Aji Santoso Sengaja Tak Hubungi Saddil

Kompas.com - 20/11/2019, 07:40 WIB
Pesepak bola tim nasional Indonesia U-23 Saddil Ramdani (kiri) berebut bola dengan pesepak bola tim nasional Brunei Darussalam U-23 Muhammad Hanif Hamir (kanan) pada pertandingan Grup K kualifikasi Piala Asia U-23 AFC 2020 di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, Vietnam, Selasa (26/3/2019). Tim nasional Indonesia U-23 mengalahkan tim nasional Brunei Darussalam U-23 dengan skor 2-1. ANTARA FOTO/R REKOTOMOPesepak bola tim nasional Indonesia U-23 Saddil Ramdani (kiri) berebut bola dengan pesepak bola tim nasional Brunei Darussalam U-23 Muhammad Hanif Hamir (kanan) pada pertandingan Grup K kualifikasi Piala Asia U-23 AFC 2020 di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, Vietnam, Selasa (26/3/2019). Tim nasional Indonesia U-23 mengalahkan tim nasional Brunei Darussalam U-23 dengan skor 2-1.


SIDOARJO, KOMPAS.com - Kabar perpisahan Saddil Ramdani dengan Pahang FA sudah sampai ke telinga Aji Santoso. Namun Aji mengatakan masih enggan bertukar sapa dengan dalih tak ingin mengganggu persiapan Saddil jelang tampil SEA Games 2019.

Pahang FA dikabarkan tidak memperpanjang kontrak mantan pemain Persela Lamongan tersebut. Hal itu diperkuat dengan unggahan Sadil di akun media sosialnya yang berisi ucapan terimakasih dan salam perpisahan.

Belum diketahui ke mana Saddil akan berlabuh. Namun yang jelas saat ini, ia tengah bergabung dengan Indra Sjafri di pelatnas timnas Indonesia U-22 yang akan tampil di SEA Games akhir November mendatang.

“Saya tidak mau mengganggu pemain di timnas mereka biar fokus dulu di timnas karena nanti kalau kita ganggu di timnas kasihan dia. Biar dia fokus untuk negara. Nanti setelah selesai saya akan komunikasi. Kalo saat ini saya tidak mau,” beber Aji.

Baca juga: Daftar 20 Negara Lolos ke Euro 2020, Wales Jadi yang Terakhir

Winger 20 tahun tersebut tampil cukup gemilang bersama Tok Gajah - sebutan Pahang FA. Tercatat ia menyumbangkan dua gol dan tiga assist dari total 21 penampilannya.

Tak hanya itu, ia juga sukses membuat Pahang FA finish sebagai runner-up di kasta tertinggi sepak bola Negri Jiran, Malaysia Super League.

Berdasarkan beberapa pernyataannya, Aji mengikuti perkembangan anak didiknya tersebut. Ia pun berharap pengalaman di negara orang bisa Saddil salurkan kepada pemain-pemain lain, saat kembali nanti.

“Atau paling tidak bisa memberi contoh kepada pemain-pemain lain tentang apa yang dia dapatkan selama di luar negeri,” ucap Aji melanjutkan.

Aji sendiri mengaku rajin menjalin komunikasi dengan Saddil. Apalagi winger kiri tersebut adalah jebolan ASIFA, akademi sepakbola yang ia dirikan.

Selain itu Aji mengklaim Saddil masih terus menjalin hubungan baik dengan ASIFA, bahkan tak jarang kembali ke asrama ketika berkunjung ke Malang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X