Alasan Deschamps Pilih Giroud daripada Martial di Timnas Perancis

Kompas.com - 14/11/2019, 08:00 WIB
Raphael Varane merayakan gol Olivier Giroud pada pertandingan Perancis vs Islandia di Stade de France dalam babak kualifikasi Piala Eropa 2020, 25 Maret 2019. AFP/FRANCK FIFERaphael Varane merayakan gol Olivier Giroud pada pertandingan Perancis vs Islandia di Stade de France dalam babak kualifikasi Piala Eropa 2020, 25 Maret 2019.

KOMPAS.com - Pelatih timnas Perancis, Didier Deschamps, menjabarkan alasan dirinya memilih Olivier Giroud daripada Anthony Martial untuk dua laga Kualifikasi Piala Eropa 2020.

Di musim ini, baik Giroud atau Martial bukan menjadi pilihan utama di timnya masing-masing.

Namun, menit bermain Martial bersama Manchester United lebih banyak daripada Giroud di Chelsea.

Martial di musim ini sudah bermain selama 705 menit dan mengoleksi lima gol dan tiga assist.

Sementara itu, Giroud hanya punya waktu bermain sebanyak 211 menit dan baru mencetak satu gol.

Statistik ini membuat banyak kalangan bertanya mengapa Giroud dipanggil timnas Perancis, sedangkan Martial ditinggal.

Baca juga: Dinomorduakan Chelsea, Masa Depan Giroud Dibahas Lampard

Deschamps mengakui bahwa Giroud masih menjadi pilihan utamanya di timnas Perancis meski sang pemain sudah jarang bermain. Pengalaman Giroud dianggap Deschamps sangat membantu timnya saat ini.

"Mungkin banyak orang masih heran dengan keputusan ini. Tapi apa yang terjadi di lapangan nanti akan menjawab semuanya," kata Deschamps dikutip dari Four Four Two.

"Tidak banyak yang bisa menyaingi Giroud dalam hal jumlah gol untuk timnas Perancis. Dia selalu bermain untuk tim dan pasti menjawab kepercayaan pelatih," tutur Deschamps menambahkan.

Terkait dengan Martial, Deschamps memastikan tidak menutup pintu untuk sang pemain. Deschamps hanya ingin Martial membuktikan diri dahulu di level klub.

"Martial masih menjadi bagian dari timnas Peranciss. Tapi dia baru saja mengalami cedera," kata Deschamps.

"Dia baru kembali dari cedera dan belum lama berperan menjadi penyerang tengah di Man United. Dia termasuk ke dalam daftar yang akan dipanggil nantinya," tutur Deschamps menambahkan.

Baca juga: Raih Kepercayaan Solskjaer, Martial Siap Kembali Jadi Andalan Man United

Dalam dua laga kualifikasi nanti, Perancis akan berhadapan dengan Moldova, Kamis (14/11/2019) dan Albania tiga hari berselang.

Saat ini, Perancis masih menduduki peringkat dua klasemen Grup H dengan koleksi 19 poin dan hanya kalah head to head dari Turki di urutan pertama.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X