Misi Mustahil Jose Mourinho Setelah Menjadi Pelatih Tottenham Hotspur

Kompas.com - 21/11/2019, 07:40 WIB
Jose Mourinho (kiri) dan Mauricio Pochettino (kanan) dalam pertandingan Liga Primer Inggris (28/10/2017) twitterJose Mourinho (kiri) dan Mauricio Pochettino (kanan) dalam pertandingan Liga Primer Inggris (28/10/2017)
|

KOMPAS.com – Usai ditunjuk menjadi pelatih Tottenham Hotspur, Jose Mourinho harus dihadapkan pada misi mustahil yakni mendapat tiket ke Liga Champions.

Tottenham Hotspur resmi menunjuk dan Jose Mourinho sebagai pelatih dengan durasi kontrak hingga akhir musim 2022-2023.

Peresmian Jose Mourinho sebagai nakhoda baru Tottenham diumumkan pada Rabu (20/11/2019) atau beberapa jam setelah Pochettino dipecat.

Jose Mourinho diharapkan bisa mengubah pencapaian hasil Tottenham Hotspur musim ini, terutama di kompetisi domestik.

Baca juga: Fakta di Balik Pemecatan Pochettino dari Tottenham Hotspur

Kendati masih lumayan di Liga Champions dengan berada di posisi ke-2 klasemen Grup B, Tottenham Hotspur sudah tersingkir di babak ketiga Piala Liga dan babak belur di Premier League.

Di Liga Inggris, Spurs terpuruk di posisi ke-14 klasemen dengan hanya meraih 14 poin dari kemungkinan maksimal 36 dalam 12 laga pertama.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tottenham Hotspur selalu lolos ke Liga Champions dengan finis di 4 besar klasemen Premier League sejak 2015-2016.

Akan tetapi, streak itu sekarang sangat terancam terputus melihat pencapaian Tottenham sejauh ini.

Baca juga: Jadi Pelatih Tottenham, Jose Mourinho Ingkar Janji

Seperti dikutip Bolasport dari Opta, belum pernah ada tim yang bisa finis di 4 besar klasemen Premier League jika perolehan poinnya setelah 12 laga pertama seburuk Spurs.

Artinya Jose Mourinho mengemban misi mustahil membawa Tottenham Hotspur jadi tim pertama yang bisa lolos ke Liga Champions setelah mengalami start yang sedemikian jelek di Liga Inggris.

Di era Premier League sejak divisi utama Liga Inggris diikuti 20 tim pada musim 1995-1996, rata-rata poin yang dibutuhkan untuk finis di 4 besar adalah 69 poin.

Karena Tottenham Hotspur baru mengoleksi 14 poin saat dilatih Mauricio Pochettino, Mourinho harus bisa membawa The Lilywhites meraih minimal 55 poin.

Baca juga: Tottenham, Klub yang Paling Sering Dikalahkan Jose Mourinho

Kompetisi Liga Inggris musim ini masih menyisakan 26 pertandingan sampai 17 Mei 2020.

Dalam periode itu, 55 poin yang dibutuhkan Tottenham Hotspur bisa didapatkan dengan meraih minimal 15 kemenangan, 10 hasil seri, dan sekali kalah.

Semakin banyak jumlah kemenangan yang didapatkan Mourinho, semakin banyak pula toleransi hasil seri atau kekalahan yang bisa diperoleh Spurs.

Artinya perolehan 55 poin dalam 26 partai berarti rata-rata 2,11 poin per pertandingan.

Baca juga: Mourinho Datang, Tottenham Tuntaskan Puasa Gelar?

Menurut Transfermarkt, Mourinho pernah mencapai rata-rata raihan poin per partai yang lebih tinggi dari 2,11.

Tetapi, itu terjadi saat dia menangani FC Porto (2,17), Chelsea (2,23), Inter Milan (2,12), dan Real Madrid (2,30).

Namun ketika bergabung dengan dua klubnya terakhir yakni saat kembali ke Chelsea dan bergabung bersama Manchester United, rataan poin Mou tidak sampai 2,11 per pertandingan. (Dwi Widijatmiko)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rasa Syukur Fajar Alfian Bantu Indonesia Juara Piala Thomas

Rasa Syukur Fajar Alfian Bantu Indonesia Juara Piala Thomas

Badminton
Marko Simic Melempem Lawan Arema FC, Angelo Alessio Pasang Badan

Marko Simic Melempem Lawan Arema FC, Angelo Alessio Pasang Badan

Liga Indonesia
Equestrian Solidarity Challenge, Upaya Kembangkan Olahraga Berkuda Indonesia

Equestrian Solidarity Challenge, Upaya Kembangkan Olahraga Berkuda Indonesia

Sports
Messi Bisa seperti Zidane, Kehilangan Ballon d’Or karena Kasari Lawan

Messi Bisa seperti Zidane, Kehilangan Ballon d’Or karena Kasari Lawan

Liga Lain
Sesal Merah Putih Tak Berkibar karena Sanksi WADA, Salut Indonesia Fokus Juara Piala Thomas

Sesal Merah Putih Tak Berkibar karena Sanksi WADA, Salut Indonesia Fokus Juara Piala Thomas

Badminton
Beri Sanksi yang Membuat Merah Putih Tak Bisa Berkibar di Piala Thomas, Apa Itu WADA?

Beri Sanksi yang Membuat Merah Putih Tak Bisa Berkibar di Piala Thomas, Apa Itu WADA?

Sports
Kalahkan Persija, Arema FC Patahkan 2 'Kutukan' Sekaligus

Kalahkan Persija, Arema FC Patahkan 2 "Kutukan" Sekaligus

Liga Indonesia
Juara Piala Thomas, Pencapaian Terbesar Jonatan Melebihi Asian Games

Juara Piala Thomas, Pencapaian Terbesar Jonatan Melebihi Asian Games

Badminton
Perjuangan Indonesia Berlanjut, Siap Tempur Denmark Open Usai Thomas-Uber

Perjuangan Indonesia Berlanjut, Siap Tempur Denmark Open Usai Thomas-Uber

Badminton
Agar Klub Tak Rugi dan Liga 1 Jalan Terus, Suporter PSS Diminta Tahan Diri

Agar Klub Tak Rugi dan Liga 1 Jalan Terus, Suporter PSS Diminta Tahan Diri

Liga Indonesia
'Kami Persembahkan Juara Piala Thomas untuk Seluruh Rakyat Indonesia...'

"Kami Persembahkan Juara Piala Thomas untuk Seluruh Rakyat Indonesia..."

Badminton
Indonesia Juara Piala Thomas: Terwujudnya Harapan Sang Kapten Hendra Setiawan

Indonesia Juara Piala Thomas: Terwujudnya Harapan Sang Kapten Hendra Setiawan

Sports
Teco Minta Maaf kepada Suporter Terkait Insiden Wawan dan Pacheco

Teco Minta Maaf kepada Suporter Terkait Insiden Wawan dan Pacheco

Liga Indonesia
Bekuk AS Roma, Juventus Asuhan Allegri Berkembang Jadi Mesin Pemenang 1-0

Bekuk AS Roma, Juventus Asuhan Allegri Berkembang Jadi Mesin Pemenang 1-0

Liga Italia
Indonesia Juara Piala Thomas 2020, Hendra Setiawan Kehabisan Kata-kata

Indonesia Juara Piala Thomas 2020, Hendra Setiawan Kehabisan Kata-kata

Badminton
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.