Gara-gara "Sarriball", Maurizio Sarri Dicap sebagai Anggota Taliban

Kompas.com - 26/11/2019, 13:00 WIB
Pelatih Juventus, Maurizio Sarri, saat mendampingi timnya pada laga International Champions Cup (ICC) 2019 melawan Atletico Madrid, di Swedia, 10 Agustus 2019. AFP/JONATHAN NACKSTRANDPelatih Juventus, Maurizio Sarri, saat mendampingi timnya pada laga International Champions Cup (ICC) 2019 melawan Atletico Madrid, di Swedia, 10 Agustus 2019.
|

KOMPAS.com - Pelatih Juventus, Maurizio Sarri, belum bisa lepas dari kritik. Kritik itu mengarah kepada strategi yang diterapkan sang pelatih di Juventus.

Ya, Sarri masih mencoba memakai gaya "Sarriball" yang pernah diusungnya saat membesut Napoli medio 2015-2018.

Gaya Sarriball ini memainkan sepak bola menyerang dengan pergerakan bola yang cepat dari kaki ke kaki.

Saat itu strateginya cukup sukses. Meski belum melahirkan trofi juara, setidaknya Napoli menjadi pesaing kuat Juventus.

Baca juga: Juventus Vs Atletico, Sarri Sebut Relasi dengan Ronaldo Baik-baik Saja

Namun, taktik itu seperti tidak berjalan sempurna di Juventus.

Perlu penyesuaian dari pemain-pemain macam Paulo Dybala, Gonzalo Higuain, hingga Cristiano Ronaldo, untuk mencerna taktik Sarriball.

Pasalnya, beberapa pemain di atas masih terbawa gaya permainan Juventus dari pelatih-pelatih sebelumnya yang cenderung memainkan sepak bola pragmatis.

Sarri pernah mengakui bahwa dirinya akan mengurangi penggunaan taktik Sarriball karena karakteristik para pemain Juventus dinilai tidak cocok.

Namun, kritik terus datang dan membuat juru taktik asal Italia itu kesal.

Baca juga: 5 Fakta Jelang Juventus Vs Atletico, Panggung Cristiano Ronaldo

Bahkan, menurut pengakuannya, Sarri dicap sebagai anggota Taliban.

"Saya dianggap seperti Taliban karena saya selalu ingin memainkan (gaya) sepak bola saya," kata Sarri, seperti dikutip dari laman Goal, Selasa (26/11/2019).

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X