#SEAGames2019fail, dari Kritik Netizen, Minta Maaf, hingga Janji Lebih Baik

Kompas.com - 26/11/2019, 13:58 WIB
Logo SEA Games 2019 di Filipina. Philippine Sports CommissionLogo SEA Games 2019 di Filipina.

KOMPAS.com - Kekacauan dalam penyelengaraan SEA Games 2019 Filipina membuat warganet membuat tanda pagar (tagar) #SEAGames2019fail di Twitter.

Terpantau hingga berita ini ditulis, Selasa (26/11/2019) pukul 12.45 WIB, sudah ada sekitar 26.100 kicauan yang menyertakan tagar #SEAGames2019fail.

Saking banyaknya tweet tersebut, tagar #SEAGames2019fail menjadi trending topic nomor dua di Twitter.

Tagar tersebut mengacu kepada ketidaksiapan Filipina sebagai tuan rumah pesta olahraga multievent dua tahunan antarnegara ASEAN itu.

Dari cuitan @wayne_yanto, terlihat bahwa tempat konferensi pers tidak representatif.

Baca juga: Jelang Lawan Indonesia, Pelatih Thailand Keluhkan Layanan SEA Games 2019

Akun @Brxllex11 bahkan mengkritik ketidakseriusan pemerintah Filipina dalam menyelenggarakan SEA Games 2019.

Kekacauan tersebut pun dirasakan oleh beberapa negara peserta seperti tim sepak bola dari Timor Leste, Kamboja, Myanmar, dan Thailand.

Seperti yang dilansir Fox Sport Asia, skuad timnas U-23 Timor Leste harus menunggu sekitar tiga jam di bandara seusai tiba di Manila.

Mereka kemudian dijemput oleh bus untuk diantar ke hotel.

Namun ternyata, skuad Timor Leste tiba di hotel yang salah.

Permasalahan akomodasi juga dirasakan oleh kontingen dari Kamboja.

Lebih parah lagi, timnas Kamboja harus tidur di atas karpet karena kamar hotel mereka belum disiapkan oleh penyelenggara.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya