Mesut Oezil Jadi Kambing Hitam Kekalahan Arsenal di Liga Europa

Kompas.com - 30/11/2019, 03:00 WIB
Ekspresi Mesut Ozil usai dikalahkan Everton pada hari Minggu (7/4/2019) twitterEkspresi Mesut Ozil usai dikalahkan Everton pada hari Minggu (7/4/2019)

KOMPAS.com – Pemain Arsenal, Mesut Oezil, menjadi kambing hitam kekalahan timnya melawan Eintracht Frankfurt di Liga Europa.

Pernyataan tersebut dilontarkan langsung oleh mantan striker Arsenal, John Hartson.

Arsenal memperpanjang puasa kemenangannya setelah takluk dari Eintracht Frankfurt pada matchday kelima Grup F Liga Europa, Kamis (28/11/2019) atau Jumat dini hari WIB.

Bertanding di markas sendiri, Stadion Emirates, Arsenal menyerah 1-2 dari Frankfurt.

Baca juga: Arsenal Vs Eintracht Frankfurt, Respons Emery Sikapi Kekalahan

Usai pertandingan, John Hartson lantas mengkritik gaya main Mesut Oezil yang seakan main setengah hati di bawah asuhan Unai Emery.

Oezil masuk sebagai pemain pengganti pada pertandingan tersebut, menggantikan Gabriel Martinelli pada menit ke-60.

Gelandang asal Jerman itu ditengarai sebagai biang keladi dari gagalnya Arsenal meraih kemenangan pada laga tersebut oleh Hartson.

Menurut Hartson, Oezil dinilai tidak cukup berusaha untuk menutup ruang tembak Daichi Kamada, yang berujung gol kedua Frankfurt.

Baca juga: Arsenal Vs Eintracht Frankfurt, Ini Penyebab Kekalahan The Gunners

"Lihatlah Oezil di sini. Dia seharusnya melemparkan dirinya sendiri (untuk menutup ruang tembak Kamada)," ucap Hartson seperti dikutip BolaSport dari Mirror Football.

"Anda seharusnya melakukan segala hal untuk mencoba menghadang tembakan itu," kata Hartson menambahkan.

The Gunners kehilangan kesempatan untuk memastikan tiket ke fase gugur Liga Europa setelah kalah dari Frankfurt di Emirates.

Kekalahan tersebut juga membuat Arsenal gagal meraih kemenangan di tujuh pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi.

Hasil itu pun membuat pelatih Unai Emery dipecat dari jabatannya pada Jumat sore WIB. 

Baca juga: Arsenal Vs Eintracht Frankfurt, The Gunners Dekati Catatan Buruk 1992

Pierre-Emerick Aubameyang memberi Arsenal keunggulan sebelum paruh waktu dengan mencetak gol di menit akhir babak pertama.

Tetapi dua gol Daichi Kamada membuyarkan keunggulan Arsenal dan membalikkan keadaan menjadi 1-2 pada menit ke-64 yang bertahan hingga pertandingan usai.

Meskipun kalah, Arsenal masih berada di puncak Grup F dengan raihan 10 poin hasil dari tiga kemenangan, sekali imbang dan satu kekalahan.

Hasil pertandingan itu juga memaksa Arsenal harus meraih poin di pertandingan terakhir grup Liga Europa mereka saat bertandang ke markas Standard Liege pada 12 Desember mendatang. (Adi Nugroho)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BolaSport
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X