SEA Games 2019, Emas Kedua Indonesia dari Cabor Dancesport

Kompas.com - 01/12/2019, 18:36 WIB
Logo SEA Games 2019 di Filipina. Philippine Sports CommissionLogo SEA Games 2019 di Filipina.

KOMPAS.com - Gelaran ajang olahraga terbesar di Asia Tenggara yakni SEA Games 2019 di Filipina sudah memasuki hari ke-5.

Cabor seperti polo air, berkuda, sepak bola, dan floorball sudah lebih dulu dipertandingkan sebelum upacara pembukaan.

Hari ke-5 usai upacara pembukaan SEA Games 2019, beberapa cabor sudah mulai bertanding untuk memperebutkan medali.

Baca juga: SEA Games 2019, 10 Kribo Jagokan Indonesia Menang 2-0 atas Vietnam

Cabor tersebut yakni polo air, atletik, balap sepeda, dancesport, floorball, figure skating, triathlon, angkat besi, dan wushu.

Indonesia tercatat berada di peringkat keenam di tabel perolehan medali sementara SEA Games 2019 dengan koleksi 2 medali emas, 2 medali perak, dan 3 medali perunggu.

Polo air putra memastikan emas pertama bagi Indonesia usai meraih tiga kemenangan dan satu kali imbang.

Sedangkan emas kedua datang dari Dwi Cindy Desyana yang mewakili Indonesia di cabor dancesport di kelas breakdance putri.

Cabor dancesport mempertandingkan tiga macam kelas yakni standard, latin america, dan breakdance yang memperebutkan 13 medali emas.

Di kelas standard ada beberapa nomor yang dipertandingkan yakni quickstep, slow foxtrot, tango, viennese waltz, waltz, dan five dance atau kombinasi dari lima tarian sebelumnya.

Sementara di kelas latin america dipertandingkan nomor cha cha cha, jive, paso doble, rumba, samba, dan kombinasi lima tarian tersebut.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya