SEA Games 2019, Emas Terakhir Maria Londa untuk Indonesia?

Kompas.com - 08/12/2019, 21:00 WIB
Atlet Indonesia, Maria Londa saat tampil pada babak final lompat Jauh Putri Asian Games 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (27/8/2018). Maria Londa gagal meraih medali emas. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGAtlet Indonesia, Maria Londa saat tampil pada babak final lompat Jauh Putri Asian Games 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (27/8/2018). Maria Londa gagal meraih medali emas.

KOMPAS.com - Maria Natalia Londa turut menyumbang emas untuk Indonesia dalam SEA Games 2019.

Ia meraih medali emas setelah mencatatkan waktu terbaik pada nomor lompat jauh.

Pada laga final yang berlangsung di New Clark Athletic Stadium, Minggu (8/12/2019), Maria berhasil mencatatkan lompatan terjauh 6,47 meter dalam enam kesempatan.

Catatan tersebut lebih baik ketimbang atlet asal Thailand, Pariya Chuaimaroeng (6,23 meter), yang meraih medali perak.

Sementara itu, medali perunggu diraih Vu Thi Mong Mo (Vietnam), yang mencatatkan lompatan sejauh 6,16 meter.

Baca juga: Maria Londa Sumbang Emas ke-66 untuk Indonesia di SEA Games 2019

Ini merupakan raihan emas ke-15 Indonesia pada hari kedelapan SEA Games 2019, Minggu (8/12/2019).

Total, Merah Putih saat ini sudah mengumpulkan 66 emas, 61 perak, dan 77 perunggu.

"Terima kasih untuk doa semua masyarakat Indonesia, sehingga saya bisa mendapatkan emas nomor lompat jauh. Semoga banyak atlet-atlet Indonesia mengikuti karier saya ke depannya," ujar Maria Londa, seusai menyumbang emas ke-66 Indonesia pada SEA Games 2019.

Sehari sebelumnya, atlet kelahiran 23 Oktober 1990 ini juga berhasil menyumbangkan medali perak bagi Indonesia.

Namun saat kemarin turun pada nomor lompat jangkit, ia harus puas berada di posisi kedua setelah kalah dari wakil Thailand.

Maria Londa mengaku bahwa penampilannya kemarin memang kurang maksimal lantaran masih menyisakan sedikit trauma.

Maria pun sangat bersyukur akhirnya bisa kembali menyumbangkan emas untuk Indonesia.

Sebelumnya, ia sudah mengumpulkan dua medali SEA Games 2013 pada dua nomor berbeda.

"Sebenarnya lebih rileks hari ini, karena kemarin adalah nomor yang sering sekali membuat cedera di sepanjang karier saya," kata Maria Londa.

"Setelah berjuang dengan cedera dari 2015 akhirnya kembali emas lagi pada SEA Games itu yang membuat saya benar-benar mensyukuri semua yang saya perjuangkan, semua proses panjang," tuturnya.

"Terima kasih kepada PB PASI, KOI, KONI, dari kabupaten hingga pusat sudah membantu saya dari proses rehab sampai hari ini saya bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia," ucap Maria Londa.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan SEA Games kali ini bisa menjadi yang terakhir.

Maria Londa secara terang-terangan menyatakan keinginannya untuk menyudahi karier sebagai atlet.

Namun, atlet asal Bali ini masih akan mempertimbangkan jika diminta tetap turun membantu Indonesia bila memang belum ada atlet junior yang bisa menggantikan tempatnya.

"Sepertinya ini menjadi SEA Games terakhir saya. Tapi, doakan saja, jika memang belum ada penerus, saya akan mencoba untuk ikut bergabung kembali untuk memotivasi atlet-atlet junior lainnya," kata Maria Londa.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya