Fuzhou China Open, Sudah Sampai Final, Marcus/Kevin Ingin Juara Sekalian

Kompas.com - 09/11/2019, 22:00 WIB
Ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon saat melawan ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan dalam final Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (21/7/2019). Marcus-Kevin keluar sebagai juara setelah menang 21-19, 21-16. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGGanda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon saat melawan ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan dalam final Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (21/7/2019). Marcus-Kevin keluar sebagai juara setelah menang 21-19, 21-16.

KOMPAS.com - Ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/ Kevin Sanjaya Sukamuljo, hanya butuh satu kemenangan lagi untuk mempertahankan gelar juara Fuzhou China Open.

Pasalnya, mereka baru saja meraih tiket final Fuzhou China Open 2019 seusai mengalahkan wakil India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, pada babak semifinal.

Bertanding di Haixia Olympic Sports Center, Sabtu (9/11/2019), pasangan berjulukan Minions itu menang lewat dua gim langsung, 21-16, 22-20, dalam laga berdurasi 40 menit.

Meski menang lewat dua gim langsung, namun Marcus/Kevin dibuat keteteran pada awal gim pertama.

Baca juga: Fuzhou China Open 2019, Marcus/Kevin Tembus Final

Sempat tertinggal 4-7, Marcus/Kevin yang mulai panas mampu membalikkan keadaan menjadi 8-7 dan unggul 11-9 pada interval gim pertama.

Selepas interval, Marcus/Kevin mulai menunjukkan kematangan mereka hingga mampu merebut gim pertama.

Serupa dengan gim pertama, Rankireddy/Shetty sempat memimpin perolehan angka pada gim kedua.

Hingga skor 19-20, pasangan India itu memaksa terjadinya adu setting, namun Marcus/Kevin terus menekan pertahanan Rankireddy/Shetty dan memenangi gim kedua.

Seusai laga, Marcus pun mengakui bahwa Rankireddy/Shetty telah berkembang secara permainan.

“Progress mereka bagus, banyak perubahan dari tahun lalu ke tahun ini. Dari segi main dan safe nya, cara nyari-nyari poinnya juga kayak sudah lebih matang sekarang," ucap Marcus kepada Badminton Indonesia.

"Kalau dulu kan masih banyak buang poin, gampang mati. Mereka memang pemain bagus, kami main juga nggak gampang,” kata Marcus melanjutkan.

Baca juga: Fuzhou China Open 2019, Kelelahan Bukan Alasan Praveen/Melati Tersingkir

Senada dengan Marcus, Kevin juga mengatakan demikian.

"Lawan ya seperti biasa, mereka punya power yang sangat keras dan mereka juga punya kecepatan," tutur Kevin.

Kevin menambahkan, ia dan Marcus bertekad mempertahankan gelar Fuzhou China Open.

"Pastinya senang kami melaju ke final, tapi masih ada satu pertandingan lagi," ujarnya.

"Kami cuma mau menang, kan tanggung sudah sampai di semifinal, tadi (semifinal) itu kami cuma berusaha untuk memberikan yang terbaik saja," kata Kevin.

Pada laga final Fuzhou China Open 2019, Marcus/Kevin akan ditunggu pasangan asal Jepang, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda.

Menurut jadwal, laga final Fuzhou China Open 2019 akan dihelat mulai pukul 13.00 waktu setempat.

Laga Marcus/Kevin vs Takeshi Kamura/Keigo Sonoda merupakan partai kelima.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X