Kompas.com - 09/11/2019, 16:20 WIB
|

KOMPAS.com – Pebalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, berbicara soal kelemahan motornya jelang akhir seri balap MotoGP musim 2019.

Seri balap MotoGP akan memasuki babak terakhir dalam GP Valencia Spanyol yang akan digelar pada Minggu (17/11/2019).

Jelang balapan terakhir, Rossi mengungkapkan kelemahan motornya berkaca pada duelnya dengan Dovizioso di GP Malaysia akhir pekan lalu.

Motor YZR-M1 yang dikendalikan Valentino Rossi masih terlalu lemah saat digunakan melaju di lintasan lurus.

Baca juga: Valentino Rossi Disebut Akan Tunda Pensiun demi MotoGP Mandalika 2021

Kelemahan ini jugalah yang ingin Rossi perbaiki kepada Yamaha agar bisa kompetitif pada musim depan.

"Sebenarnya Yamaha, sama seperti pabrikan lain, bisa mengembangkan motor yang powerful," ujar Rossi dikutip Bolasport dari Corsedimoto.

"Masalahnya, selain bertenaga besar, motornya harus juga mudah untuk dikendalikan. Itu yang sulit," katanya.

Selain soal kelemahan dalam sektor top speed, Rossi juga berulang kali mengeluhkan ban belakang motornya yang terlalu cepat habis.

Baca juga: Rossi Berharap Quartararo Jadi Juara Dunia Segera

Yamaha sendiri telah berusaha mengatasinya dengan membuat inovasi berupa swingarm serat karbon. Namun, belum ada perubahan signifikan.

Kendati demikian, Rossi tetap percaya pada kinerja timnya yang menurut dia telah memiliki segala yang dibutuhkan.

Halaman:
Sumber BolaSport


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tragedi Kanjuruhan: Timnas U17 Sepakat Tak Ada Suporter dalam Kualifikasi Piala Asia U17 2023

Tragedi Kanjuruhan: Timnas U17 Sepakat Tak Ada Suporter dalam Kualifikasi Piala Asia U17 2023

Liga Indonesia
Inter Vs Barcelona: Xavi Tegaskan Blaugrana Tidak Boleh Gagal

Inter Vs Barcelona: Xavi Tegaskan Blaugrana Tidak Boleh Gagal

Liga Champions
Kisah Aremanita di Kanjuruhan, Berjuang Hindari Gas Air Mata

Kisah Aremanita di Kanjuruhan, Berjuang Hindari Gas Air Mata

Liga Indonesia
AFC Futsal Cup 2022: Pemain Timnas Indonesia Curi Panggung Asia

AFC Futsal Cup 2022: Pemain Timnas Indonesia Curi Panggung Asia

Liga Indonesia
Tangis Haru Gonzalo Higuain Saat Umumkan Gantung Sepatu

Tangis Haru Gonzalo Higuain Saat Umumkan Gantung Sepatu

Liga Lain
Tragedi Kanjuruhan: Arhan, Tokyo Verdy, dan Ucapan Duka Tiga Bahasa

Tragedi Kanjuruhan: Arhan, Tokyo Verdy, dan Ucapan Duka Tiga Bahasa

Liga Indonesia
Inter Vs Barcelona: Nerazzurri Cukup Buktikan, Tak Perlu Banyak Cakap

Inter Vs Barcelona: Nerazzurri Cukup Buktikan, Tak Perlu Banyak Cakap

Liga Champions
Inter Vs Barcelona, Ada yang Beda dari Nerazzurri

Inter Vs Barcelona, Ada yang Beda dari Nerazzurri

Liga Champions
Daftar Top Skor AFC Futsal Cup 2022, Pivot Timnas Indonesia Bersaing

Daftar Top Skor AFC Futsal Cup 2022, Pivot Timnas Indonesia Bersaing

Liga Indonesia
Tragedi Kanjuruhan: Nirmala Dewi Berharap Ada Tribune untuk Perempuan dan Anak-anak

Tragedi Kanjuruhan: Nirmala Dewi Berharap Ada Tribune untuk Perempuan dan Anak-anak

Liga Indonesia
Tragedi Kanjuruhan Renggut Ratusan Nyawa, Publik Bikin Petisi Setop Penggunaan Gas Air Mata

Tragedi Kanjuruhan Renggut Ratusan Nyawa, Publik Bikin Petisi Setop Penggunaan Gas Air Mata

Liga Indonesia
Timnas U17 Persembahkan Kemenangan 14-0 untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Timnas U17 Persembahkan Kemenangan 14-0 untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Liga Indonesia
Jadwal Siaran Langsung Indonesia Vs Jepang di Perempat Final AFC Futsal Cup 2022

Jadwal Siaran Langsung Indonesia Vs Jepang di Perempat Final AFC Futsal Cup 2022

Liga Indonesia
Merawat Stadion

Merawat Stadion

Liga Indonesia
Tragedi Kanjuruhan: Kapolres Malang Dicopot, Liga 1 Berhenti, Santunan Rp 50 Juta untuk Korban

Tragedi Kanjuruhan: Kapolres Malang Dicopot, Liga 1 Berhenti, Santunan Rp 50 Juta untuk Korban

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.