Everton Vs Chelsea, Pertanda Buruknya Lini Pertahanan The Blues

Kompas.com - 08/12/2019, 07:20 WIB
Frank Lampard tengah memberi instruksi kepada anak-anak asuhannya pada pertandingan Chelsea vs Leicester City dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion Stamford Bridge, 18 Agustus 2019. AFP/DANIEL LEAL-OLIVASFrank Lampard tengah memberi instruksi kepada anak-anak asuhannya pada pertandingan Chelsea vs Leicester City dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion Stamford Bridge, 18 Agustus 2019.

KOMPAS.comChelsea menelan kekalahan saat bertandang ke markas Everton pada pekan ke-16 English Premier League - kasta tertinggi Liga Inggris.

Pertandingan Everton vs Chelsea di Stadion Goodison Park, Sabtu (8/12/2019), itu berakhir dengan skor 3-1 untuk kemenangan The Toffees - julukan Everton.

Tiga gol tuan rumah dicetak oleh Richarlison pada menit kelima dan Dominic Calvert-Lewin (49', 84').

The Blues - julukan Chelsea - hanya mampu membalas lewat sepakan luar kotak penalti Mateo Kovacic (52').

Baca juga: Everton Vs Chelsea, The Blues Pulang dengan Tangan Hampa

Ini merupakan kekalahan kelima Chelsea di ajang Liga Inggris 2019-2020.

Selain itu, hasil kontra Everton ini juga menjadi pertanda buruknya pertahanan The Blues.

Dari 16 pertandingan awal Liga Inggris musim ini, Chelsea hanya mencatatkan clean sheet alias nirbobol tiga kali.

Klub London Barat itu juga menjadi tim ketujuh yang paling banyak kebobolan musim ini dengan 24 gol.

Catatan itu lebih baik dari West Ham (25 gol), Everton (28), Burnley (29), Watford (30), Norwich City (32), dan Southampton (33).

Tak ayal, Frank Lampard lantas kecewa dengan permainan beknya seusai laga Everton vs Chelsea.

"Semua gol terjadi berantakan. Gol pertama adalah sesuatu yang kami sadari. Richarlison berada di kotak penalti untuk berduel udara, dan dua pemain kami bertahan sangat buruk," ucap Lampard, dikutip dari laman resmi Chelsea.

Baca juga: Resmi, Hukuman Larangan Transfer Chelsea Dikurangi

"Kami ingin menyamakan kedudukan saat keadaan 2-1 dan kami tidak bisa melakukannya, ini konyol," kata Lampard.

Pada laga Everton vs Chelsea, Lampard memasang duet Andreas Christensen-Kurt Zouma di jantung lini pertahanan.

Sementara itu, di pos bek sayap, Cesar Azpilicueta dan Reece James bermain sejak awal laga.

Komposisi ini merupakan kali pertama dicoba Frank Lampard pada musim 2019-2020.

Namun demikian, bukan malah berhasil, gawang The Blues justru dibobol tiga kali.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X