Bosnia-Herzegovina Vs Italia, Rekor Mancini bersama Tim Azzurri

Kompas.com - 16/11/2019, 11:20 WIB
Ekspresi pelatih Italia, Roberto Mancini, setelah timnya dikalahkan Prancis dalam laga persahabatan di Stadion Allianz Riviera, Nice, Prancis pada 1 Juni 2018. AFP/ FRANCK FIFEEkspresi pelatih Italia, Roberto Mancini, setelah timnya dikalahkan Prancis dalam laga persahabatan di Stadion Allianz Riviera, Nice, Prancis pada 1 Juni 2018.

KOMPAS.com - Pelatih tim nasional Italia, Roberto Mancini, berhasil meraih sebuah rekor yang dia dapatkan seusai pertandingan melawan Bosnia-Herzegovina pada Jumat (15/11/2019) atau Sabtu dini hari WIB.

Roberto Mancini berhasil mengantarkan Italia meraih kemenangan melawan Bosnia-Herzegovina dengan skor 3-0, sekaligus mempertahankan rekor 100 persen kemenangan mereka di Kualifikasi Euro 2020.

Baca juga: Bosnia Vs Italia, Gli Azzurri Semakin Kokoh di Puncak Klasemen

Rekor tersebut merupakan rekor baru bagi tim Azzurri, julukan timnas Italia, sepajang masa dari 10 kemenangan beruntun dan melampaui sembilan kemenangan yang diraih pada 1938-1939 yang saat itu dipegang oleh Vittorio Pozzo.

Mancini mungkin tidak mengantarkan timnas Italia meraih gelar Piala Dunia seperti Vittorio Pozzo.

Namun, Roberto Mancini sekarang memiliki kemenangan beruntun terpanjang sebagai pelatih Italia, mengalahkan mantan pelatih legendaris yang memenangi Piala Dunia berturut-turut pada tahun 1934 dan 1938.

Mancini telah melakukan pekerjaan yang sangat baik sebagai pelatih Italia di Kualifikasi Euro 2020 ini. Sebab, Italia menjadi unggulan teratas selama kualifikasi tersebut.

Setelah laga melawan Bosnia-Herzegovina, Mancini pun memberikan komentarnya usai memecahkan rekor.

Baca juga: Mario Balotelli Pantas Kembali ke Timnas Italia

"Sangat menyenangkan telah melewati rekor legenda seperti Vittorio Pozzo, tetapi dia telah memenangi lima trofi, termasuk dua Piala Dunia," kata Macini.

"Perjalanan masih panjang, tetapi kami senang. Ini adalah kinerja yang sangat baik. Kami tahu tidak akan mudah karena Bosnia sangat solid, kuat, dengan teknik yang baik, tetapi kami segera mendapatkan permainan kami," ujar Mancini.

Selain itu Mancini juga ditanya mengenai permainan Tonali yang memulai debutnya bersama timnas dan soal Belotti yang situasinya diperdebatkan.

"Ini berjalan dengan baik, dia bukan Veratti, tetapi dia memiliki karakteristik yang sama," ujarnya.

"Jika dia menilai itu selalu merupakan hal yang baik, mari kita berharap bahwa dia dan Immobile terus mencetak gol di kejuaraan Eropa," tuturnya.

Pada tanggal 19 November 2019, Italia akan bermain di Palermo melawan Armenia dalam lanjutan laga terakhir kualifikasi Euro 2020 Grup J.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X