Kompas.com - 02/12/2019, 18:50 WIB
Jonatan Christie lolos ke semifinal French Open 2019 setelah menyingkirkan wakil Denmark, Anders Antonsen, di Stade Pierre de Coubertin, Perancis, Jumat (25/10/2019). DOK. BADMINTONINDONESIAJonatan Christie lolos ke semifinal French Open 2019 setelah menyingkirkan wakil Denmark, Anders Antonsen, di Stade Pierre de Coubertin, Perancis, Jumat (25/10/2019).

KOMPAS.com - Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, sukses mengawali partai pertama kontra Thailand dengan kemenangan.

Jonatan Christie mengandaskan Kantaphon Wangcharoen lewat drama tiga gim dengan skor 22-20, 8-21, 21-8 dan membuat unggul 1-0 pada cabor bulu tangkis beregu atas Thailand.

Pertandingan Jonatan Christie dengan Kantaphon Wangcharoen berlangsung di Muntinlupa Sports Complex, Filipina, pada Senin (2/12/2019).

Jojo, sapaan akrab Jonatan Christie, mengungkap alasannya mengapa pertandingan berjalan hingga tiga gim.

Baca juga: Badai Kammuri Terjang Filipina, Jadwal SEA Games 2019 Berubah

Hal itu tak lepas dari perbedaan yang dia rasakan ketika bermain di Muntinlupa Sports Complex, Filipina.

"Kondisi lapangan, angin, dan shuttlecocknya berbeda," kata Jonatan Christie seperti dikutip dari BolaSport.

"Kemarin sudah sempat coba lapangan, tetapi enggak lama karena busnya terlambat. Jadi tadi lumayan penyesuaian dulu," ucap Jojo.

Pebulu tangkis berusia 22 tahun itu membuka gim pertama dengan keunggulan 5-2. Posisi kemudian berbalik 11-14.

Jonatan mencoba menyamakan kedudukan menjadi 14-14. Setelah berlangsung ketat, Jonatan akhirnya merebut angka 22-20.

Baca juga: Singkirkan Unggulan Pertama, Petenis Muda Indonesia ke Semifinal SEA Games 2019

"Pada gim pertama sudah enak mainnya. Terus sempat pengen cepet buru-buru matiin, jadinya tersusul. Untungnya masih bisa menang," kata Jonatan.

Pada gim kedua, Jonatan kalah jauh 8-21. Ia mengaku cukup kesulitan dengan kondisi angin di lapangan.

Memasuki gim ketiga, Jonatan pun mencoba unggul jauh dari Wangcharoen. Ia unggul jauh 14-6 sebelum akhirnya menang 21-8.

"Pada gim kedua, arah anginnya cukup aneh. Kiri kanan dalam satu lapangan bisa berbeda, jadi harus cari-cari terus, ini arah anginnya gimana, bolanya ke mana. Namun, tadi pada gim ketiga, saya sudah tahu apa yang harus dilakukan," ucap Jonatan.

Baca juga: SEA Games 2019, Eko Yuli Sumbang Medali Emas Ke-6 untuk Indonesia

"Kuncinya pada awal ketiga awal harus ambil poin sebanyak mungkin, jauhin dari lawan. Setelah itu, saya fokus dan tidak ingin teburu-buru di lapangan. Pada gim ketiga, saya lihat kondisi fisiknya kelihatan menurun," tutur Jonatan.

Tim beregu bulu tangkis putra Indonesia sukses melaju ke babak final setelah dua wakil lainnya, yakni pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Anthony Sinisuka Ginting, juga menang melawan wakil Thailand. (Delia Mustikasari)



Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya