Gagal ke Semifinal SEA Games 2019, Gregoria Akui Performanya Jelek

Kompas.com - 08/12/2019, 06:40 WIB
Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung melawan tunggal putri Thailand, Ratchanok Intanon dalam babak kedua Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, kompleks GBK, Jakarta, Kamis (18/7/2019). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung melawan tunggal putri Thailand, Ratchanok Intanon dalam babak kedua Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, kompleks GBK, Jakarta, Kamis (18/7/2019).

KOMPAS.com - Salah satu wakil tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, harus terhenti pada babak perempat final SEA Games 2019.

Hal tersebut menyusul kekalahannya atas wakil Malaysia, Selvaduray Kisona.

Gregoria takluk dari Selvaduray Kisona melalui rubber game 21-19, 21-12, 21-19 dalam durasi 46 menit.

Kekalahan tersebut sekaligus membuat Gregoria tidak mampu menyusul rekannya di nomor tunggal putri, Ruselli Hartawan.

Ruselli berhak melangkah ke partai semifinal setelah mengalahkan wakil Myanmar, Thet Htar Thuzar, melalui dua gim langsung.

Baca juga: Badminton SEA Games 2019, Greysia/Apriyani Tembus Semifinal

Selepas laga kontra Selvaduray Kisona, Gregoria mengungkapkan alasan di balik kekalahannya.

Gregoria mengaku tidak mampu tampil maksimal di laga yang dipertandingkan di Muntinlupa Sports Complex, Filipina, Sabtu (7/12/2019).

"Dari pola, dari apa pun semua, saya monoton sekali. Permainan kali ini enggak sesuai dengan kemauan saya," ucap Gregoria seperti dikutip dari situs resmi Badminton Indonesia.

"Hasil ini enggak sesuai target karena permainan saya memang jelek di lapangan," kata Gregoria.

Gregoria memang kerap kali melakukan kesalahan sendiri di sepanjang partai perempat final.

Baca juga: Badminton SEA Games 2019, Wahyu/Ade Tembus Semifinal

Terutama pada gim kedua, Gregoria harus kehilangan peluang untuk mengakhiri partai dengan straight game.

Pasalnya, di gim pertama, Gregoria berhasil mencuri keunggulan dengan skor 21-19.

Bahkan di gim ketiga, Gregoria berhasil unggul hingga poin 16-13.

Namun, Gregoria yang seakan tampil di bawah tekanan tidak mampu mempertahankan keunggulannya.

"Permainan saya hari ini underperform. Saya ada keinginan buat menang dan cari poin. Namun, ujung-ujungnya mainnya berantakan,"

"Saya tidak bisa mengelola mental di lapangan. Saya enggak bisa mengontrol emosi," ujar Gregoria.

Dengan hasil ini, Gregoria tidak mampu menyamai raihannya pada SEA Games edisi 2017 di Malaysia. 

Kala itu Gregoria mampu membawa pulang medali perunggu. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya