PSSI Tetap Pantau Liga 1

Kompas.com - 05/12/2019, 18:56 WIB
Ilustrasi Liga 1 2019 KOMPAS.com/Akbar Bhayu TamtomoIlustrasi Liga 1 2019
|

KOMPAS.COM - PSSI tetap memantau pelaksanaan kompetisi Liga 1 2019 yang saat ini memasuki akhir musim. Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum PSSI, Cucu Somantri di Manila, Filipina, Kamis (5/12/2019).

Meski Cucu bersama Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, Waketum Iwan Budianto dan anggota Komite Eksekutif berada di Filipina untuk mendukung langsung Tim Nasional Indonesia yang sedang berjuang di SEA Games 2019, bukan berarti pelaksanaan Liga 1 tidak diperhatikan oleh dia.

"Tidak benar jika ada anggapan kami hanya mengurusi Timnas Indonesia yang bertanding SEA Games saja. Kami semua di sini karena ini momen Timnas Indonesia dapat meraih emas dan ingin memotivasi para pemain secara langsung, " kata Cucu.

Untuk Liga 1, kata Cucu, PSSI juga sudah membagi tugas dengan anggota Komite Eksekutif lainnya untuk memantau dan mengawasi.

 

"Pekan-pekan terakhir Liga 1 memang sangat krusial memang perlu perhatian. Dan kami juga dibantu Satgas Anti Mafia Bola untuk mengawasi. Tentu ini kami sangat terbantu dan terus mendukung mereka, " tambahnya.

Baca juga: Ruang Ganti di Kelas SMA, Indra Sjafri Sebut Tidak Perlu Dimasalahkan

Sementara, Direktur PT LIB, Dirk Soplanit menyebut bahwa Ketum PSSI selalu menunjukkan perhatian penuh pada fakta yang terjadi pada kompetisi nasional.

Dalam hal ini, Ketum PSSI selalu berkoordinasi dengan PT LIB dalam mengawal perjalanan kompetisi Liga 1 2019.

“Kami selalu memberikan informasi terupdate dalam perkembangan kompetisi secara keseluruhan. Pak Ketum PSSI juga sudah memahami perkembangan kompetisi. Apalagi kompetisi Shopee Liga 1 2019 yang telah memasuki pekan-pekan krusial. Beliau juga memberikan masukan-masukan penting tentang apa yang harus kami lakukan pada setiap fenomena yang muncul ke permukaan,” kata Dirk Soplanit.

“Bahkan agenda-agenda menentukan yang akan dilakukan menjelang kompetisi musim depan pun, sudah diinformasikan ke kami. Contohnya soal penjadwalan musim depan, bagaimana caranya meningkatkan kualitas wasit hingga pada program program lain yang bisa menaikkan level kompetisi,” ujarnya menambahkan. 

Lebih lanjut Dirk Soplanit menegaskan bahwa saat ini memang keberadaan Ketum PSSI lebih banyak di Filipina.

Hal ini murni memberikan dukungan penuh ke Timnas Indonesia yang semua pemainnya merupakan hasil jebolan kompetisi domestik.

Jadi, bukan hanya menyaksikan pertandingan di SEA Games 2019.

“Perlu dipahami bahwa keberadaan bapak Ketum, Waketum dan jajaran Komite Eksekutif lainnya di Filipina memiliki agenda dan tujuan yang lebih besar. Semua demi kepentingan Timnas yang tampil membawa nama bangsa dan negara. Itu jauh lebih penting,” tutur Dirk. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X