Arsenal Vs Eintracht Frankfurt, The Gunners Dekati Catatan Buruk 1992

Kompas.com - 29/11/2019, 07:20 WIB
Striker Arsenal Pierre-Emerick Aubameyang (kanan) mencetak gol pertama timnya dalam pertandingan Grup F Liga Europa antara Arsenal vs Eintracht Frankfurt di Stadion Emirates di London pada 28 November 2019. AFP/DANIEL LEAL-OLIVASStriker Arsenal Pierre-Emerick Aubameyang (kanan) mencetak gol pertama timnya dalam pertandingan Grup F Liga Europa antara Arsenal vs Eintracht Frankfurt di Stadion Emirates di London pada 28 November 2019.
|

KOMPAS.com -  Arsenal memperpanjang catatan tanpa kemenangan mereka setelah takluk dari Eintracht Frankfurt di ajang Liga Europa tadi malam.

Arsenal kembali menelan hasil negatif saat menjamu Eintracht Frankfurt pada matchday kelima Grup F Liga Europa 2019-2020, Kamis (28/11/2019) atau Jumat dini hari WIB.

Dalam laga Arsenal vs Frankfurt yang berlangsung di Stadion Emirates itu, The Gunners takluk 1-2 dari tamunya.

Arsenal sempat membuka asa ketika Pierre-Emerick Aubameyang mencetak gol pembuka pada masa injury time babak pertama.

Baca juga: Arsenal Vs Eintracht Frankfurt, Kalah, The Gunners Belum Lolos

Namun, keunggulan itu tidak mampu dijaga oleh tim Meriam London.

Pada babak kedua, Arsenal sebenarnya masih mendominasi jalannya laga.

Namun, lini belakang mereka sangat keropos sehingga banyak sekali pemain Frankfurt yang bisa "menari-nari" di sekitaran kotak penalti Arsenal.

Alhasil, gawang Arsenal yang saat itu dijaga kiper nomor dua, Emiliano Martinez, jebol dua kali dalam tempo kurang dari 10 menit.

Pelakunya adalah Daichi Kamada. Gelandang asal Jepang itu dua kali mencundangi Martinez pada menit ke-55 dan 64'.

Tertinggal dua gol, para pemain Arsenal mencoba membalas.

Baca juga: Hasil Liga Europa, Man United dan Arsenal Telan Kekalahan

Namun, serangan mereka tidak ada yang membuahkan hasil hingga wasit Ruddy Buquet meniupkan peluit panjang tanda pertandingan berakhir.

Dengan kekalahan ini, Arsenal memperpanjang catatan tidak pernah menang mereka menjadi tujuh pertandingan di seluruh kompetisi. 

Rinciannya adalah empat kali imbang dan tiga kali kalah.

"Torehan" tersebut mendekati catatan buruk mereka pada 1992.

Arsenal, yang saat itu diarsiteki George Graham, tidak pernah menang dalam delapan pertandingan.

Baca juga: Jawaban Nuno Espirito soal Rumor Akan Gantikan Emery di Arsenal

Bukan hanya itu, kekalahan ini juga membuat Arsenal menunda kelolosan mereka ke fase knock-out Liga Europa.

Arsenal saat ini masih berada di puncak klasemen Grup F dengan 10 poin dari lima pertandingan.

Posisi mereka belum aman karena hanya unggul satu angka dari Frankfurt di peringkat kedua, dan tiga poin dari Standard Liege di peringkat ketiga.

Artinya, Arsenal bersama Frankfurt dan Standard Liege akan memperebutkan tiket ke babak 32 besar pada laga pamungkas grup.



Sumber GOAL,Squawka
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X