Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 13/11/2019, 08:15 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, mengkritik kebijakan PSSI menyoal pemanggilan pemain ke Timnas Indonesia.

Tercatat 23 pemain dipanggil ke skuat Timnas Indonesia yang akan melakoni persiapan menghadapi Kualifikasi Piala Dunia 2022, zona Asia, melawan Malaysia.

Dalam daftar pemain yang dipanggil untuk membela Indonesia dalam laga yang akan berlangsung di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Selasa (19/11/2019) itu, Persib menyumbang dua pemain; Ardi Idrus dan Febri Hariyadi.

Baca juga: Indonesia Vs Malaysia, 2 Pemain Ini Batal Bela Timnas

Febri dan Ardi sudah bergabung dengan skuat Timnas Indonesia yang melakukan pemusatan latihan di Surabaya. Keduanya pun absen saat Persib melakoni laga tunda pekan ke-21 Liga 1 2019, melawan Arema FC.

Robert Rene Alberts sejatinya tidak terlalu mempermasalahkan pemanggilan Febri dan Ardi ke timnas.

Hanya, dia menilai adanya ketidakadilan dalam kebijakan pemanggilan pemain ke timnas.

Hal tersebut dikarenakan adanya beberapa pemain yang sejatinya masuk daftar panggil timnas, tetapi masih bisa bermain bersama klubnya di kompetisi.

Pelatih asal Belanda itu menganggap itu sebagai bentuk dari ketidakadilan.

Pasalnya, Persib sempat mengajukan izin untuk bisa memainkan Febri Hariyadi dan Ardi Idrus saat menjamu Arema. Tetapi, permohonan tersebut ditolak.

Baca juga: VIDEO - Cuplikan Pertandingan Liga 1 Persib Vs Arema FC

"Kemarin kami mengirim surat untuk menggunakan dulu dua pemain itu tetapi ditolak. Sedangkan, beberapa pemain klub lain yang dipanggil ke timnas kemarin masih bermain," kata Robert, usai laga Persib vs Arema FC, Selasa (12/11/2019) malam WIB.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+