Kompas.com - 30/11/2019, 09:40 WIB
Ekspresi kekecewaan pelatih Arsenal, Unai Emery, setelah kalah dari Manchester City dalam partai Liga Inggris di Emirates Stadium, Minggu (12/8/2018)
GLYN KIRK / AFPEkspresi kekecewaan pelatih Arsenal, Unai Emery, setelah kalah dari Manchester City dalam partai Liga Inggris di Emirates Stadium, Minggu (12/8/2018)
|

KOMPAS.com - Manajer Manchester City, Pep Guardiola, turut bersimpati atas pemecatan Unai Emery dari kursi pelatih Arsenal.

Unai Emery resmi dipecat Arsenal pada Jumat (29/11/2019).

Informasi pemecatan Emery diumumkan Arsenal lewat situs resmi mereka.

"Kami mengumumkan hari ini bahwa keputusan telah diambil untuk mengakhiri kerja sama dengan pelatih kepala kami, Unai Emery, dan tim kepelatihannya," tulis Arsenal dalam rilis resmi mereka.

Baca juga: Jadwal Liga Inggris Malam Ini, Man City dan Liverpool Main

Sebaagai gantinya, Arsenal menunjuk asisten pelatih sekaligus mantan penggawa The Gunners, Freddie Ljungberg, sebagai caretaker atau pelatih sementara.

Pemecatan Emery mengundang reaksi dari beberapa pelatih kondang.

Sebelumnya, juru taktik anyar Tottenham Hotspur, Jose Mourinho, menyatakan rasa simpatinya. Kini giliran arsitek Manchester City, Pep Guardiola, yang melakukan hal serupa.

"Saya sungguh bersimpati untuk dia (Emery). Setiap ada kabar pelatih dipecat, itu bukan kabar yang bagus," kata Guardiola, seperti dikutip dari Mirror, Sabtu (30/11/2019).

Baca juga: Arsenal Resmi Pecat Unai Emery

"Meskipun dipecat, itu tidak mengubah pandangan saya tentang kualitasnya. Dia sangat profesional, dia melakukan pekerjaan yang baik di Spanyol," ucap Guardiola.

Emery pernah membesut klub Spanyol, Sevilla, medio 2013-2016.

Bersama klub Andalusia itu, Emery pernah mempersembahkan hattrick gelar juara Liga Europa (2013-2014, 2014-2015, dan 2015-2016).

"Emery telah meraih tiga gelar Liga Europa beruntun bersama Sevilla. Salah satu pencapaian yang luar biasa. Saya dan dia paham jika segalanya ditentukan oleh hasil (di lapangan)," ucapnya.

Emery mulai menjabat sebagai pelatih Arsenal pada 2018-2019, menggantikan Arsene Wenger yang memutuskan mundur.

Baca juga: Unai Emery Dipecat, Ini Beberapa Kandidat Pelatih Baru Arsenal

Pada tahun pertama masa jabatan, Emery mengantarkan Arsenal finis di peringkat kelima Liga Inggris 2018-2019 dan runner-up Liga Europa.

Memasuki musim keduanya, Emery tidak mampu mengangkat performa Arsenal.

Tujuh pertandingan pamungkas dilalui tanpa kemenangan satu pun.

Terkini, Arsenal kalah 1-2 dari Eintracht Frankfurt di ajang Liga Europa.

Rentetan hasil buruk itu berujung pemecatan terhadap dirinya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Mirror
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Piala Asia Wanita, Timnas Putri Indonesia Waspadai Aroma Amerika di Kubu Filipina

Piala Asia Wanita, Timnas Putri Indonesia Waspadai Aroma Amerika di Kubu Filipina

Liga Indonesia
Prihatin dengan Aubameyang, Adebayor Belum Maafkan Arsenal

Prihatin dengan Aubameyang, Adebayor Belum Maafkan Arsenal

Liga Inggris
Kata Rudy Eka soal Cedera Kiper Timnas Putri Indonesia Fani Supriyanto

Kata Rudy Eka soal Cedera Kiper Timnas Putri Indonesia Fani Supriyanto

Liga Indonesia
Hasil 16 Besar Piala Afrika: Gambia Bikin Kejutan, Kamerun ke Perempat Final

Hasil 16 Besar Piala Afrika: Gambia Bikin Kejutan, Kamerun ke Perempat Final

Internasional
Pratama Arhan Cedera Jelang Lawan Timor Leste, Ini Penjelasan Asisten Pelatih Timnas Indonesia

Pratama Arhan Cedera Jelang Lawan Timor Leste, Ini Penjelasan Asisten Pelatih Timnas Indonesia

Liga Indonesia
Dikalahkan Thailand, Rudy Eka Soroti Permasalahan Besar Timnas Putri Indonesia

Dikalahkan Thailand, Rudy Eka Soroti Permasalahan Besar Timnas Putri Indonesia

Liga Indonesia
IBL 2022, Kata Gunawan soal Jalani Peran Kapten di Amartha Hangtuah

IBL 2022, Kata Gunawan soal Jalani Peran Kapten di Amartha Hangtuah

Sports
Hasil Lengkap Piala Asia Wanita: 4 Tim Tembus Perempat Final, Timnas Putri Indonesia Tumbang

Hasil Lengkap Piala Asia Wanita: 4 Tim Tembus Perempat Final, Timnas Putri Indonesia Tumbang

Liga Indonesia
ONE: Bad Blood - Menanti Comeback “The Terminator” Sunoto

ONE: Bad Blood - Menanti Comeback “The Terminator” Sunoto

Sports
Watford Pecat Claudio Ranieri dari Kursi Kepelatihan

Watford Pecat Claudio Ranieri dari Kursi Kepelatihan

Liga Inggris
Proliga 2022: Hasil dan Klasemen

Proliga 2022: Hasil dan Klasemen

Sports
Chafidz Yusuf Pamit dari PBSI, Greysia Polii dkk Kirim Pesan Menyentuh

Chafidz Yusuf Pamit dari PBSI, Greysia Polii dkk Kirim Pesan Menyentuh

Badminton
Klasemen Grup B Piala Asia Wanita: Australia ke Perempat Final, Indonesia Juru Kunci

Klasemen Grup B Piala Asia Wanita: Australia ke Perempat Final, Indonesia Juru Kunci

Liga Indonesia
Jadwal Timnas Indonesia di Partai Terakhir Piala Asia Wanita 2022

Jadwal Timnas Indonesia di Partai Terakhir Piala Asia Wanita 2022

Liga Indonesia
2 Peninggalan Bersejarah di Rute Perarakan Obor Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022

2 Peninggalan Bersejarah di Rute Perarakan Obor Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.