Italia Vs Armenia, Mancini Beberkan Kunci Kemenangan Gli Azzurri

Kompas.com - 18/11/2019, 23:30 WIB
Pelatih tim nasional Italia, Roberto Mancini, mendampingi timnya saat laga kualifikasi Euro 2020 melawan Yunani, di Olympic Stadium, Athena, Yunani, Sabtu (8/6/2019). AFP/LOUISA GOULIAMAKIPelatih tim nasional Italia, Roberto Mancini, mendampingi timnya saat laga kualifikasi Euro 2020 melawan Yunani, di Olympic Stadium, Athena, Yunani, Sabtu (8/6/2019).

KOMPAS.com - Tim nasional Italia berpeluang mencatatkan rekor kemenangan 10 kali berturut-turut pada Kualifikasi Euro 2020 di bawah kepelatihan sang arsitek, Roberto Mancini.

Gli Azzurri, julukan timnas Italia, akan menghadapi Armenia pada laga terakhirnya di Grup J Kualifikasi Euro 2020.

Laga Italia vs Armenia akan digelar di Stadion Renzo Barbera, Palermo, Selasa (19/11/2019) pukul 02.45 WIB.

Saat ini tim asuhan Mancini berada di puncak klasemen Grup J setelah meraih poin sempurna dari total sembilan kali kemenangan.

Walaupun memiliki kesempatan untuk meraih hasil sempurna di grup kala menjamu Armenia, Mancini justru mengatakan bahwa dirinya tidak terlalu memikirkan peluang membuat rekor tersebut.

Baca juga: Bosnia-Herzegovina Vs Italia, Rekor Mancini bersama Tim Azzurri

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya tidak berharap untuk memenangkan 10 pertandingan berturut-turut, tetapi lolos ke putaran final Euro 2020 adalah sesuatu yang lebih penting daripada sebuah rekor," ucap Mancini dalam konferensi pers jelang pertandingan kontra Armenia.

Selepas pernyataan tersebut, Mancini mulai membeberkan gaya permainan baru Italia yang menjadi kunci kemenangan pada sembilan pertandingan terakhir pada babak kualifikasi.

Selama ini, Italia terkenal dengan gaya bermain catenaccio (pertahanan gerendel). Tetapi Mancini justru menawarkan ide permainan khasnya yang cenderung mengontrol permainan dan menyerang.

"Tujuan utama ketika mengambil pekerjaan ini bukan untuk menang, melainkan untuk menarik kembali para penggemar dan memberi pemain kesempatan untuk mengadopsi gaya sepak bola menekan," ucap Mancini seperti dikutip dari Football Italia.

"Kami tahu bahwa jika ini berhasil, hasilnya akan muncul sebagai akibatnya," tutur Mancini menambahkan.

Baca juga: Bosnia Vs Italia, Gli Azzurri Semakin Kokoh di Puncak Klasemen

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pakai Cara Ini untuk Dapatkan Jersey Terbaru PS Sleman

Pakai Cara Ini untuk Dapatkan Jersey Terbaru PS Sleman

Liga Indonesia
Pelatih Persib Tak Masalah Persiapan Tak Ideal, Terpenting Liga Digelar

Pelatih Persib Tak Masalah Persiapan Tak Ideal, Terpenting Liga Digelar

Liga Indonesia
Menpora Akan Evaluasi Pencapaian Indonesia pada Olimpiade Tokyo 2020

Menpora Akan Evaluasi Pencapaian Indonesia pada Olimpiade Tokyo 2020

Sports
Lawan Greysia/Apriyani di Final Olimpiade Resmi Diadukan ke BWF

Lawan Greysia/Apriyani di Final Olimpiade Resmi Diadukan ke BWF

Badminton
Valentino Rossi, Rider Paling Mengecewakan pada Paruh Pertama Musim Versi Marco Melandri

Valentino Rossi, Rider Paling Mengecewakan pada Paruh Pertama Musim Versi Marco Melandri

Motogp
Olimpiade Tokyo 2020, di Tengah Masih Tingginya Angka Pandemi Covid-19, Jepang Tetap Upayakan Pencapaian Medali Emas

Olimpiade Tokyo 2020, di Tengah Masih Tingginya Angka Pandemi Covid-19, Jepang Tetap Upayakan Pencapaian Medali Emas

Sports
Catatan Lengkap 41 Atlet Peraih 37 Medali Olimpiade bagi Indonesia

Catatan Lengkap 41 Atlet Peraih 37 Medali Olimpiade bagi Indonesia

Sports
Kecelakaan, Anak Michael Ballack Dilaporkan Meninggal Dunia

Kecelakaan, Anak Michael Ballack Dilaporkan Meninggal Dunia

Sports
Vaksin Jadi Syarat Wajib Kompetisi, Persebaya Terancam tidak bisa diperkuat 4 Pemain Asing

Vaksin Jadi Syarat Wajib Kompetisi, Persebaya Terancam tidak bisa diperkuat 4 Pemain Asing

Liga Indonesia
Kontroversi Olimpiade Tokyo: Rekor Pecah, Sepatu Super Jadi Masalah

Kontroversi Olimpiade Tokyo: Rekor Pecah, Sepatu Super Jadi Masalah

Sports
Kombinasi Pertahanan Man to Man dan Zone Defence dalam Sepak Bola

Kombinasi Pertahanan Man to Man dan Zone Defence dalam Sepak Bola

Sports
Menpora Pastikan Pemerintah Beri Bonus Atlet Olimpiade Tokyo

Menpora Pastikan Pemerintah Beri Bonus Atlet Olimpiade Tokyo

Sports
Mengenal Huppelpas dalam Senam Irama

Mengenal Huppelpas dalam Senam Irama

Sports
10 Kata-kata Motivasi Valentino Rossi, Sang Legenda Hidup MotoGP

10 Kata-kata Motivasi Valentino Rossi, Sang Legenda Hidup MotoGP

Sports
Target 40 Besar Olimpiade Tokyo Terancam Meleset, Menpora Paparkan Grand Design

Target 40 Besar Olimpiade Tokyo Terancam Meleset, Menpora Paparkan Grand Design

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X