Alasan Orang Terkaya Inggris Tak Mau Beli Man United

Kompas.com - 25/11/2019, 10:20 WIB
Jesse Lingard, Paul Pogba, dan Angel Gomes tampak kecewa dengan kekalahan timnya pada laga Manchester United vs Cardiff City di Stadion Old Trafford, 12 Mei 2019. AFP/OLI SCARFFJesse Lingard, Paul Pogba, dan Angel Gomes tampak kecewa dengan kekalahan timnya pada laga Manchester United vs Cardiff City di Stadion Old Trafford, 12 Mei 2019.

KOMPAS.com - Orang terkaya di Inggris, Sir Jim Ratcliffe, mengaku tidak mau mengakuisisi Manchester United saat ini.

Tren buruk Man United sejak ditinggal Sir Alex Ferguson menjadi alasan Ratcliffe.

Dikutip dari Mirror, kekayaan Ratcliffe ditaksir mencapai 20 miliar pounds atau setara Rp 362,4 triliun.

Ratcliffe dikabarkan tertarik berinvestasi di sepak bola Inggris setelah baru saja membeli tim asal Perancis, OGC Nice, Agustus lalu.

Beberapa tim Inggris sempat dikaitkan dengan Ratcliffe seperti Chelsea, Newcastle United, Leeds United, dan termasuk juga Man United.

Baca juga: Isu Pochettino Latih Man United, Solskjaer Dapat Satu Dukungan

Dari keempat tim tersebut, Ratcliffe berkomentar soal Man United kepada media. Ratcliffe menilai Man United sedang tidak bagus saat ini baik itu di dalam maupun luar lapangan.

Untuk itu, Ratcliffe tidak mau berjudi dengan mengeluarkan banyak uang membeli Man United.

"Kami tidak akan membeli Man United saat ini karena tidak bagus untuk bisnis," kata Ratcliffe dikutip dari Fox Sports.

"Man United tidak bisa memilih pelatih atau pemain yang bagus saat ini. Mereka telah menyianyiakan banyak uang saat transfer pemain. Salah satunya adalah ketika membeli Fred," ujar Ratcliffe menambahkan.

Lebih lanjut, Ratcliffe menilai Man United masih kesulitan keluar dari bayang-bayang Sir Alex Ferguson.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X