Protes Keras Pelatih Myanmar Soal Jadwal Padat SEA Games 2019

Kompas.com - 07/12/2019, 10:40 WIB
Pelatih timnas U23 Myanmar, Velizar Popov, saat konfrensi pers menejelang SEA Games 2019, 24 November 2019, Velizar Popov berhasil membawa anak asuhnya mencapai semifinal. Laga semifinal SEA Games 2019 akan mempertemukan timnas U23 Indonesia vs Myanmar. AFP/ TED ALJIBEPelatih timnas U23 Myanmar, Velizar Popov, saat konfrensi pers menejelang SEA Games 2019, 24 November 2019, Velizar Popov berhasil membawa anak asuhnya mencapai semifinal. Laga semifinal SEA Games 2019 akan mempertemukan timnas U23 Indonesia vs Myanmar.

KOMPAS.com – Pelatih Myanmar mengkritik keras jadwal padat laga SEA Games 2019 jelang laga timnas U23 Indonesia vs Myanmar.

Myanmar sukses melenggang ke babak semifinal setelah mengalahkan Kamboja dengan skor 2-1 pada 2 Desember lalu.

Dengan hasil tersebut, Myanmar berhak memuncaki klasemen Grup A serta lolos ke babak empat besar, ditemani Kamboja yang menempati posisi kedua.

Myanmar bakal menghadapi timnas U23 Indonesia yang sukses menjungkalkan Laos dengan empat gol tanpa balas.

Baca juga: Badminton SEA Games 2019, Wahyu/Ade Lolos ke Perempat Final

Pertandingan timnas U23 Indonesia vs Myanmar sendiri bakal digelar akan digelar di Stadion Rizal Memorial pada Sabtu (7/12/2019) pukul 15.00 WIB.

Jelang pertandingan, Velizar Popov sangat mengeluhkan jadwal pertandingan SEA Games 2019 yang terlalu dekat.

Menurutnya, jadwal merupakan faktor terbesar yang membuat tim-tim kesulitan beradaptasi.

"Saya mengerti soal masalah di SEA Games kali ini, jumlah pertandingan yang digelar dalam hari yang singkat," kata Popov yang dikutip BolaSport dari Livesportsasia.

Baca juga: Kano, Judo, Sambo, dan Voli Pantai Tambah Emas Indonesia di SEA Games 2019

"Sangat sulit mengganti pemain atau memperbaiki kesalahan formasi,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Velizar Popov harus memutar otak lebih keras pasalnya demi meraih medali emas banyak tim harus dituntut bagus ditengah kelelahan pemain.

Akibatnya, beberapa pemain beresiko cedera bahkan hingga semi-final kali ini beberapa pemain sudah dipastikan tidak bisa membela tim mereka.

"Pemain tidak bisa adaptasi dengan taktik baru karena mereka sangat lelah bermain empat pertandingan dalam seminggu. Memperbaiki justru akan membuat berantakan," ujarnya menambahkan.

Baca juga: Sepak Terjang Agus Prayogo, Peraih Emas Cabang Atletik SEA Games 2019

Lebih lanjut, pelatih asal Bulgaria itu menyebut bahwa pemain Premier League pun tak akan bisa bermain dengan jadwal sepadat SEA Games 2019.

Selain Myanmar, pelatih Vietnam juga turut mengeluhkan jadwal pertandingan yang digelar terlalu padat, yaitu dua hari sekali.

"Sepanjang karier, saya tidak pernah bekerja di turnamen dengan jarak pertandingan 2 hari seperti SEA Games,” kata Park Hang-seo dikutip dari Bongda.

“Saya secara rutin merotasi skuad untuk adaptasi dengan jadwal," tuturnya melanjutkan. (Bagaskara Setyana Adhie Perkasa)

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Sumber BolaSport
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya