Ucapkan Salam Nazi, Van Basten Dihukum Televisi Belanda

Kompas.com - 26/11/2019, 11:20 WIB
Legenda sepak bola Belanda, Marco van Basten, menyaksikan laga kualifikasi Piala Eropa 2016 antara Belanda dan Islandia di Stadion Arena, Amsterdam, 3 September 2015. JOHN THYS/AFPLegenda sepak bola Belanda, Marco van Basten, menyaksikan laga kualifikasi Piala Eropa 2016 antara Belanda dan Islandia di Stadion Arena, Amsterdam, 3 September 2015.

KOMPAS.com - Legenda AC Milan, Marco van Basten, dihukum larangan siaran selama sepekan oleh FOX Sports Belanda karena mengucapkan salam Nazi.

Kesalahan Van Basten ini dilakukan saat dirinya menjadi analis laga pekan ke-14 Liga Belanda antara Ajax Amsterdam vs Heracles, Minggu (24/11/2019).

Saat itu, Van Basten sedang mewawancarai pelatih Heracles yang berasal dari Jerman, Frank Wormouth.

Ketika sedang wawancara, Van Basten mengucapkan kata "Seig Heil" yang berarti salam kemenangan.

"Seig Hell" adalah salam yang kerap digunakan oleh rezim Nazi saat Perang Dunia II dan sudah dilarang digunakan di Eropa.

Baca juga: Legenda Belanda Yakin De Ligt Menyesal Tak Pilih Barcelona

Pernyataan Van Basten itu sontak mengejutkan banyak pihak. Mirisnya, kesalahan Van Basten itu dilakukan ketika sepak bola Belanda sedang diterpa isu rasialis.

Atas tindakan itu, Van Basten dihukum tidak siaran selama satu pekan dan gajinya dipotong untuk disumbangkan ke kegiatan amal.

Dalam pengumuman hukuman itu, FOX Sports menyesalkan tindakan yang dilakukan Van Basten.

"Van Basten telah melakukan kesalahan fatal akhir pekan lalu. Dia membuat guyonan yang salah pada waktu yang tidak tepat. Kami memutuskan untuk sementara tidak menggunakan jasa Van Basten," tulis FOX Sports dikutip dari situs web RTE.

"Van Basten tidak ingin menyakiti siapa pun. Gaji Van Basten akan disumbangkan ke Institut Dokumentasi Perang Belanda (NIOD), untuk mempromosikan kesadaran dan pengetahuan tentang sejarah Perang Dunia II," tulis FOX Sports.

Baca juga: Hasil Kualifikasi Euro 2020, Belanda Temani Jerman ke Putaran Final

Di sisi lain, Van Basten tidak mengelak telah melakukan kesalahan. Van Basten kemudian langsung meminta maaf yang ditujukan kepada siapa pun yang tersinggung atas guyonannya.

"Saya tidak berniat untuk membuat semua orang terkejut. Saya hanya ingin berkomentar dalam bahasa Jerman saat itu. Saya memang salah dan itu adalah lelucon yang keliru," ujar Van Basten dikutip dari situs web Marca.

Pada laga Ajax vs Heracles, para pemain sempat berhenti bermain selama satu menit setelah wasit meniup peluit sepak mula. Hal itu sengaja dilakukan oleh kedua tim sebagai bentuk perlawanan atas isu rasial yang kini sedang terjadi di sepak bola Belanda.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X