Kompas.com - 11/11/2019, 06:30 WIB
Cristiano Ronaldo berduel dengan Theo Hernandez pada pertandingan Juventus vs AC Milan di Stadion Allianz dalam lanjutan Liga Italia, 10 November 2019. AFP/MARCO BERTORELLOCristiano Ronaldo berduel dengan Theo Hernandez pada pertandingan Juventus vs AC Milan di Stadion Allianz dalam lanjutan Liga Italia, 10 November 2019.

KOMPAS.com - Pertandingan Juventus vs AC Milan yang berlangsung di Allianz Stadium, pada Minggu (10/11/2019) atau Senin dini hari WIB melahirkan sejumlah fakta statistik menarik.

Laga Juventus vs AC Milan sendiri berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan tuan rumah, berkat gol Paulo Dybala pada menit ke-77.

Baca juga: [VIDEO] Juventus Vs AC Milan, Drama Ronaldo Diganti pada Menit Ke-55

Kemenangan ini tak sekadar melanjutkan tren positif Juventus, tetapi juga mengembalikan posisi mereka sebagai pemuncak klasemen sementara Liga Italia.

Tim asuhan Maurizio Sarri memimpin klasemen dengan perolehan 32 poin dari 12 pertandingan.

Sementara itu, Milan kini berada di peringkat ke-14 dengan raihan hanya 13 poin dari jumlah laga serupa.

Sepanjang 90 menit, pertandingan Juventus vs AC Milan berjalan sengit. Rossoneri yang di atas kertas tak diunggulkan, justru sering menyulitkan tuan rumah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemain-pemain seperti Krzysztof Piatek, Hakan Calhanoglu, dan Lucas Paqueta memaksa kiper Juventus, Wojciech Szczesny, bekerja keras.

Baca juga: Daftar Top Skor Liga Inggris, Jamie Vardy Kokoh di Puncak Klasemen

Namun, Juventus tampil lebih efektif. Kemenangan 1-0 menjadi bukti sahih dari performa yang mereka tunjukkan.

Kompas.com menghimpun 5 fakta menarik dari Opta dan Gracenote yang tersaji pada laga Juventus vs AC Milan. Simak ulasannya berikut ini.

1. Penampilan ke-150 Pjanic bersama Juventus

Miralem Pjanic merayakan gol Juventus ke gawang Sassuolo pada lanjutan Serie A di juventus Stadium, 11 September 2016.MARCO BERTORELLO/AFP Miralem Pjanic merayakan gol Juventus ke gawang Sassuolo pada lanjutan Serie A di juventus Stadium, 11 September 2016.

Gelandang asal Bosnia Herzegovina, Miralem Pjanic, telah menorehkan penampilan ke-150 bersama Juventus di semua kompetisi.

Ia gabung ke Juventus pada musim 2016-2017, dan sejak itu tak ada pemain Bianconeri yang tampil lebih banyak daripada Pjanic.

2. Drama Ronaldo ditarik keluar pada menit ke-55

Cristiano Ronaldo langsung ke ruang ganti pemain seusai ditarik keluar oleh pelatih Maurizio Sarri pada laga Juventus vs AC Milan di Stadion Allianz, Turin, dalam lanjutan Liga Italia, 10 November 2019. AFP/MARCO BERTORELLO Cristiano Ronaldo langsung ke ruang ganti pemain seusai ditarik keluar oleh pelatih Maurizio Sarri pada laga Juventus vs AC Milan di Stadion Allianz, Turin, dalam lanjutan Liga Italia, 10 November 2019.

Keputusan Maurizio Sarri menarik keluar Cristiano Ronaldo pada menit ke-55 menjadi sorotan karena bukan hal yang biasa bagi sang megabintang selama di Juventus.

Sebelumnya, Ronaldo juga pernah ditarik keluar pada ajang Liga Champions kontra Lokomotiv Moscow, tetapi itu pun saat menit ke-82.

3. Dybala jadi yang pertama

Paulo Dybala melakukan selebrasi usai mencetak gol pada laga Juventus vs AC Milan di Allianz Stadium, Minggu (10/11/2019) atau Senin dini hari WIB.AFP/MARCO BERTORELLO Paulo Dybala melakukan selebrasi usai mencetak gol pada laga Juventus vs AC Milan di Allianz Stadium, Minggu (10/11/2019) atau Senin dini hari WIB.

Penentu kemenangan Juventus, Paulo Dybala, masuk menggantikan Ronaldo pada menit ke-55.

Menurut informasi dari Gracenote, Dybala jadi pemain cadangan pertama yang sukses menjadi penentu kemenangan usai menggantikan Ronaldo.

4. Gawang Milan jadi langganan Dybala

Dybala kini tercatat telah mencetak 7 gol ke gawang Milan pada ajang Liga Italia, dan Rossoneri pun jadi klub yang paling sering dibobol sang pemain daripada klub lain.

5. Allianz Stadium angker bagi Milan

Sejak Juventus Stadium (kini Allianz Stadium) dipakai pada musim 2011-2012, Milan jadi tim yang paling sering kalah di sana.

Opta mencatat bahwa Milan sudah menelan 9 kekalahan di tempat tersebut, lalu kemudian Napoli, Fiorentina, dan AS Roma (8 kali kalah).



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Ranking BWF - Marcus/Kevin Aman di Puncak, Ganda Putri China Naik

Update Ranking BWF - Marcus/Kevin Aman di Puncak, Ganda Putri China Naik

Badminton
Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Menjauh, Indonesia di Atas Belgia

Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Menjauh, Indonesia di Atas Belgia

Sports
Wawancara Neymar dan Mbappe: Rahasia Kompak, Piala Dunia Jadi Rebutan

Wawancara Neymar dan Mbappe: Rahasia Kompak, Piala Dunia Jadi Rebutan

Liga Lain
Bali United Bersolek, Renovasi Stadion Kapten I Wayan Dipta Hampir Tuntas

Bali United Bersolek, Renovasi Stadion Kapten I Wayan Dipta Hampir Tuntas

Liga Indonesia
Atmosfer Kompetitif dalam Sesi Latihan Persebaya Surabaya

Atmosfer Kompetitif dalam Sesi Latihan Persebaya Surabaya

Liga Indonesia
Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Kuasai Singgasana, Indonesia Sejajar Austria

Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Kuasai Singgasana, Indonesia Sejajar Austria

Sports
Reaksi Madura United soal Rencana Liga 1 Kick-off 20 Agustus

Reaksi Madura United soal Rencana Liga 1 Kick-off 20 Agustus

Liga Indonesia
Italia Raih 2 Emas Olimpiade Tokyo dalam 11 Menit, Rasanya Lebih Nikmat dari Juara Euro 2020

Italia Raih 2 Emas Olimpiade Tokyo dalam 11 Menit, Rasanya Lebih Nikmat dari Juara Euro 2020

Sports
Rekap Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Final Brasil Vs Spanyol Tak Terelakkan

Rekap Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Final Brasil Vs Spanyol Tak Terelakkan

Internasional
Kunci Keunggulan Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Mata PB Jaya Raya

Kunci Keunggulan Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Mata PB Jaya Raya

Badminton
Hal Penting yang Harus Diperhatikan Greysia Polii jika Ingin Tampil di Olimpiade Paris 2024

Hal Penting yang Harus Diperhatikan Greysia Polii jika Ingin Tampil di Olimpiade Paris 2024

Badminton
Liga 1 Bergulir 20 Agustus, Persib Bandung Masih Tunggu Izin Latihan

Liga 1 Bergulir 20 Agustus, Persib Bandung Masih Tunggu Izin Latihan

Liga Indonesia
Hasil Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Bungkam Jepang, Spanyol Tembus Final Jumpa Brasil

Hasil Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Bungkam Jepang, Spanyol Tembus Final Jumpa Brasil

Internasional
Brasil ke Final Olimpiade Tokyo, Dani Alves Sebut Tim Menderita dan Rumput Tak Rata

Brasil ke Final Olimpiade Tokyo, Dani Alves Sebut Tim Menderita dan Rumput Tak Rata

Internasional
3 Calon Pasangan Apriyani Rahayu jika Greysia Polii Pensiun

3 Calon Pasangan Apriyani Rahayu jika Greysia Polii Pensiun

Badminton
komentar di artikel lainnya
Close Ads X