SEA Games 2019, Ini Catatan KBRI Filipina tentang Badai Kammuri

Kompas.com - 03/12/2019, 21:26 WIB
Polisi membersihkan pohon yang tumbang akibat Topan Kammuri di Legaspi City, Provinsi Albay, pada 3 Desember 2019. Dilaporkan dua orang tewas akibat terjangan topan, dan mengganggu agenda SEA Games sepanjang Selasa. AFP/RAZVALE SAYATPolisi membersihkan pohon yang tumbang akibat Topan Kammuri di Legaspi City, Provinsi Albay, pada 3 Desember 2019. Dilaporkan dua orang tewas akibat terjangan topan, dan mengganggu agenda SEA Games sepanjang Selasa.

MANILA, KOMPAS.com = Pelaksanaan SEA Games 2019 yang tengah berlangsung terkendala oleh badai tropis Kammuri.

Laman antaranews.com menulis, badai tropis berupa angin kencang dan hujan deras itu meliputi hampir seluruh lokasi-lokasi pertandingan SEA Games 2019.

Baca juga: Topan Kammuri Mendarat di Filipina, 2 Orang Tewas

Namun begitu, catatan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Manila hingga Selasa (3/12/2019) petang menunjukkan tidak ada laporan warga atau kontingen Indonesia terimbas Kammuri.

Aksi penyerang timnas U-23 Indonesia, Egy Maulana Vikri, saat laga melawan Brunei Darussalam pada laga keempat SEA Games 2019 di Stadion Sepak Bola Binan, Selasa (3/12/2019).KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Aksi penyerang timnas U-23 Indonesia, Egy Maulana Vikri, saat laga melawan Brunei Darussalam pada laga keempat SEA Games 2019 di Stadion Sepak Bola Binan, Selasa (3/12/2019).

"Sejauh ini tidak ada laporan," kata Bagian Penerangan Humas dan Media KBRI Manila Agus Buana.

Atlet wushu putra Indonesia, Edgar Xavier Marvelo beraksi dalam final men gunshu putra SEA Games 2019 di World Trade Center, Manila, Filipina, Selasa (3/12/2019). Cabang olahraga wushu melalui Edgar Xavier Marvelo menyumbang medali emas ketujuh untuk Indonesia.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Atlet wushu putra Indonesia, Edgar Xavier Marvelo beraksi dalam final men gunshu putra SEA Games 2019 di World Trade Center, Manila, Filipina, Selasa (3/12/2019). Cabang olahraga wushu melalui Edgar Xavier Marvelo menyumbang medali emas ketujuh untuk Indonesia.

Sebelumnya, KBRI Filipina di Manila sempat mengeluarkan imbauan kepada warga atau kontingen Indonesia.

Indra Sjafri (tengah) di Stadion Sepak Bola Binan ketika bertugas pada laga keempat SEA Games 2019 antara timnas U-23 Indonesia vs Brunei Darussalam, Selasa 3 November 2019.KOMPAS.COM/GARRY LOTULUNG Indra Sjafri (tengah) di Stadion Sepak Bola Binan ketika bertugas pada laga keempat SEA Games 2019 antara timnas U-23 Indonesia vs Brunei Darussalam, Selasa 3 November 2019.

Imbauan itu agar warga maupun kontingen Indonesia tidak melakukan aktivitas di luar rumah.

Selain itu, KBRI juga menyediakan layanan informasi apabila ada hal yang tak diinginkan.

Sementara itu, warga setempat mengatakan bahwa Kammuri lazim terjadi di Filipina.

Badai itu melanda Filipina pada Desember.

"Tak perlu khawatir karena tidak berbahaya. Ini sudah biasa," kata warga bernama Joe Franco Castillo.

Atlet wushu putra Indonesia, Edgar Xavier Marvelo saat penyerahan medali dalam final men gunshu putra SEA Games 2019 di World Trade Center, Manila, Filipina, Selasa (3/12/2019). Cabang olahraga wushu melalui Edgar Xavier Marvelo menyumbang medali emas ketujuh untuk Indonesia.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Atlet wushu putra Indonesia, Edgar Xavier Marvelo saat penyerahan medali dalam final men gunshu putra SEA Games 2019 di World Trade Center, Manila, Filipina, Selasa (3/12/2019). Cabang olahraga wushu melalui Edgar Xavier Marvelo menyumbang medali emas ketujuh untuk Indonesia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya