Apresiasi Stafsus Presiden Jokowi soal Piala Presiden Bola Basket 2019

Kompas.com - 28/11/2019, 05:45 WIB
Pendiri Amartha Mikro Fintek, Andi Taufan Garuda Putra (kanan) saat menyaksikan laga final Piala Presiden Bola Basket 2019 bersama putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming, dan cucunya, Jan Ethes, di GOR Sritex Arena, Solo, Jawa Tengah, Minggu (24/11/2019). Dok. Amartha HangTuahPendiri Amartha Mikro Fintek, Andi Taufan Garuda Putra (kanan) saat menyaksikan laga final Piala Presiden Bola Basket 2019 bersama putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming, dan cucunya, Jan Ethes, di GOR Sritex Arena, Solo, Jawa Tengah, Minggu (24/11/2019).

KOMPAS.com - Pendiri Amartha Mikro Fintek yang kini juga menjabat sebagai Staf Khusus Presiden Joko Widodo, Andi Taufan Garuda Putra, mengapresiasi penyelenggaraan Piala Presiden Bola Basket 2019.

Menurut pria 32 tahun kelahiran Bogor, Jawa Barat itu, penyelenggaraan Piala Presiden Bola Basket edisi perdana berjalan menarik.

Partai finalnya sendiri mempertemukan Amartha Hangtuah, yang disponsori oleh Amartha Mikro Fintek, dengan klub Satria Muda Pertamina.

Satria Muda akhirnya keluar sebagai juara setelah meraih kemenangan dengan kedudukan 51-43.

Baca juga: Jan Ethes dan Gibran Curi Perhatian di Final Piala Presiden Basket

"Penyelenggaraan Piala Presiden Bola Basket tergolong heboh dan menarik. Saya melihat juga ada antusiasme yang tinggi dari turnamen ini," ucap Andi Taufan pada Selasa (26/11/2019).

"Panitia telah mengorganisasi turnamen dengan sangat baik. Saya sangat mengapresiasi penyelenggaraan Piala Presiden Bola Basket," tutur dia.

Selain itu, Andi Taufan turut memuji transparansi penggunaan dana dalam Piala Presiden Bola Basket yang diaudit oleh PricewaterhouseCoopers (PWC).

Dengan adanya pantauan dari PWC, Piala Presiden Bola Basket menjadi ajang yang kredibel dan transparan.

"Adanya audit dari PWC bisa menjadi contoh positif dalam menyelenggarakan sebuah kegiatan olahraga," kata Andi Taufan.

Baca juga: Hadiah Cair Lebih Cepat, Satria Muda dan Hangtuah Apresiasi Panitia Piala Presiden Basket 2019

Meski demikian, Andi Taufan juga memberikan kritik dan saran terhadap penyelenggaraan Piala Presiden Bola Basket 2019, terutama soal aturan "game clock bersih".

Aturan itu diberlakukan karena mengikuti aturan jam tayang televisi, sehingga pertandingan pun berjalan lebih singkat.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terpopuler

komentar di artikel lainnya
Close Ads X