Alasan Tottenham Yakin Pilih Mourinho sebagai Pengganti Pochettino

Kompas.com - 20/11/2019, 15:40 WIB
Jose Mourinho semasa masih menjadi Manajer Manchester United saat berselebrasi dengan memegang telinga saat timnya mengalahkan Juventus pada laga Grup H Liga Champions di Stadion Allianz, Rabu (7/11/2018). MARCO BERTORELLOJose Mourinho semasa masih menjadi Manajer Manchester United saat berselebrasi dengan memegang telinga saat timnya mengalahkan Juventus pada laga Grup H Liga Champions di Stadion Allianz, Rabu (7/11/2018).

KOMPAS.com — Jose Mourinho resmi duduk di kursi pelatih Tottenham Hotspur sejak Rabu (20/11/2019) siang ini hingga akhir musim 2022-2023.

Pengumuman tersebut disampaikan oleh Tottenham Hotspur melalui website resminya.

Setelah memutuskan untuk memecat Mauricio Pochettino, Tottenham disebut memiliki dua kandidat yakni Jose Mourinho yang sedang berstatus tanpa klub dan pelatih RP Leipzig, Julian Nagelsmann.

Namun, Nagelsmann masih terikat kontrak dengan RB Leipzig hingga 30 Juni 2023.

Kedua pelatih tersebut sama-sama memiliki prestasi yang sangat baik di klub yang mereka tangani sebelumnya.

Nagelsmann menjadi pelatih muda yang berhasil membawa Hoffenheim masuk empat besar klasemen Liga Jerman musim 2016-2017.

Baca juga: Resmi, Jose Mourinho Jadi Pelatih Tottenham Hotspur

Meski demikian, pengalaman dan kesuksesan Mourinho di Liga Inggris membuat Tottenham yakin untuk memilihnya.

Orang nomor satu Tottenham Hotspur, Daniel Levy, mengatakan bahwa semua pengalaman Mourinho bisa membawa energi positif dan keyakinan di timnya.

"Jose adalah salah satu pelatih paling sukses di sepak bola. Dia punya banyak pengalaman, dia bisa menginspirasi tim, dan dia adalah pembuat strategi yang baik," ucap Daniel Levy dikutip dari website Tottenham Hotspur.

"Dia telah memenangi banyak penghargaan di setiap klub yang pernah ditanganinya. Kami percaya kehadirannya bisa membawa energi dan keyakinan di ruang ganti kami," lanjutnya.

Mourinho merupakan salah satu pelatih berbakat yang telah memenangi 25 trofi.

Dia juga terkenal dengan kecerdasan taktik untuk pemain di lapangan.

Baca juga: Mauricio Pochettino Dipecat, Jose Mourinho Masuk Radar Tottenham

Mourinho sebelumnya pernah menangani FC Porto, Inter Milan, Chelsea, Real Madrid, dan Manchester United.

Pelatih berusia 56 tahun itu juga menjadi salah satu dari tiga pelatih yang berhasil meraih trofi Liga Champions sebanyak dua kali dengan dua klub berbeda.

Mourinho sukses membawa FC Porto meraih trofi Liga Champion di 2004 dan Inter Milan di 2010.

Dia juga sukses memenangi La Liga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol saat bersama Real Madrid.

Bersama Chelsea, dia meraih trofi Liga Inggris tahun 2005, 2006, dan 2015.

Sementara itu, saat melatih Manchester United, Mourinho berhasil membawa anak asuhnya meraih trofi Liga Inggris dan Piala Liga Eropa.

Menanggapi tugas barunya, Mourinho mengaku senang bisa bergabung bersama Tottenham Hotspur. 

"Saya sangat antusias bisa bergabung bersama klub yang memiliki sejarah dan dukungan luar biasa," ucap Mourinho. 

"Kualitas dari tim dan manajemennya sendiri membuat saya antusias. Bekerja sama dengan para pemain membuat saya tertarik," lanjutnya.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diproyeksi Menjadi Manajer Persib, Begini Tanggapan Robert Alberts

Diproyeksi Menjadi Manajer Persib, Begini Tanggapan Robert Alberts

Liga Indonesia
Jadwal Liga Jerman Pekan Ini, Peluang Erling Haaland Pertajam Rekor

Jadwal Liga Jerman Pekan Ini, Peluang Erling Haaland Pertajam Rekor

Bundesliga
Persebaya Vs Persik, Arahan Aji Santoso untuk Supriadi

Persebaya Vs Persik, Arahan Aji Santoso untuk Supriadi

Liga Indonesia
Tolak Bayaran Tyson Fury, Deontay Wilder Siap Aktifkan Klausul Trilogi

Tolak Bayaran Tyson Fury, Deontay Wilder Siap Aktifkan Klausul Trilogi

Sports
Perubahan Besar Madura United Buat Jaimerson Optimistis Tatap Liga 1 2020

Perubahan Besar Madura United Buat Jaimerson Optimistis Tatap Liga 1 2020

Liga Indonesia
Rio Haryanto Siap Dukung Pengembangan Digital Motor Sports Akademi

Rio Haryanto Siap Dukung Pengembangan Digital Motor Sports Akademi

Sports
All England 2020, Gregoria Harus Bisa Atasi Kelemahannya Ini

All England 2020, Gregoria Harus Bisa Atasi Kelemahannya Ini

Badminton
Andai Terima Tantangan Ayah Tyson Fury, Haye yang Jagokan Wilder Kehilangan Rp 1,8 Miliar

Andai Terima Tantangan Ayah Tyson Fury, Haye yang Jagokan Wilder Kehilangan Rp 1,8 Miliar

Sports
Arsenal Vs Olympiakos, Kekalahan Menyakitkan bagi The Gunners

Arsenal Vs Olympiakos, Kekalahan Menyakitkan bagi The Gunners

Liga Lain
Persebaya Vs Persik, Pelatih Akui Persiapan Persik Sedikit Terkendala

Persebaya Vs Persik, Pelatih Akui Persiapan Persik Sedikit Terkendala

Liga Indonesia
Man United Vs Club Brugge, Mimpi Besar Ighalo yang Jadi Kenyataan

Man United Vs Club Brugge, Mimpi Besar Ighalo yang Jadi Kenyataan

Liga Lain
VIDEO - Arsenal Vs Olympiakos, Kegagalan Aubameyang Depan Gawang

VIDEO - Arsenal Vs Olympiakos, Kegagalan Aubameyang Depan Gawang

Sports
Persebaya Vs Persik, Rapor Pramusim Kedua Tim Jelang Liga 1 2020

Persebaya Vs Persik, Rapor Pramusim Kedua Tim Jelang Liga 1 2020

Liga Indonesia
Jelang Shopee Liga 1 2020, Persaingan Kiper Persib Masih Ketat

Jelang Shopee Liga 1 2020, Persaingan Kiper Persib Masih Ketat

Liga Indonesia
5 Hal Menarik dari Babak 32 Besar Liga Europa, Ajax dan Arsenal Keok

5 Hal Menarik dari Babak 32 Besar Liga Europa, Ajax dan Arsenal Keok

Liga Lain
komentar di artikel lainnya
Close Ads X