FAM Sempat Berencana Larang Suporter Indonesia Datang ke Malaysia, tetapi...

Kompas.com - 24/11/2019, 05:00 WIB
Aksi suporter Indonesia dalam mendukung Timnas U-16 Indonesia di Piala Asia U-16 2018 saat menghadapi Vietnam di Stadion Bukit Jalil, 24 September 2018. AFC/ADAM AIDILAksi suporter Indonesia dalam mendukung Timnas U-16 Indonesia di Piala Asia U-16 2018 saat menghadapi Vietnam di Stadion Bukit Jalil, 24 September 2018.

KOMPAS.com - Federasi Sepak Bola Malaysia ( FAM) sempat akan melarang supoter Indonesia datang ke Stadion Nasional Bukit Jalil.

Akan tetapi, rencana tersebut langsung ditentang oleh induk sepak bola dunia atau FIFA.

Laga yang mempertemukan Malaysia Indonesia selalu berlangsung panas.

Gesekan tidak hanya terjadi di dalam arena pertandingan, namun juga menjalar hingga luar stadion.

Terkini, laga Malaysia vs Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Nasional Bukit Jalil, Selasa (19/11/2019), menjadi sorotan.

Baca juga: Simpang Siur Pengeroyokan dan Penangkapan Suporter Indonesia di Malaysia

Sesaat setelah laga yang dimenangi Malaysia dengan skor 2-0 itu, muncul video penganiayaan terhadap sejumlah suporter Indonesia.

Penganiayaan itu diduga dilakukan oleh suporter tuan rumah.

Meski belum diketahui secara pasti kebenaran kabar dan video tersebut, Menteri Olahraga Malaysia, Syed Saddiq, telah membantah.

Menurutnya, tak ada kekerasan yang terjadi terhadap pendukung Indonesia seperti yang tampak pada video tersebut.

Saddiq juga meminta orang yang merasa menjadi korban kekerasan segera membuat laporan ke pihak yang berwajib untuk selanjutnya dilakukan penyelidikan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BolaSport
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X