Ballon d'Or Dekade Ini Bukan untuk Juara Liga Champions Selain Barcelona dan Real Madrid

Kompas.com - 03/12/2019, 10:40 WIB
Pemain Real Madrid peraih Ballon dÓr 2018, Luka Modric, menyerahkan trofi pemain terbaik dunia itu kepada Lionel Messi yang memenanginya tahun ini. AFP/FRANCK FIFEPemain Real Madrid peraih Ballon dÓr 2018, Luka Modric, menyerahkan trofi pemain terbaik dunia itu kepada Lionel Messi yang memenanginya tahun ini.
Penulis Alsadad Rudi
|

KOMPAS.com — Keberhasilan megabintang Barcelona, Lionel Messi, meraih Ballon d'Or menyisakan fakta unik.

Sebab, dalam satu dekade terakhir tak ada pemain di luar Barcelona dan Real Madrid yang mampu meraih penghargaan yang diinisiasi oleh France Football itu.

Sejak 2010, gelar Ballon d'Or dibagi rata oleh dua raksasa Spanyol. Barcelona meraih lima dan Real Madrid dengan jumlah yang sama.

Seluruh gelar yang diraih Barcelona diraih oleh Lionel Messi, masing-masing pada 2010, 2011, 2012, 2015, dan 2019.

Gelar terakhir yang diraih Messi merupakan yang keenam jika menghitung juga raihan tahun 2009.

Sementara itu, dari lima gelar Real Madrid, empat diraih Cristiano Ronaldo (2013, 2014, 2016, 2017), sedangkan satu diraih Luka Modric (2018).

Baca juga: Rekor, Lionel Messi Raih Ballon dOr 2019

Sebagai catatan, Modrid menerima penghargaan Ballon d'Or saat Ronaldo sudah pindah ke Juventus meskipun Ronaldo bagian dari skuad Madrid saat menjadi juara Liga Champions 2018.

Ronaldo tercatat menjadi pemain non Barcelona dan Real Madrid terakhir yang meraih Ballon d'Or. Ia meraihnya tahun 2008 ketika masih memperkuat Manchester United.

Pada tahun tersebut, Ronaldo berhasil mengantarkan Man United menjuarai Liga Champions.

Man United tercatat menjadi klub terakhir selain Barcelona dan Real Madrid yang pemainnya mampu meraih Ballon d'Or.

Setelah itu tak ada klub lain yang mampu melakukannya walau telah berhasil meraih juara Liga Champions.

Nasib itulah yang dialami Inter Milan (2010), Chelsea (2012), Bayern Muenchen (2013), dan Liverpool (2019).

"Liverpool menjuarai Liga Champions tidak sama seperti saat Real Madrid menjuarai Liga Champions. Itu dibuktikan oleh Lionel Messi yang meraih Ballon d'Or keenam dalam kariernya pada Senin malam ini," tulis redaktur Marca, Jose Luis Calderon, dalam rubrik opininya, Senin (2/12/2019) malam.

Baca juga: Daftar 10 Besar Ballon dOr 2019, Liverpool Mendominasi

Messi kembali meraih Ballon d'Or setelah absen pada tiga tahun sebelumnya, tepatnya saat Real Madrid meraih juara Liga Champions tiga kali beruntun.

Calderon meyakini Messi mungkin masih tak mampu meraih gelar Ballon d'Or jika yang juara Liga Champions Real Madrid.

"Liverpool bukan Madrid. Penghargaan bergengsi ada di tangan yang tepat bersama Messi. Selamat kepadanya," tulis Calderon.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X