Manajer Timnas Sebut Simon McMenemy Enggan Dampingi Indonesia Vs Malaysia

Kompas.com - 09/11/2019, 13:40 WIB
Pelatih timnas Indonesia, Simon McMenemy, memberikan keterangan kepada media seusai beruji coba melawan Myanmar di Stadion Mandala Thiri, Mandalay, Myanmar, Senin (25/3/2019). Dok. Myanmar Football Federation Pelatih timnas Indonesia, Simon McMenemy, memberikan keterangan kepada media seusai beruji coba melawan Myanmar di Stadion Mandala Thiri, Mandalay, Myanmar, Senin (25/3/2019).
|

KOMPAS.com – Pelatih Simon McMenemy disebut enggan mendampingi timnas Indonesia untuk pertandingan melawan Malaysia pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Timnas Indonesia akan bertamu ke markas timnas Malaysia pada matchday keempat Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Selasa (19/11/2019).

Keengganan Simon McMenemy disebabkan kepastian pemecatan dirinya yang sudah diumumkan, meski dia masih diberi kesempatan melatih timnas Indonesia hingga laga kontra timnas Malaysia.

Komite Eksekutif PSSI memang mengambil keputusan untuk memutus kontrak Simon McMenemy.

Baca juga: PSSI Siapkan Uang Kompensasi untuk Pemecatan Simon McMenemy

Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum PSSI yang baru saja dilantik, yakni Mochamad Iriawan alias Iwan Bule, dalam jumpa pers di Jakarta pada tanggal 6 November lalu.

Usai pemutusan kontrak tersebut, Simon kini disebut enggan untuk mendampingi timnas Indonesia.

Manajer timnas Indonesia, Sumardji, membenarkan kabar tersebut dan memastikan bahwa Pasukan Garuda hanya akan ditemani pelatih caretaker pada laga tersebut.

Asisten pelatih timnas Indonesia, Yeyen Tumena, akan bertindak sebagai caretaker dan akan dibantu oleh Joko Susilo, eks pelatih Arema FC.

Baca juga: Ganti Pelatih Timnas Simon McMenemy, PSSI Ucapkan Terima Kasih

"Mau bagaimana lagi, setelah diumumkan Simon dipecat, tentu kami tetap harus ada yang bawa ke sana," kata Sumardji kepada wartawan, Jumat (8/11/2019).

"Saya sudah diskusi, untuk yang ke sana, tidak ada head coach, yang kami angkat Yeyen dan Joko. Saya sudah rayu coach agar berangkat, tetapi orangnya tidak mau," ujarnya.

Baca juga: Timnas U-19 Vs Hong Kong, Alasan Selebrasi Tak Biasa David Maulana

Sumardji menduga Simon merasa sangat kurang nyaman jika tetap menemani timnas Indonesia, padahal dia bakal dipecat.

"Karena mungkin sudah ada pemberitahuan, secara psikologis, dia tidak nyaman," katanya lagi.

Sumardji pun mengingatkan kepada Yeyen dan Joko Susilo untuk segera menyiapkan tim untuk bersiap menghadapi timnas Malaysia.

Rencananya, timnas Indonesia akan mulai berkumpul pada Sabtu (9/11/2019).

"Saya sudah sampaikan ke Joko dan Yeyen, tanggal 9 itu untuk segera dipersiapkan, nama-nama pemain harus segera dikumpulkan," tutur pria yang juga Manajer Bhayangkara FC itu.

"Apa pun itu harus kami hadapi, sudah tidak ada pilihan lain. Kami mulai jalani pemusatan latihan, pemain harus sudah kumpul," ucapnya. (Muhammad Robbani)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BolaSport
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X