Persija Pertahankan 50 Persen Skuad, Termasuk Riko Simanjuntak

Kompas.com - 30/11/2019, 19:10 WIB
Riko Simanjuntak saat mencoba melewati Terens Riko Simanjuntak saat mencoba melewati Terens

KOMPAS.com - Persija Jakarta akan mempertahankan sekitar 50 persen skuad 2019 untuk mengarungi musim 2020 mendatang.

Menurut CEO Persija Jakarta, Ferry Paulus, salah satu pemain yang menjadi prioritas adalah Riko Simanjuntak.

Meski begitu, Ferry Paulus masih belum bisa memberi detil siapa saja pemain yang akan dipertahankan.

Ferry menilai evaluasi baru bisa dilakukan setelah musim 2019 ini berakhir.

“Evaluasi menyeluruh belum, tapi beberapa pemain kunci yang pasti dipertahankan siapa pun pelatih dan juga manajemen yang akan datang sudah menetapkan pemain, ya mungkin lebih dari 50 persen. Sudah dikomunikasikan,” kata Ferry dikutip dari BolaSport.com.

“Kami mempertahankan pemain dahulu, pelatih nanti. Tidak mungkin kami melepas pemain bintang seperti Riko Simanjuntak,"ujar Ferry menambahkan.

Baca juga: Teka-teki Masa Depan Marko Simic di Persija Jakarta

Terkait dengan Riko, kontrak pemain berusia 26 tahun itu akan selesai pada akhir musim ini.

Riko Simanjuntak yang bergabung dengan Persija pada tahun 2017 sebelumnya mengaku belum membicarakan kontrak baru dengan manajemen.

Sebelumnya, Riko juga mengakui mendapat tawaran dari klub luar negeri seperti Thailand dan Filipina.

Di sisi lain, pernyataan Ferry soal pelatih kali ini terbilang menarik. Pasalnya, di musim ini Persija sudah tiga kali berganti pelatih.

Di awal musim, Persija mengontrak Ivan Kolev. Mantan pelatih timnas Indonesia itu hanya bertahan lima bulan hingga Mei 2019.

Salah satu catatan buruk yang membuat Ivan Kolev dipecat adalah ketika Persija tersingkir di fase grup Piala AFC.

Posisi Ivan Kolev kemudian digantikan oleh Julio Banuelos yang merupakan mantan asisten Luis Milla.

Baca juga: Marko Simic Yakin Pertahankan Tren Positif Persija di Sisa Laga

Di Persija, Julio Banuelos punya masa kerja yang lebih singkat dibanding Ivan Kolev.

Julio hanya bertahan tiga bulan dari Juni hingga September 2019. Kegagalan Persija menjadi juara Piala Indonesia menjadi salah satu alasan Persija memecat Julio.

Terakhir, Persija menunjuk Edson Araujo di akhir September 2019. Sejak ditangani Edson, performa Persija belum terlalu spesial.

Dari 10 laga, Persija meraih lima kemenangan dan baru dua kali kalah di Liga 1.

Peningkatan performa itu membuat Persija meninggalkan papan bawah dan kini duduk di peringkat 11 klasamen dengan koleksi 38 poin.

Naik turunnya performa Persija di musim ini kemungkinan akan ada pelatih baru lagi untuk musim 2020 mendatang. (Mochamad Hary Prasetya)

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Sumber BolaSport
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X