Kompas.com - 08/12/2019, 17:01 WIB

MANILA, KOMPAS.com - Sekjen Komite Olahraga Indonesia (KOI), Ferry Kono memberikan apresiasi terhadap sukses tiga medali emas yang diraih para petenis Indonesia di ajang SEA Games 2019, Sabtu (7/12/2019).

Medali emas diraih dari nomor ganda campuran, ganda putri, dan tinggal putri.

Pasangan ganda campuran timnas tenis Indonesia, Aldila Sutjiadi (kiri) dan Christopher Rungkat (kanan) saat menghadapi pasangan dari Thailand, Shanchai Ratiwatana/Tamarine Tanasugarn di Rizal Memorial Tennis Centre, Manila, Filipina, Sabtu (7/12/2019). Christoper Rungkat/Aldila Sutjiadi, merebut medali emas pada SEA Games 2019 dengan mengalahkan Shanchai Ratiwatana/Tamarine Tanasugarn, 4-6, 6-4, (10-8) pada partai final SEA Games 2019.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Pasangan ganda campuran timnas tenis Indonesia, Aldila Sutjiadi (kiri) dan Christopher Rungkat (kanan) saat menghadapi pasangan dari Thailand, Shanchai Ratiwatana/Tamarine Tanasugarn di Rizal Memorial Tennis Centre, Manila, Filipina, Sabtu (7/12/2019). Christoper Rungkat/Aldila Sutjiadi, merebut medali emas pada SEA Games 2019 dengan mengalahkan Shanchai Ratiwatana/Tamarine Tanasugarn, 4-6, 6-4, (10-8) pada partai final SEA Games 2019.

"Saya apresiasi sekali kepada para petenis yang melampaui target, tiga medali," katanya dalam keterangan tertulis.

"Ini prestasi yang membanggakan dan menguatkan posisi Indonesia di peringkat kedua perolehan medali. Membuat selisih jauh dari Vietnam," lanjutnya.

Baca juga: SEA Games 2019, 3 Catatan Pelti untuk Prestasi Cabor Tenis

"Mudah-mudahan atlet lainnya bisa menambah perolehan medali emas dengan prestasi terbaik untuk Kontingen Indonesia," kata Ferry lagi.

Lebih jauh Ferry mengatakan, Presiden Joko Widodo sudah memberikan target yakni di posisi dua.

David Agung Susanto David Agung Susanto

Diharapkan, target ini bisa memotivasi para atlet untuk berprestasi maksimal.

"Semoga hingga hari-hari terakhir kami upayakan untuk mengamankan cabang-cabang yang berpeluang emas," imbuhnya.

Tim tenis Indonesia meraih tiga medali emas sekaligus menjadi juara umum di ajang SEA Games 2019.

Pasangan ganda campuran timnas tenis Indonesia, Aldila Sutjiadi (kiri) dan Christopher Rungkat (kanan) saat menghadapi pasangan dari Thailand, Shanchai Ratiwatana/Tamarine Tanasugarn di Rizal Memorial Tennis Centre, Manila, Filipina, Sabtu (7/12/2019). Christoper Rungkat/Aldila Sutjiadi, merebut medali emas pada SEA Games 2019 dengan mengalahkan Shanchai Ratiwatana/Tamarine Tanasugarn, 4-6, 6-4, (10-8) pada partai final SEA Games 2019.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Pasangan ganda campuran timnas tenis Indonesia, Aldila Sutjiadi (kiri) dan Christopher Rungkat (kanan) saat menghadapi pasangan dari Thailand, Shanchai Ratiwatana/Tamarine Tanasugarn di Rizal Memorial Tennis Centre, Manila, Filipina, Sabtu (7/12/2019). Christoper Rungkat/Aldila Sutjiadi, merebut medali emas pada SEA Games 2019 dengan mengalahkan Shanchai Ratiwatana/Tamarine Tanasugarn, 4-6, 6-4, (10-8) pada partai final SEA Games 2019.

Ganda campuran Christopher Rungkat/Aldila Sutjiadi yang menjadi unggulan teratas, sukses menuai medali emas setelah mengalahkan duet unggulan dua asal Thailand, Sanchai Ratiwatana/Tamarine Tanasugarn 4-6, 6-4, 10-8.

Sebelumnya, ganda putri Indonesia Beatrice Gumulya/Jessy Rompies berhasil menyumbangkan medali emas kedua dari tenis SEA Games 2019 usai menundukkan wakil Thailand Peangtarn Plipuech/Tamarine Tanasugarn di partai final ganda putri.

Beatrice/Jessy menang dengan skor 6-3, 6-3 atas lawannya.

Sekjen KOI Ferry Kono (ketiga dari arah kanan pembaca)Komite Olimpiade Indonesia Sekjen KOI Ferry Kono (ketiga dari arah kanan pembaca)

Emas dari ganda putri menjadi yang kedua untuk Indonesia di cabang olahraga tenis setelah pada Jumat (6/12/2019), Aldila Sutjiadi menjadi yang terbaik di nomor tunggal putri.

Pasangan ganda campuran timnas tenis Indonesia, Christopher Rungkat saat menghadapi pasangan dari Thailand, Shanchai Ratiwatana/Tamarine Tanasugarn di Rizal Memorial Tennis Centre, Manila, Filipina, Sabtu (7/12/2019). Christoper Rungkat/Aldila Sutjiadi, merebut medali emas pada SEA Games 2019 dengan mengalahkan Shanchai Ratiwatana/Tamarine Tanasugarn, 4-6, 6-4, (10-8) pada partai final SEA Games 2019.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Pasangan ganda campuran timnas tenis Indonesia, Christopher Rungkat saat menghadapi pasangan dari Thailand, Shanchai Ratiwatana/Tamarine Tanasugarn di Rizal Memorial Tennis Centre, Manila, Filipina, Sabtu (7/12/2019). Christoper Rungkat/Aldila Sutjiadi, merebut medali emas pada SEA Games 2019 dengan mengalahkan Shanchai Ratiwatana/Tamarine Tanasugarn, 4-6, 6-4, (10-8) pada partai final SEA Games 2019.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Klasemen Liga Inggris: Arsenal Teratas, Anfield Jadi Panggung Lawan

Klasemen Liga Inggris: Arsenal Teratas, Anfield Jadi Panggung Lawan

Liga Inggris
Kerusuhan Usai Arema FC Vs Persebaya, Sesal dan Permintaan Maaf PSSI

Kerusuhan Usai Arema FC Vs Persebaya, Sesal dan Permintaan Maaf PSSI

Liga Indonesia
Tragedi Stadion Kanjuruhan: 127 Orang Meninggal Dunia, 180 Dirawat di RS

Tragedi Stadion Kanjuruhan: 127 Orang Meninggal Dunia, 180 Dirawat di RS

Liga Indonesia
Tragedi Kanjuruhan Arema, Polisi Buka Suara soal Tembakkan Gas Air Mata

Tragedi Kanjuruhan Arema, Polisi Buka Suara soal Tembakkan Gas Air Mata

Liga Indonesia
Tragedi Kanjuruhan Arema FC: 127 Korban Jiwa, Mobil Terbakar, Liga 1 Berhenti

Tragedi Kanjuruhan Arema FC: 127 Korban Jiwa, Mobil Terbakar, Liga 1 Berhenti

Liga Indonesia
Hasil PSG Vs Nice 2-1: Messi Maestro Tendangan Bebas, Mbappe Sang Penentu

Hasil PSG Vs Nice 2-1: Messi Maestro Tendangan Bebas, Mbappe Sang Penentu

Liga Lain
Hasil ONE Fight Night 2, Xiong Jing Nan Pertahankan Gelar Usai Kalahkan Angela Lee

Hasil ONE Fight Night 2, Xiong Jing Nan Pertahankan Gelar Usai Kalahkan Angela Lee

Sports
PSSI Hentikan Liga 1, Dukung Polisi Usut Tuntas Insiden di Kanjuruhan

PSSI Hentikan Liga 1, Dukung Polisi Usut Tuntas Insiden di Kanjuruhan

Liga Indonesia
Bertemu Ronaldo dan Bruce Lee sebelum Saksikan GP Singapura 2022

Bertemu Ronaldo dan Bruce Lee sebelum Saksikan GP Singapura 2022

Sports
Hasil Mallorca Vs Barcelona 0-1: Lewandowski Bikin Rekor, Blaugrana ke Puncak

Hasil Mallorca Vs Barcelona 0-1: Lewandowski Bikin Rekor, Blaugrana ke Puncak

Liga Spanyol
Hasil Empoli Vs Milan: Drama Injury Time, Rossoneri Menang 3-1

Hasil Empoli Vs Milan: Drama Injury Time, Rossoneri Menang 3-1

Liga Italia
Imbas Kericuhan di Kanjuruhan, PT LIB Hentikan Liga 1 Selama Sepekan

Imbas Kericuhan di Kanjuruhan, PT LIB Hentikan Liga 1 Selama Sepekan

Liga Indonesia
Penggunaan Gas Air Mata di Kanjuruhan, Melanggar Aturan FIFA

Penggunaan Gas Air Mata di Kanjuruhan, Melanggar Aturan FIFA

Sports
Kericuhan Usai Laga Arema FC Vs Persebaya, 4 Mobil Polisi Terbakar

Kericuhan Usai Laga Arema FC Vs Persebaya, 4 Mobil Polisi Terbakar

Liga Indonesia
Kericuhan Suporter Arema FC, PSSI Segera Investigasi dan Kasih Sanksi Berat

Kericuhan Suporter Arema FC, PSSI Segera Investigasi dan Kasih Sanksi Berat

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.