Usai Rumor Pemecatan Marco Silva, Nama David Moyes Kembali Disebut

Kompas.com - 25/11/2019, 11:00 WIB
David Moyes kala masih melatih Everton sejak musim 2001/2002 hingga 2012/2013 AFP/LINDSEY PARNABYDavid Moyes kala masih melatih Everton sejak musim 2001/2002 hingga 2012/2013

KOMPAS.com - Nama David Moyes kembali disebut-sebut publik Merseyside biru bersamaan dengan rumor pemecatan Marco Silva dari kursi pelatih Everton.

Rumor tersebut muncul selepas kekalahan Everton dari Norwich di Goodison Park pada matchday ke-13 Liga Inggris, Sabtu (23/11/2019).

Nyanyian dari suporter Everton yang mengisyaratkan pihak klub untuk memecat Marco Silva, mewarnai kekalahan tersebut.

Aksi itu dinilai sebagai bentuk kemarahan supoter Everton atas hasil buruk yang menimpa tim kesayangannya.

Pasalnya, kekalahan tersebut mengakibatkan Everton semakin terpuruk di posisi klasemen Liga Premier, kasta tertinggi Liga Inggris.

Baca juga: Ada 3 Laga Liga Inggris di London pada Hari yang Sama, Bagaimana Izin Polisinya?

Saat ini, tim berjulukan the Toffees itu berada di posisi ke-15 klasemen, yang hanya terpaut empat poin dari tim penghuni zona degradasi. 

Seperti dilansir dari Mirror, pemilik klub Farhad Moshiri bersama Ketua Dewan klub Bill Kenwright bertemu dengan para suporter yang menyampaikan keluhannya atas performa Silva di kursi kepelatihan Everton, selepas kekalahan kontra Norwich.

Pasca-pertemuan dengan suporter, Moshiri yang awalnya ingin mempertahankan Silva hingga laga kontra Leicester di matchday 14 Liga Inggris, mulai berubah pikiran.

Dirinya melihat bahwa mayoritas suporter sudah meminta Silva untuk segera dipecat.

Di tengah situasi tersebut, nama David Moyes kembali muncul sebagai kandidat utama pengganti Marco Silva di kursi kepelatihan Everton.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Mirror
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X