Drogba Tolak Kembali ke Chelsea demi Jadi Presiden Bola Pantai Gading

Kompas.com - 16/11/2019, 11:00 WIB
Guus Hiddink, Didier Drogba, dan Roman Abramovich menyaksikan laga Chelsea vs Sunderland di Stamford Bridge, Sabtu (19/12/2015). GLYN KIRK/AFPGuus Hiddink, Didier Drogba, dan Roman Abramovich menyaksikan laga Chelsea vs Sunderland di Stamford Bridge, Sabtu (19/12/2015).

KOMPAS.com - Didier Drogba mengonfirmasi bahwa ia telah menolak kesempatan bergabung dalam staf kepelatihan mantan klubnya, Chelsea.

Masa keemasan Drogba sebagai pesepak bola ia raih saat berseragam Chelsea.

Selama sembilan musim berkostum Biru London, yakni pada 2004-2012 dan 2014-2015, ia berhasil mengemas total 16 trofi.

Hal yang paling diingat tentu saat Drogba membawa The Blues, julukan Chelsea, memenangi Liga Champions musim 2011-2012.

Baca juga: Cara Lampard Yakinkan Callum Hudson-Odoi agar Bertahan di Chelsea

Eksekusi penaltinya ke gawang Manuel Neuer (Bayern Muenchen), memastikan Chelsea merengkuh trofi "Si Kuping Besar" untuk kali pertama sepanjang sejarah klub.

Selama berbaju Chelsea pula, Drogba sukses menjadi pemain terbaik Afrika, yaitu pada 2009 dan 2006.

Kepada The Sun, Drogba yang memutuskan pensiun pada 2018 itu mengatakan, ia sempat ditawari masuk jajaran kepelatihan Chelsea di bawah kendali mantan rekan satu timnya, Frank Lampard, pada musim ini.

Namun, dengan tegas ia menolak kesempatan tersebut.

Frank Lampard semasa masih menjadi pemain Chelsea.Glyn Kirk/AFP Frank Lampard semasa masih menjadi pemain Chelsea.

Alasannya adalah, Drogba ingin fokus mencalonkan diri sebagai Presiden Federasi Sepak Bola Pantai Gading (FIF).

"Saya memiliki tawaran untuk kembali ke Chelsea di mana semua sempurna dan segalanya bisa dipenuhi," ucap Drogba, dilansir Goal.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber GOAL
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X