ginting Vs Kevin Cordon, Perebutan Medali Perunggu

Badminton
Eng Hian Ikuti Jejak Kejayaan Hendrawan di Olimpiade sebagai Pemain dan Pelatih

Eng Hian Ikuti Jejak Kejayaan Hendrawan di Olimpiade sebagai Pemain dan Pelatih

Sports
Detik-detik Greysia/Apriyani Rebut Emas Olimpiade Tokyo, dari Raket Bengkok hingga Adu Teriakan

Detik-detik Greysia/Apriyani Rebut Emas Olimpiade Tokyo, dari Raket Bengkok hingga Adu Teriakan

Badminton
komentar di artikel lainnya