Kompas.com - 11/11/2019, 19:00 WIB
Pelatih Manchester United, Jose Mourinho (kiri) bercengkerama dengan pelatih Manchester City, Pep Guardiola, seusai laga Derbi Manchester di Stadion Etihad, Manchester, pada Sabtu (7/4/2018).
BEN STANSALL/AFPPelatih Manchester United, Jose Mourinho (kiri) bercengkerama dengan pelatih Manchester City, Pep Guardiola, seusai laga Derbi Manchester di Stadion Etihad, Manchester, pada Sabtu (7/4/2018).

KOMPAS.com - Mantan pelatih Manchester United, Jose Mourinho, mengomentari lini pertahanan tim asuhan Pep Guardiola selepas laga antara Liverpool vs Manchester City, Minggu (10/11/2019).

Laga Liverpool vs Man City yang digelar di Stadion Anfield pada lanjutan Premier League, kasta tertinggi Liga Inggris, berakhir untuk kemenangan Liverpool dengan skor akhir 3-1.

Menanggapi hasil tersebut, Mourinho mengatakan dua dari tiga gol yang bersarang ke gawang Man City terjadi akibat jarak yang terlalu lebar antara keempat pemain bertahan Man City.

Bermain dengan formasi 4-2-3-1, pos pertahanan City diisi oleh Angelino (12), Fernandinho (25), John Stones (5), dan Kyle Walker (2).

Jarak antara keempat pemain bertahan Man City tersebut dianggap Mourinho terlalu jauh sehingga trisula tajam Liverpool, Sadio Mane (10), Roberto Firminho (9), dan Mohamed Salah (11), mampu bergerak secara bebas.

Baca juga: Liverpool Vs Manchester City, Klopp Sebut Pertandingan yang Luar Biasa

Menurut dia, dua gol dari Salah dan Mane yang masing-masing dicetak pada menit ke-13 dan menit ke-51 seharusnya mampu dicegah. 

"Setiap kali saya memainkan laga melawan Liverpool, saya selalu berkonsentrasi kepada jarak antara keempat bermain bertahan," ucap Mourinho seperti dikutip dari Dailymail

"Firmino mampu menciptakan ruang, sedangkan Salah dan Mane akan selalu berusaha memanfaatkan ruang tersebut. Anda harus bermain dengan jarak yang lebih kecil di antara ke empat pemain bertahan," ucapnya.

"Alhasil, Liverpool mampu mencetak dua gol dari ruang yang terbuka tersebut. Satu gol terjadi ketika ada ruang di antara Walker dan Stones, satu gol lagi antara Fernandinho dan Angelino. Ini memang sulit, tetapi Anda harus mencoba," tutur Mourinho.

Terlepas dari kedua gol tersebut, Mourinho juga mengomentari gol pertama yang dilesakkan Fabinho pada menit keenam dengan mengatakan bahwa gol tersebut merupakan kesalahan dari Iklay Guendogan dan kevin De Bruyne.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X