Update Klasemen SEA Games 2019, Indonesia Tertahan di Peringkat Ke-4

Kompas.com - 04/12/2019, 13:43 WIB
Tim bulu tangkis putra Indonesia yang akan bertanding di SEA Games 2019 di Filipina. DOK: PBSI_NafielahTim bulu tangkis putra Indonesia yang akan bertanding di SEA Games 2019 di Filipina.

KOMPAS.com - Posisi Indonesia di klasemen SEA Games 2019 belum bergeser. Kontingen Merah Putih masih menduduki peringkat ke-4 di klasemen perolehan medali.

Hingga Rabu (4/12/2019) siang pukul 13.45 WIB, Indonesia baru berhasil mendapatkan tambahan dua medali emas sehingga belum berhasil menggeser Malaysia dari peringkat ke-3 klasemen SEA Games 2019.

Dua medali emas Indonesia di hari keempat SEA Games 2019 ini diraih dari cabang olahraga (cabor) bowling dan bulu tangkis.

Cabor bowling menyumbangkan medali emas pertama untuk Indonesia di hari ini berkat kemenangan pasangan Billy Muhammad Islam dan Hardy Rachmadian di nomor ganda putra.

Billy dan Hardy meraih medali emas setelah mengumpulkan total skor 2.592 poin pada pertandingan bowling yang rampung digelar Rabu siang ini.

Mereka mengalahkan pasangan Thailand Atchariya Cheng/Surasak Manuwong yang menduduki peringkat kedua dan wakil Malaysia Al-Hakim Tun Luqman dan Muhammad Rafiq Ismail di tempat ketiga.

Sementara itu, medali emas kedua yang diraih Indonesia hari ini datang dari cabor badminton beregu putra.

Final badminton SEA Games 2019 yang mempertemukan tim putra Indonesia vs Malaysia berhasil dimenangi Jonatan Christie dkk dengan skor 3-1.

Jonatan Christie menyumbang poin pertama, kemudian Malaysia menyamakan skor menjadi 1-1 setelah Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto kalah.

Baca juga: Badminton SEA Games 2019, Jonatan Christie Sempat Tegang Hadapi Malaysia

Anthony Sinisuka Ginting yang turun di partai ketiga berhasil mengalahkan lawannya dan membuat Indonesia unggul 2-1.

Indonesia kemudian berhasil memastikan raihan medali emas melalui kemenangan ganda putra Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso atas Ong Yew Sin/Teo Ee Yi di partai keempat.

Bermain di Muntinlupa Sports Complex, Rabu (4/12/2019) siang, Wahyu/Ade mengalahkan ganda Malaysia dengan skor 21-16, 21-19.

Keberhasilan Jonatan Christie dkk membuat Indonesia kini telah mengoleksi total 14 medali emas.

Selain raihan dua medali emas itu, Indonesia juga mendapatkan tambahan dua perak dan lima perunggu.

Tambahan dua medali perak untuk Indonesia dipersembahkan dari cabor menembak.

Atlet menembak Indonesia Pratiwi Kartikasari meraih medali perak dari nomor WA 1500 PPC. Dia juga merebut perak di nomor WA 1500 PPC team women bersama dua rekannya, Ayu Dini Fitriasih, dan Eva Triana.

Sementara itu, tambahan medali perunggu datang dari Tsabita Ramadani (angkat besi 71 kg) dan Teddy Rizaldy Muhammad dkk (underwater hockey/hoki bawah air - men's elite 4x4).

Baca juga: Badminton SEA Games 2019, Wahyu/Ade Pastikan Indonesia Raih Medali Emas

Cabor obstacle racing atau lari halang rintang ekstrim juga menyumbangkan tiga medali perunggu melalui keberhasilan Mudji Mulyani di nomor 100m putri serta dua keping lainnya dari nomor 400m team assist dan 400m relay.

Kini, Indonesia masih menduduki peringkat ke-4 di klasemen perolehan medali SEA Games 2019.

Indonesia total mengoleksi 58 medali, dengan rincian 14 emas, 22 perak, dan 23 perunggu.

Total medali Indonesia lebih banyak dari Malaysia yang menduduki peringkat ketiga di klasemen SEA Games 2019.

Meski begitu, Malaysia meraup lebih banyak medali emas daripada Indonesia, yakni 19 keping.

Indonesia setidaknya harus mendapatkan tambahan lima medali emas lagi untuk menggusur Malaysia dari peringkat ketiga.

Adapun puncak klasemen SEA Games 2019 masih dikuasi oleh tuan rumah Filipina yang telah mendulang 105 medali, dengan rincian 53 emas, 33 perak, dan 19 perunggu.

Vietnam mengekor di peringkat kedua klasemen SEA Games 2019 dengan koleksi 23 medali emas, 28 perak, dan 25 perunggu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya