Mourinho Ingin Budaya Menang Tertanam di Tottenham Hotspur

Kompas.com - 21/11/2019, 09:20 WIB
Harry Kane dkk merayakan gol Christian Eriksen dalam laga Arsenal vs Tottenham Hotspur di Stadion Emirates, 1 September 2019. AFP/IAN KINGTONHarry Kane dkk merayakan gol Christian Eriksen dalam laga Arsenal vs Tottenham Hotspur di Stadion Emirates, 1 September 2019.


KOMPAS.com - Setelah hampir satu tahun berstatus tanpa klub, Jose Mourinho kembali merumput bersama klub barunya.

Mantan pelatih Manchester United tersebut kembali ke London untuk melatih klub Tottenham Hotspur hingga akhir musim 2022-2023.

Setelah memecat Mauricio Pochettino, Tottenham memutuskan menunjuk Mourinho yang selalu ada sebagai kandidat pelatih klub-klub besar.

Saat ini, Mourino mengambil alih klub di mana memenangkan Liga Inggris dan Liga Champion akan dipandang sebagi suatu kesuksesan.

Mourinho menyatakan bahwa dia butuh klub yang bermain untuk meraih kemenangan dan sejalan dengan konsepnya saat melatih sebuah klub.

Baca juga: Jelang Man City Vs Chelsea, Ederson Sudah Kembali Berlatih Normal

"Saya tahu apa yang saya mau dan saya tahu apa yang saya tidak mau lakukan," ucap Mourinho dikutip dari Marca.

"Saya butuh klub yang bermain untuk kemenangan. Itu sesuai dengan sifat saya saat melatih sebuah klub," lanjutnya.

Mourinho langsung memiliki segudang tugas yang menanti saat menjadi pelatih Tottenham.

Dia berencana untuk membawa Tottenham ke posisi lebih baik di klasemen sementara Liga Inggris.

Saat ini, Tottenham berada di posisi ke-14 klasemen sementara Liga Inggris.

Tottenham belum pernah meraih trofi lagi setelah terakhir meraih trofi League Cup di tahun 2008 bersama Juande Ramos.

Baca juga: Rela Dipotong Gaji demi Sang Anak Ingin Jadi "The Next" Liliyana Natsir

Bahkan saat bersama Maurico Pochettino, Tottenham belum pernah menyentuh trofi meskipun sempat masuk ke final Liga Champion dan menjadikan mereka sebagai salah satu tim terbaik di Inggris.

Tugas Mourinho saat ini untuk membantu Tottenham keluar dari krisis dan menempatkan klub tersebut di peringkat yang lebih baik.

Mourinho sukses membawa FC Porto meraih trofi Liga Champion di 2004 dan Inter Milan di 2010.

Dia juga sukses memenangi La Liga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol saat bersama Real Madrid.

Bersama Chelsea, dia meraih trofi Liga Inggris tahun 2005, 2006, dan 2015.

Sementara itu, saat melatih Manchester United, Mourinho berhasil membawa anak asuhnya meraih trofi Liga Inggris dan Piala Liga Eropa.

 



Sumber Marca
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X