Persiapan Jonatan Christie Lakoni Debut di BWF World Tour Finals

Kompas.com - 08/12/2019, 22:01 WIB
Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie melakukan selebrasi seusai mengalahkan tunggal putra Malaysia Lee Zii Jia dalam final bulu tangkis beregu putra SEA Games 2019 di Kompleks Olahraga Muntinlupa, Manila, Filipina, Rabu (4/12/2019). Tim bulu tangkis beregu putra Indonesia meraih medali emas setelah mengalahkan Malaysia dengan skor 3-1. ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWANTunggal putra Indonesia Jonatan Christie melakukan selebrasi seusai mengalahkan tunggal putra Malaysia Lee Zii Jia dalam final bulu tangkis beregu putra SEA Games 2019 di Kompleks Olahraga Muntinlupa, Manila, Filipina, Rabu (4/12/2019). Tim bulu tangkis beregu putra Indonesia meraih medali emas setelah mengalahkan Malaysia dengan skor 3-1.

“Sejauh ini kondisi saya oke dan fit. Selama persiapan dan setelah SEA Games kemarin, saya terus menjaga kondisi supaya jangan sampai sakit dan jauh dari cedera. Selama persiapan juga saya lebih fokus mematangkan strategi dan pola permainan,” tuturnya.

Menanggapi soal peta persaingan di sektor tunggal putra BWF World Tour Finals 2019, Jonatan mengaku tidak mau terlalu terbebani.

Menurut Jonatan, catatan head-to-head dengan para pebulu tangkis yang turun di kejuaraan BWF World Tour Finals tidak bisa dijadikan patokan untuk hasil akhir pada pertandingan nanti.

“Apapun bisa terjadi di lapangan. Head-to-head tidak bisa dijadikan patokan bisa menang atau kalah, tinggal kitanya saja siap atau tidak begitu masuk ke lapangan," ujarnya.

Baca juga: Badminton SEA Games 2019, Jonatan Christie Sempat Tegang Hadapi Malaysia

"Menurut saya, terlalu percaya diri juga nggak boleh dan terlalu pesimistis juga nggak boleh. Yang penting harus bisa tetap kontrol emosinya,” kata Jonatan.

Sepanjang 2019, Jonatan sukses mengoleksi dua gelar BWF World Tour Super 300, yakni New Zealand Open dan Australian Open 2019.

Tunggal putra peringkat kelima dunia itu juga berhasil menjadi runner-up Japan Open dan French Open 2019 (BWF World Tour Finals 750).

“Tahun ini saya bisa lebih konsisten. Setidaknya bisa lebih bagus dari tahun sebelumnya. Tapi memang saya pribadi merasa masih ada pekerjaan rumah yang belum selesai. Saya masih penasaran bisa merebut gelar turnamen-turnamen lever Super 750 dan Super 1.000," ucap Jonatan memungkasi.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X