Enrique Sebut Mantan Asisten Timnas Spanyol Pengkhianat

Kompas.com - 28/11/2019, 16:00 WIB
Pelatih Luis Enrique meninggalkan lapangan Stadion Mestalla seusai laga Spanyol vs Norwegia pada babak kualifikasi Piala Eropa 2020, 23 Maret 2019. AFP/JOSE JORDANPelatih Luis Enrique meninggalkan lapangan Stadion Mestalla seusai laga Spanyol vs Norwegia pada babak kualifikasi Piala Eropa 2020, 23 Maret 2019.

KOMPAS.com - Pelatih timnas Spanyol, Luis Enrique, menilai mantan asistennya, Robert Moreno, sebagai seorang pengkhianat.

Hal itu diungkapkan Enrique dalam konfrensi pers pertamanya setelah kembali menjadi pelatih timnas Spanyol, Rabu (27/11/2019).

Dalam konfrensi pers itu, Enrique memastikan tidak menyertakan Moreno sebagai asistennya.

"Orang yang paling bertanggung jawab soal Moreno tidak lagi menjadi asisten adalah saya," kata Enrique dikutip dari CGTN.

"Kami pernah beradu argumen pada September lalu. Dia terlihat sangat menginginkan jabatan pelatih timnas Spanyol," ujar Enrique menambahkan.

Keputusan Enrique kali ini terbilang sangat mengejutkan. Pasalnya, Moreno adalah orang yang menggantikan Enrique ketika mengundurkan diri pada Agustus 2019.

Tidak hanya itu, Enrique dan Moreno adalah rekan kerja lama. Keduanya pernah bekerja sama sebagai pelatih dan asisten di Barcelona, Celta Vigo dan AS Roma, hingga akhirnya di timnas Spanyol.

Baca juga: Sosok di Balik Kembalinya Luis Enrique ke Timnas Spanyol

Terkait dengan keputusannya, Enrique mengaku kecewa dengan sikap Moreno yang terlalu ambisius dan tidak punya empati.

Enrique menyebut Moreno telah mengkhianati dirinya karena punya niat mengambil alih jabatan pelatih timnas Spanyol.

"Saya tahu dia sangat antusias menjadi pelatih. Saya mengerti, menjadi pelatih adalah impiannya,"kata Enrique.

"Tapi, saya juga tahu dia adalah pengkhianat. Saya tidak ingin orang seperti itu berada di jajaran pelatih,"ujar Enrique menambahkan.

Pernyataan Enrique kali ini bertolak belakang dengan apa yang dikatakan Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF), Lubis Rubiales.

Baca juga: Ramos Berpotensi Cetak Semua Rekor di Timnas Spanyol dan Real Madrid

Menurut Lubis, keputusan RFEF memanggil kembali Enrique adalah karena ada persetujuan dari Moreno.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Moreno setelah Enrique kembali ke timnas Spanyol.

Pada laga terakhirnya, Moreno tidak hadir dalam konfrensi pers seusai laga. Moreno dikabarkan memilih berpamitan dengan Sergio Ramos dkk meski kembalinya Enrique belum diumumkan.

Hal itu, terjadi pada laga terakhir Grup F Kualifikasi Piala Eropa 2020 saat Spanyol mengalahkan Rumania 5-0, Senin (18/11/2019).



Sumber CGTN News
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X