Jose Mourinho dan Tottenham, Bisakah Bekerja pada Bursa Transfer?

Kompas.com - 20/11/2019, 17:41 WIB
Jose Mourinho semasa masih menjadi Manajer Manchester United saat berselebrasi dengan memegang telinga saat timnya mengalahkan Juventus pada laga Grup H Liga Champions di Stadion Allianz, Rabu (7/11/2018). MARCO BERTORELLOJose Mourinho semasa masih menjadi Manajer Manchester United saat berselebrasi dengan memegang telinga saat timnya mengalahkan Juventus pada laga Grup H Liga Champions di Stadion Allianz, Rabu (7/11/2018).

KOMPAS.com - Jose Mourinho resmi menjadi pelatih Tottenham Hotspur pada Rabu (20/11/2019) siang WIB.

Keraguan pun muncul apakah pelatih asal Portugal itu bisa menyesuaikan diri dengan bujet Tottenham yang terkenal lebih rendah dari tim papan atas lain di Inggris.

Jose Mourinho menandatangani kontrak 3,5 tahun bersama Tottenham hingga akhir musim 2022-2023.

Pada pernyataan resminya, Tottenham menekankan bagaimana Jose Mourinho adalah pelatih yang bergelimang trofi.

"Jose Mourinho merupakan salah satu pelatih paling sukses di dunia sepak bola dengan raihan 25 trofi... Ia memenangkan trofi domestik di empat negara berbeda (Portugal, Inggris, Italia,dan Spanyol) serta satu dari tiga manajer yang telah menjuarai Liga Champions dua kali dengan dua klub berbeda, FC Porto pada 2004 dan Inter Milan pada 2010," tulis Spurs.

"Jose juga seorang pemenang Premier League tiga kali bersama Chelsea (2005, 2006, 2015)."

Baca Juga: Jose Mourinho Ditunjuk Jadi Pelatih Baru Tottenham

Akan tetapi, ada harga yang harus dibayar klub-klub tadi demi menghadirkan kesuksesan bersama Jose Mourinho.

Ia perlu banyak amunisi, menyelam ke setiap bursa transfer demi menyerang gelar.

Hal ini tentu bertolak belakang dengan apa yang telah kita lihat dari Chairman Tottenham, Daniel Levy, yang kerap ikat pinggang setiap bursa transfer datang.

Spurs bahkan sempat tak mengeluarkan satu sen pun sepanjang musim 2018-2019, baik di bursa transfer musim panas maupun musim dingin.

Hal ini diyakini menjadi awal keretakan hubungan Levy dengan Mauricio Pochettino.

Menurut situs Transfermarkt, Jose Mourinho telah membeli pemain dengan nilai 1,4 miliar pounds sepanjang kariernya.

Harga per pemain ditaksir sekitar 14 juta pounds.

Bandingkan dengan Pochettino yang diklaim sumber sama melakukan pengeluaran transfer sekitar 354 juta pounds sepanjang kariernya dengan harga per pemain sekitar 8,6 juta pounds.

Sementara, akun analisis pengeluaran sepak bola, @PriceOfFootball mengatakan bahwa pengeluaran Mourinho di Chelsea jika disesuaikan dengan inflasi sudah mencapai 1,5 miliar pounds.

Baca Juga: Alex Marquez Naik ke Kelas MotoGP, Ini Line-up Pembalap untuk MotoGP 2020

Pengeluarannya di Manchester United pun membengkak jadi 562 juta pounds.

Sementara, Daniel Storey dari BBC dan FourFourTwo mengedepankan perbedaan besar Pochettino apabila disandingkan langsung dengan Mourinho.

"Mauricio Pochettino mencatatkan pembelian bersih 109 juta pounds dalam periode 5 1/2 musim bersama Tottenham. Jose Mourinho menyamai angka itu hanya dalam periode 12 pekan pada 2018. Perjudian luar biasa dari Daniel Levy," cuitnya.

Seperti kata mantan striker Nottingham Forest dan Liverpool, Stan Collymore, ada harga yang harus dibayar dengan Mourinho.

Harga tersebut melebihi permintaan sang pelatih pada bursa transfer.

"Banyak yang mengatakan bahwa 'Mourinho adalah seorang pemenang' tanpa memerhatikan bagaimana cara ia meninggalklan klub," tulisnya di Twitter.

Baca juga: Jadi Pelatih Baru Spurs, Ini Jadwal Mourinho Melawan Chelsea dan MU

"Tidak seimbang, ruang ganti yang retak retak, belanja terlalu besar, tak bernyawa. Ini adalah hal-hal yang Spurs ingin coba hindari."

"Semoga berhasil, saya sangat menyukai Spurs tetapi kita harus melihat bagaimana ia meninggalkan Anda, bukan caranya masuk ke klub."

Hal ini juga diutarakan oleh wartawan The Athletic, Adam Crafton, yang mengatakan bahwa tanda-tanda sudah menunjukkan Jose Mourinho bukan orang tepat untuk menukangi Spurs.

"Tottenham adalah klub dengan bujet yang rendah, chairman yang kuat mengungkapkan suaranya, rencana jangka panjang, dan pemain-pemain yang melihat klub ini sebagai batu loncatan. Setiap poin ini adalah bendera merah jika disandingkan dengan nama Jose Mourinho," cuitnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X