Gejala Mulai Tua, Kemampuan Ronaldo Menurun dalam 3 Tahun Terakhir

Kompas.com - 11/11/2019, 14:00 WIB
Megabintang Juventus, Cristiano Ronaldo, saat tampil pada laga Juventus vs AC Milan, di Allianz Stadium, Minggu (10/11/2019). AFP/MARCO BERTORELLOMegabintang Juventus, Cristiano Ronaldo, saat tampil pada laga Juventus vs AC Milan, di Allianz Stadium, Minggu (10/11/2019).
Penulis Alsadad Rudi
|

KOMPAS.com - Meski kerap dipuji karena masih bisa bermain di level teratas di usia senja, Cristiano Ronaldo ternyata tetap tak bisa menghindari gejala penuaan pada dirinya.

Di usia hampir menginjak 35 tahun, Ronaldo masih bisa bermain di level tertinggi, saat pemain lain di usia tersebut sudah bermain di level yang lebih rendah, bahkan pensiun.

Namun, kemampuan pemain yang kini bermain di Juventus itu dinilai sudah mengalami penurunan dalam tiga tahun terakhir.

Setidaknya, hal itulah yang diamati oleh Fabio Capello, salah satu juru taktik kondang asal Italia.

Dari pengamatan Capello, Ronaldo sudah tidak pernah menggocek bola melewati lawan dalam tiga tahun terakhir.

Capello menyebut pengamatannya itu dilakukan sejak masa-masa akhir Ronaldo di klub sebelumnya, Real Madrid.

"Cristiano Ronaldo belum menggocek bola melewati lawan selama tiga tahun. Saya sering menjadi komentator pertandingan La Liga saat dia masih bisa mengambil langkah ganda dan meninggalkan pemain lawan di tempatnya berdiri," ujar Capello kepada Sky Sport Italia.

Baca juga: Juventus Vs AC Milan, Sarri Anggap Wajar jika Ronaldo Marah

Ronaldo ditarik lebih awal saat pertandingan Juventus vs AC Milan di Allianz Stadium, Minggu (10/11/2019) atau Senin dini hari WIB.

Pada pertandingan Juventus vs AC Milan, Ronaldo digantikan Paulo Dybala pada menit ke-55.

Saat ditarik keluar, Ronaldo terlihat kesal. Ia bahkan dilaporkan sudah meninggalkan stadion sebelum laga usai.

Capello menyatakan tidak senang dengan sikap yang ditunjukkan Ronaldo.

"Itu bukan cara yang baik. Dia harus tetap menjadi seorang juara, bahkan ketika dia keluar dari lapangan," ujar mantan pelatuh Juventus dan Real Madrid itu.

Pada laga Juventus vs AC Milan, Dybala yang masuk menggantikan Ronaldo akhirnya menjadi penentu kemenangan Juventus lewat golnya pada menit ke-77.

Pertandingan Juventus vs AC Milan berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan tuan rumah.

Ini sudah kedua kalinya dalam sepekan terakhir bagi Juve bisa memastikan kemenangan saat Ronaldo ditarik keluar lapangan.

Sebelumnya, sang megabintang juga diganti pada menit ke-82 saat Juventus melawan Lokomotiv Moskwa dalam ajang Liga Champions.

Juventus bisa memastikan kemenangan lewat gol Douglas Costa pada masa injury time dalam laga yang berakhir dengan skor 2-1.

"Di dalam dirinya, ada jiwa seorang super juara, yang terbaik dari semua pemain terbaik. Namun, sekarang ada Dybala dan Douglas Costa, yang membuat dua gol fantastis," ujar Capello.

"Dybala dan Douglas Costa dalam kondisi sangat baik dan dapat membuat perbedaan terhadap hasil pertandingan," kata Capello.

Baca juga: Juventus Vs AC Milan, Sarri Ungkap Alasan Tarik Keluar Ronaldo

Lebih lanjut, Capello tak memungkiri Ronaldo punya peran penting bagi Juventus.

Namun, di sisi lain, ia menganggap Juventus juga harus memiliki skuad hebat dan punya pemain berkualitas lainnya yang tetap bisa membantu tim memenangkan pertandingan.

Karena itu, ia angkat jempol dengan keberanian pelatih Juventus, Maurizio Sarri, menarik keluar Ronaldo.

"Butuh kepribadian yang kuat (untuk mengganti Ronaldo), terutama berpikir bahwa semua pemain dalam skuad dapat bermain dan membuat perbedaan," ujar Capello.

"Cristiano Ronaldo melakukannya untuk sementara. Sekarang bukan dia (pahlawan) karena dia harus pulih dulu (dari cedera). Dia tidak memiliki kecepatan dan dinamisme seperti yang dulu dia tunjukkan," katanya.

Pada musim ini, Ronaldo memang sudah tampil dalam 10 pertandingan Liga Italia, dan 4 laga di ajang Liga Champions.

Dari semua penampilannya tersebut, Ronaldo sudah mengoleksi 6 gol dan 2 assist.



Sumber GOAL
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

West Ham Vs Man United, Kans Setan Merah Ulangi Rekor 35 Tahun Silam

West Ham Vs Man United, Kans Setan Merah Ulangi Rekor 35 Tahun Silam

Liga Inggris
Cadiz Vs Barcelona, Lionel Messi Bidik Korban Ke-38

Cadiz Vs Barcelona, Lionel Messi Bidik Korban Ke-38

Liga Spanyol
Cadiz CF di Liga Spanyol: Melempem di Kandang, Cukup Perkasa Saat Tandang...

Cadiz CF di Liga Spanyol: Melempem di Kandang, Cukup Perkasa Saat Tandang...

Liga Spanyol
Bayern Vs Leipzig - Bisa Ambil Posisi Puncak, Die Roten Bullen?

Bayern Vs Leipzig - Bisa Ambil Posisi Puncak, Die Roten Bullen?

Bundesliga
Piala Dunia Antarklub, Format Baru Masih Dalam Agenda

Piala Dunia Antarklub, Format Baru Masih Dalam Agenda

Sports
Link Live Streaming Chelsea Vs Leeds United, Fakta Menarik Kedua Tim

Link Live Streaming Chelsea Vs Leeds United, Fakta Menarik Kedua Tim

Liga Inggris
Ole Gunnar Solskjaer: Man United adalah Tim Paling Konsisten

Ole Gunnar Solskjaer: Man United adalah Tim Paling Konsisten

Sports
Cadiz Vs Barcelona, Pelatih Submarino Pamer Resep Kalahkan Blaugrana

Cadiz Vs Barcelona, Pelatih Submarino Pamer Resep Kalahkan Blaugrana

Liga Spanyol
YouTuber Jake Paul Ingin Permalukan Conor McGregor di Ring Tinju

YouTuber Jake Paul Ingin Permalukan Conor McGregor di Ring Tinju

Sports
5 Fakta Menarik Jelang Derby della Molle Juventus Vs Torino, Bianconeri Dominan

5 Fakta Menarik Jelang Derby della Molle Juventus Vs Torino, Bianconeri Dominan

Liga Italia
Owen Roddy Sebut McGregor Bak Seorang Pembunuh Jelang Duel dengan Poirier

Owen Roddy Sebut McGregor Bak Seorang Pembunuh Jelang Duel dengan Poirier

Sports
West Ham Vs Man United, The Hammers Punya 3 Modal untuk 'Sakiti' Setan Merah

West Ham Vs Man United, The Hammers Punya 3 Modal untuk "Sakiti" Setan Merah

Liga Inggris
Sempat Diolok Pakai Lagu Oasis, Lampard Tetap Bergairah Hadapi Laga Chelsea Vs Leeds United

Sempat Diolok Pakai Lagu Oasis, Lampard Tetap Bergairah Hadapi Laga Chelsea Vs Leeds United

Liga Inggris
Piala Dunia Antarklub, Format Lama Masih Belum Usang

Piala Dunia Antarklub, Format Lama Masih Belum Usang

Internasional
Meski Sudah Dijamin, Solskjaer Masih Takut Dipecat Man United

Meski Sudah Dijamin, Solskjaer Masih Takut Dipecat Man United

Liga Inggris
komentar di artikel lainnya
Close Ads X