Valentino Rossi Masih Minta Lebih dari Yamaha

Kompas.com - 28/11/2019, 19:00 WIB
Valentino Rossi menjalani sesi latihan bebas MotoGP Australia 2019 di Sirkuit Phillip Island, 27 Oktober 2019. AFP/WILLIAM WESTValentino Rossi menjalani sesi latihan bebas MotoGP Australia 2019 di Sirkuit Phillip Island, 27 Oktober 2019.

KOMPAS.com - Pebalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, ingin timnya terus berbenah menjelang bergulirnya MotoGP 2020.

Hal itu ia katakan setelah menjalani post-season test MotoGP 2019 di Sirkuit Jerez, Spanyol, pada 25-26 November lalu.

Kecepatan motor, kata Rossi, adalah hal yang paling penting untuk dibenahi Yamaha.

"Mesin dalam kondisi bagus, tetapi jarak dalam top speed masih besar," ucap pebalap berjulukan The Doctor itu, dilansir Crash, Kamis (27/11/2019).

Baca juga: Marc Marquez Dijadwalkan Naik Meja Operasi Jelang MotoGP 2020

"Karena jika Anda memiliki kecepatan 10km/jam, lalu menurun 9 km/jam di jalan lurus, ini akan menjadi masalah yang besar," tutur Rossi.

Selain itu, ia juga ingin Yamaha tidak terlalu boros dalam penggunaan ban.

"Saat balapan, motor tim lain tidak terlalu menghabiskan usia ban sehingga mereka bisa terus di depan kami," ujar Rossi.

"Kami berharap bisa membuat kemajuan di Sepang nanti," ucapnya, sambil merujuk lokasi digelarnya tes pramusim MotoGP 2020 nanti.

Lebih lanjut, Rossi ingin Yamaha tidak ingin ketinggalan dari tim pabrikan lainnya, terutama Ducati dan Honda.

"Kami merasakan sesuatu yang positif, tetapi masih membutuhkan lebih," ujar pebalap asli Italia itu.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Crash
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X