Kompas.com - 20/11/2019, 06:20 WIB
Brendan Gan (kiri-kuning) berebut bola dengan Greg Nwokolo (kanan-putih) pada laga Malaysia Vs Indonesia dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G di Stadion Nasional Bukit Jalil, Selasa 19 November 2019. AFP/ STRBrendan Gan (kiri-kuning) berebut bola dengan Greg Nwokolo (kanan-putih) pada laga Malaysia Vs Indonesia dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G di Stadion Nasional Bukit Jalil, Selasa 19 November 2019.

KOMPAS.com - Pelatih sementara Indonesia, Yeyen Tumena, membela Osas Saha yang gagal mengeksekusi penalti saat melawan Malaysia.

Laga Malaysia vs Indonesia di Stadion Nasional Bukit Jalil merupakan lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G, Selasa (19/11/2019).

Pada laga tersebut, Indonesia mendapat penalti pada menit ke-83, saat kedudukan 2-0 untuk keunggulan Malaysia.

Namun, Osas Saha yang maju menjadi eksekutor gagal menjalankan tugasnya dengan baik,

Menanggapi hal ini, Yeyen mengakui momen itu seharusnya bisa menjadi awal kebangkitan Indonesia jika menjadi gol.

Namun, Yeyen tidak mau menyalahkan Osas Saha karena gagal penalti juga pernah dialami pemain kelas dunia seperti Lionel Messi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Memang penalti itu mungkin bisa mengubah keadaan. Semua pemain bisa gagal dalam tendangan penalti. Diego Maradona dan Lionel Messi juga pernah gagal," kata Yeyen dalam konfrensi pers seusai laga.

"Tapi apapun itu, pertandingan haya 90 menit. Hasil sudah ada dan kita tidak bisa mengubahnya," ujar Yeyen menambahkan.

Baca juga: Malaysia Vs Indonesia, Sisi Positif Garuda Versi Yeyen Tumena

Penalti ini didapat Indonesia setelah Febri Hariyadi dijatuhkan oleh Corbin Ong Lawrence saat melakukan akselerasi.

Kesempatan memperkecil ketertinggalan disia-siakan Osas Saha setelah tendangan penaltinya sangat lemah sehingga dengan mudah ditangkap Farizal Marlias.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Ranking BWF - Marcus/Kevin Aman di Puncak, Ganda Putri China Naik

Update Ranking BWF - Marcus/Kevin Aman di Puncak, Ganda Putri China Naik

Badminton
Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Menjauh, Indonesia di Atas Belgia

Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Menjauh, Indonesia di Atas Belgia

Sports
Wawancara Neymar dan Mbappe: Rahasia Kompak, Piala Dunia Jadi Rebutan

Wawancara Neymar dan Mbappe: Rahasia Kompak, Piala Dunia Jadi Rebutan

Liga Lain
Bali United Bersolek, Renovasi Stadion Kapten I Wayan Dipta Hampir Tuntas

Bali United Bersolek, Renovasi Stadion Kapten I Wayan Dipta Hampir Tuntas

Liga Indonesia
Atmosfer Kompetitif dalam Sesi Latihan Persebaya Surabaya

Atmosfer Kompetitif dalam Sesi Latihan Persebaya Surabaya

Liga Indonesia
Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Kuasai Singgasana, Indonesia Sejajar Austria

Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Kuasai Singgasana, Indonesia Sejajar Austria

Sports
Reaksi Madura United soal Rencana Liga 1 Kick-off 20 Agustus

Reaksi Madura United soal Rencana Liga 1 Kick-off 20 Agustus

Liga Indonesia
Italia Raih 2 Emas Olimpiade Tokyo dalam 11 Menit, Rasanya Lebih Nikmat dari Juara Euro 2020

Italia Raih 2 Emas Olimpiade Tokyo dalam 11 Menit, Rasanya Lebih Nikmat dari Juara Euro 2020

Sports
Rekap Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Final Brasil Vs Spanyol Tak Terelakkan

Rekap Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Final Brasil Vs Spanyol Tak Terelakkan

Internasional
Kunci Keunggulan Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Mata PB Jaya Raya

Kunci Keunggulan Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Mata PB Jaya Raya

Badminton
Hal Penting yang Harus Diperhatikan Greysia Polii jika Ingin Tampil di Olimpiade Paris 2024

Hal Penting yang Harus Diperhatikan Greysia Polii jika Ingin Tampil di Olimpiade Paris 2024

Badminton
Liga 1 Bergulir 20 Agustus, Persib Bandung Masih Tunggu Izin Latihan

Liga 1 Bergulir 20 Agustus, Persib Bandung Masih Tunggu Izin Latihan

Liga Indonesia
Hasil Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Bungkam Jepang, Spanyol Tembus Final Jumpa Brasil

Hasil Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Bungkam Jepang, Spanyol Tembus Final Jumpa Brasil

Internasional
Brasil ke Final Olimpiade Tokyo, Dani Alves Sebut Tim Menderita dan Rumput Tak Rata

Brasil ke Final Olimpiade Tokyo, Dani Alves Sebut Tim Menderita dan Rumput Tak Rata

Internasional
3 Calon Pasangan Apriyani Rahayu jika Greysia Polii Pensiun

3 Calon Pasangan Apriyani Rahayu jika Greysia Polii Pensiun

Badminton
komentar di artikel lainnya
Close Ads X