Kompas.com - 11/11/2019, 14:50 WIB
Manajer Liverpool, Juergen Klopp, berbicara dengan pelatih Manchester City, Pep Guardiola, jelang pertandingan Liverpool vs Man City dalam Community Shield 2019 di Stadion Wembley, 4 Agustus 2019. AFP/ADRIAN DENNISManajer Liverpool, Juergen Klopp, berbicara dengan pelatih Manchester City, Pep Guardiola, jelang pertandingan Liverpool vs Man City dalam Community Shield 2019 di Stadion Wembley, 4 Agustus 2019.
|

KOMPAS.com - Manajer Liverpool, Juergen Klopp, memberi tanggapan terkait kontroversi handball yang dialami oleh beknya, Trent Alexander-Arnold, saat melawan Manchester City.

Selain hasil 3-1 untuk kemenangan The Reds, laga Liverpool vs Man City di Anfield, Minggu (10/11/2019), juga menjadi sorotan karena beberapa momen yang menjadi kontroversi.

Kejadian itu adalah saat Trent Alexander-Arnold terlihat handball di dalam kotak penalti sebanyak dua kali.

Namun, wasit yang memimpin laga, Michael Oliver, bergeming. Begitu pun dengan video alat bantu wasit atau VAR, yang tak mengubah keputusan bahwa itu handball.

Baca juga: Liverpool Vs Manchester City, Klopp Sebut Pertandingan yang Luar Biasa

Mengenai hal itu, pelatih Liverpool, Juergen Klopp, pun angkat bicara. Klopp mengaku tak melihat momen itu. Dia pun bersimpati kepada Manajer Man City, Pep Guardiola.

"Saya merasa simpati terhadap Pep, tetapi saya tidak melihat situasinya, yang saya dengar adalah bola mengenai lengan David Silva terlebih dahulu, kemudian Trent Alexander-Arnold, jadi saya tidak tahu," ucap Klopp dikutip dari BBC.

"Saya tidak melihatnya, tetapi saya bisa memahami setiap kekecewaan. Setelah kebobolan gol ketika Anda mengalami kekecewaan seperti itu, saya 100 persen mengerti," ujarnya kepada SkySports.

"Kita akan merasakan hal yang persis sama, tetapi kita tidak bisa mengubahnya," tuturnya.

Sebelumnya, Pep Guardiola pun kesal atas kinerja wasit dalam pertandingan tersebut.

Baca juga: Mourinho Sedih Lihat Keputusan VAR di Laga Liverpool Vs Man City

"Silakan tanyakan kepada wasit (tentang handball pertama), jangan tanya saya," kata Pep dikutip Sky Sports.

"Tanyakan pertanyaan itu kepada mereka yang bekerja untuk VAR, jangan tanya saya," katanya.

Sementara itu, bek Liverpool, Trent Alexander-Arnold, mengakui bola mengenai lengannya dan wajar jika hal tersebut menjadi kontroversi.

"Jelas, VAR memperlihatkan bahwa itu mengenai lengan saya. (Namun), saya pikir bola lebih dulu mengenai lengan Bernardo Silva," kata Alexander-Arnold.

"Namun, kami harus terus bermain," ucap dia.

"Kami kemudian membuat serangan balik. Mereka (Man City) komplain soal gol, tetapi itu adalah serangan balik luar biasa dari Fabinho," ucapnya.

Baca juga: Liverpool Vs Man City, Pep dan Bek The Reds Buka Suara soal Handball

Laga Liverpool vs Man City ini berakhir dengan skor 3-1 untuk kemenangan tuan rumah.

Pertandingan akbar Liverpool vs Man City itu berlangsung di Anfield Stadium, Minggu (10/11/2019) tengah malam WIB.

Hasil tersebut membuat Liverpool kian kokoh di puncak klasemen sementara Premier League, kasta tertinggi Liga Inggris.

Pasukan Juergen Klopp mengumpulkan total 34 poin dari 12 laga, unggul sembilan angka atas Man City yang kini di urutan keempat.

Liverpool pun unggul delapan poin atas dua rival terdekatnya, Leicester City dan Chelsea, yang berturut-turut ada di peringkat kedua dan ketiga.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X