Pembuktian Indra Sjafri ke Pihak yang Remehkan Timnas U-23 Indonesia

Kompas.com - 29/11/2019, 15:20 WIB
Pelatih tim nasional Indonesia U-23 Indra Sjafri (kanan) memberikan instruksi kepada pemainnya saat bertanding melawan tim nasional Brunei Darussalam U-23 pada pertandingan sepak bola Grup K kualifikasi Piala Asia U-23 AFC 2020 di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, Vietnam, Selasa (26/3/2019). Tim nasional Indonesia U-23 mengalahkan tim nasional Brunei Darussalam U-23 dengan skor 2-1. ANTARA FOTO/R REKOTOMOPelatih tim nasional Indonesia U-23 Indra Sjafri (kanan) memberikan instruksi kepada pemainnya saat bertanding melawan tim nasional Brunei Darussalam U-23 pada pertandingan sepak bola Grup K kualifikasi Piala Asia U-23 AFC 2020 di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, Vietnam, Selasa (26/3/2019). Tim nasional Indonesia U-23 mengalahkan tim nasional Brunei Darussalam U-23 dengan skor 2-1.
Penulis Alsadad Rudi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Timnas sepak bola putra Indonesia di SEA Games 2019 mengawali start dengan manis di dua laga awal babak penyisihan grup B.

Tim asuhan Indra Sjafri berhasil meraih dua kemenangan dalam dua laga.

Timnas Indonesia menang 2-0 atas Thailand pada Selasa (26/11/2019), dan kembali menang dengan skor yang sama atas Singapura, Kamis (28/11/2019).

Kemenangan tersebut bukan kemenangan biasa. Sebab didapat atas Thailand dan Singapura, lawan-lawan yang sebelumnya sempat diprediksi menjadi batu sandungan skuad Garuda Muda.

Tak cuma itu, kemenangan atas Thailand dan Singapura bisa jadi pembuktian Indra Sjafri pada pihak-pihak yang sebelumnya meremehkan timnya.

Sebelum dimulainya turnamen, skuad Indra Sjafri memang dipandang sebelah mata oleh beberapa pihak.

Salah satu orang yang diketahui meremehkan timnas Indonesia di SEA Games adalah bek timnas Singapura, Jordan Vestering.

Baca juga: Indonesia Diremehkan di SEA Games, Indra Sjafri: Jangan Takabur!

Namun, ia sebenarnya tak mengucapkannya secara gamblang.

Sebelum SEA Games 2019, timnas Singapura sedang mengadakan pelatihan di Jepang. Menurut Vestering, pelatihan yang dilakukan timnya di Jepang bermanfaat untuk persiapan memghadapi SEA Games.

Ia kemudian menyebut ada dua tim yang diwaspadai oleh Singapura. Namun, Vestering tak sama sekali menyebut Indonesia. Ia hanya menyebut nama Vietnam dan Thailand.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya