Sempat Ditahan Polisi Malaysia, 2 Suporter Indonesia Resmi Dibebaskan

Kompas.com - 25/11/2019, 05:00 WIB
Suporter Indonesia memberikan dukungan kepada timnas U-22 yang bertanding melawan Filipina pada babak penyisihan Grup B SEA Games XXIX di Stadion Shah Alam, Selangor, Malaysia, Kamis (17/8/2017). Indonesia menang atas Filipina dengan skor 3-0. ANTARA FOTO / WAHYU PUTRO ASuporter Indonesia memberikan dukungan kepada timnas U-22 yang bertanding melawan Filipina pada babak penyisihan Grup B SEA Games XXIX di Stadion Shah Alam, Selangor, Malaysia, Kamis (17/8/2017). Indonesia menang atas Filipina dengan skor 3-0.

KOMPAS.com - Dua dari tiga suporter Indonesia resmi dibebaskan setelah sempat ditahan oleh Polis Diraja Malaysia (PDRM).

Dua suporter Indonesia itu adalah Iyan Prada Wibowo dan Rifki Choirudin.

Keduanya telah dibebaskan oleh PDRM pada Minggu (24/11/2019).

Kabar dibebaskannya dua dari suporter yang ditangkap oleh pihak kepolisian Malaysia tersebut pertama kali diunggah oleh akun instagram resmi Aliansi Suporter Indonesia Malaysia (ASIM).

Baca juga: 3 Respons Menpora Malaysia atas Video Pemukulan Suporter Indonesia

Dalam unggahan video tersebut terlihat Iyan Prada Wibowo dan Rifki Choirudin keluar dari gedung kepolisian Malaysia menumpang mobil sedan hitam.

Saat keluar gerbang kantor kepolisian, keduanya membuka jendela dan menunjukkan gestur terima kasih atas apa yang telah dilakukan oleh berbagai pihak untuk membebaskan mereka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam unggahan video tersebut, ASIM juga menerangkan bahwa kedua suporter tersebut berhasil bebas dengan jaminan.

Setelah terbebas dari segala tuduhan yang ada, keduanya bisa pulang ke Tanah Air kapan saja.

Baca juga: FAM Sempat Berencana Larang Suporter Indonesia Datang ke Malaysia, tetapi...

Tak lupa ASIM berterima kasih kepada pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia yang ada di Kuala Lumpur atas bantuan untuk membebaskan kedua suporter tersebut.

Namun, hingga berita ini diturunkan, belum diketahui bagaimana dengan nasib satu orang suporter lain yang ikut ditahan atas nama, Andreas Setiawan.

Sebelumnya, ketiga suporter Indonesia itu ditangkap atas dugaan melakukan ancaman teror bom yang diunggah di media sosial.

Baca juga: Menpora Malaysia Minta Maaf soal Kasus Penganiayaan Suporter Indonesia

Ditahannya ketiga orang suporter Indonesia tersebut adalah buntut dari pertandingan antara Malaysia menghadapi Indonesia pada Selasa (19/11/2019).

Dalam pertandingan tersebut, skuad Garuda kalah dari tuan rumah dengan skor 0-2.

Pascalaga, muncul berbagai insiden yang melibatkan kedua kelompok suporter tim yang bertanding hingga pemerintah pun akhirnya turun tangan. (Nezatullah Wachid Dewantara). 



Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.